Malas Bekerja? Pikirkan 5 Hal Ini Agar Kembali Termotivasi

24 November 2017
|Chandra W.
2SHARES

Beban kerja yang meningkat, suasana kantor yang begitu-begitu saja, dan rutinitas yang membosankan terkadang membuat kita bosan bekerja. Enakan juga leyeh-leyeh di rumah, bangun bebas jam berapa saja, nggak mandi seharian.

Tapi memangnya enak jadi pengangguran? Kalau kamu mulai banyak mengeluh soal pekerjaan dan malas banget bangun pagi buat berangkat kerja, coba pikirkan tujuh hal ini.

1. Jumlah pengangguran di Indonesia sampai Februari 2017 ada 7,01 juta orang. Kamu termasuk yang beruntung udah punya pekerjaan

Bayangkan, ada 7,01 juta pencari kerja di luar sana yang masih harus menyiapkan CV, surat lamaran pekerjaan, dan berdesak-desakan di job fair sedangkan kamu sudah gajian tiap bulan. Yakin mau balik ke fase itu lagi? Kerja emang capek, tapi lebih capek lagi cari kerja. Ya kan? Males banget dong harus mengulangi tahap drop CV, psikotes, wawancara, FGD, dan wawancara lagi? Udah, jalanin aja. 

2. Kalau kamu merasa stuck karena kerja nggak sesuai passion, coba tulis ulang lagi apa yang sesungguhnya kamu cari

Mengutip lagunya FSTVLST - Menantang Rasi Bintang, "Coba tulis ulang lagi yang sejatinya kau cari,". Seringkali fresh graduate nggak langsung bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passionnya. Yang penting kerja dulu adalah alasan utama, biar nggak lama banget nganggurnya.

Tapi ternyata setelah dijalani, jauh banget dari ekspektasi. Well, kamu udah memilih pekerjaan itu. Ya tanggung jawab dong. Kalau ternyata memang nggak cocok banget, coba pikirkan apakah pekerjaan yang sesuai dengan passionmu akan benar-benar lebih baik untuk hidupmu, dari segi finansial, lingkungan kerja, dan lain-lain. 

3. Ingat cicilan dan barang-barang yang ingin kamu beli

Kamu yang baru bekerja pasti merasakan betapa nikmatnya membeli barang dengan hasil keringat sendiri dan betapa nikmatnya membeli barang yang sudah kamu impikan sejak kuliah, kan? Maka nggak dipungkiri kamu butuh kemapanan dalam segi finansial dalam mewujudkan itu semua. Masih nggak termotivasi untuk bekerja?

4. Kalau kamu resign sekarang, memangnya udah ada yang siap menerimamu sebagai karyawan?

Jangan sekali-kali resign kerja kalau belum diterima di tempat lain atau kamu akan menyesal. Persaingan mencari kerja di luar sana udah kayak Hunger Games, kecuali kamu pinter banget atau punya koneksi banyak banget. Jadi sebosan-bosannya kamu sama pekerjaan yang sekarang, tahan dulu. Apalagi kalau waktu bekerjamu belum ada setahun. Track recordmu bakal jelek di CV.

5. Pikirkan tekanan dari lingkungan sekitar jika kamu berhenti bekerja

Apalah artinya tekanan kerja dari atasan atau teman-teman kerja yang nggak enak dibandingkan dengan pertanyaan-pertanyaan dari keluarga dan saudara jika kamu nggak bekerja. Udah nganggur, nggak ada duit, ditanya-tanyain mulu lagi. Mending kamu bertahan di pekerjaanmu yang sekarang sampai menemukan pekerjaan lain yang cocok.

Kebosanan memang terkadang bikin kita sulit berpikir positif. Mikirnya negatif mulu yang akhirnya malah bikin kita jadi nggak produktif lagi. Coba deh sisihin waktu buat me time dan bikin list hal-hal positif yang kamu dapat dari pekerjaan yang sekarang. Seenggaknya kamu akan bisa bertahan sampai akhir masa kontrak atau sampai mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Ingat, ada 7,01 juta pengangguran di luar sana dan kamu beruntung bukan salah satunya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
2SHARES