Marak Penipuan Berkedok Go-Pay, Lakukan Hal-hal Ini Biar Saldo Go-Pay Nggak Jebol!

15 Desember 2017
|Chandra W.
0SHARES

Keberadaan transportasi online di Indonesia beberapa tahun yang lalu sangat membantu orang-orang yang bekerja di perkotaan dengan mobilitas tinggi ataupun orang-orang yang tempat tinggal atau tempat bekerjanya tidak terjangkau oleh transportasi umum. Pembayarannya juga mudah, tidak harus dengan menggunakan uang tunai melainkan menggunakan saldo yang telah di top-up ke aplikasi.

Misalnya Go-Pay pada aplikasi Go-Jek. Sungguh memudahkan transaksi antara customer dengan driver maupun layanan lainnya dari aplikasi. Namun akhir-akhir ini marak terjadi penipuan Go-Pay yang menguras saldo. Lalu bagaimana supaya kita dapat terhindar dari orang-orang tidak bertanggung jawab itu?

Penipuan Go-Pay biasanya terjadi dengan modus bahwa pengguna aplikasi Go-Jek mendapatkan bonus atau hadiah berupa saldo Go-Pay. Besarannya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sungguh menggiurkan ya apalagi bagi mahasiswa dan pekerja kelas menengah.

Pengguna menerima SMS pemberitahuan hadiah dan kode rahasia 4 digit lalu ditelepon oleh seseorang yang mengaku sebagai karyawan Go-Jek. Penelepon meminta pengguna membacakan kode tersebut. Jika diberikan, maka penelepon kini sudah memegang kendali atas akun Go-Jekmu beserta Go-Paynya. 

Selain itu ada juga yang lalu diminta untuk top-up saldo Go-Pay melalui transfer ATM. Jangan sekali-sekali memberikan kode rahasia yang dikirimkan Go-Jek melalui SMS. Namanya aja kode rahasia. Ya itu memang untuk kamu saja sebagai penggunanya.

Go-Jek memang mengharuskan penggunanya login dengan nomor telepon atau email lalu sistem akan mengirimkan One Time Password (OTP) ke nomor handphone yang terdaftar. Memberikan OTP ke pihak lain, siapa saja termasuk keluarga sama saja seperti memberikan PIN ATM. Kamu yang bakal dirampok dan rugi sendiri.

Karena itu, mulai sekarang berhati-hatilah dan jangan mudah tergoda dengan iming-iming saldo Go-Pay yang mengharuskanmu memberikan kode rahasia. Selain itu, Go-Jek juga telah memberi fitur pengaman untuk memastikan sebelum transaksi dengan saldo Go-Pay, pengguna harus mengisikan nomor PIN. Nah jangan sampai ada orang lain yang tahu nomor ini. Jika kamu ditelepon oleh orang yang mengaku karyawan Go-Jek, tanyai identitas lengkapnya. Jika dia tidak mau menjawab dan terus berkilah, tutup saja teleponnya atau ancam bahwa kamu akan melaporkannya ke pihak berwajib.

Melindungi diri sendiri dari penipuan berkedok aplikasi itu penting. Selain karena belum ada payung hukum yang jelas bagi kasus semacam ini di Indonesia dan respon dari aplikasi yang kurang optimal (belum ada yang pernah dipidanakan), kita juga bisa belajar bagaimana menjadi pengguna aplikasi yang cerdas. Ingat, jangan mudah tergiur hadiah!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES