Kota di Asia yang Warganya Gila Kerja

unsplash.com

Asia dikenal sebagai wilayah yang warganya terlalu keras bekerja. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian berupa peringkat work-life balance atau keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.

Empat kota yang ada di Asia menduduki peringkat terendah. Yakni Singapura, Hong Kong, Tokyo dan Kuala Lumpur. 

1. Studi work-life balance

www.helsinkitimes.fi

Saat kota-kota di Asia mendapatkan peringkat terendah untuk work-life balance, kota di Eropa justru menempati peringkat tertinggi. Kota dengan peringkat tertinggi itu adalah Helsinki, Munich, Oslo, Hamburg dan Stockholm.

Studi mengenai work-life balance ini dilaksanakan oleh firma sekuriti Kisi yang mengamati kota yang dikenal mempunyai peluang kerja yang besar. Kisi melakukan analisis untuk tiga kategori dalam menentukan angka work-life balance yang ada setiap kota.

Tiga kategori tersebut adalah intensitas pekerjaan, faktor sosial dan institusional dan kelayakan huni. Setiap kategori ini memiliki lagi beberapa subkategori.

2. Work-life balance di Jepang

www.usajapan.org

Untuk kategori intensitas pekerjaan, peneliti menganalisis beberapa hal. Seperti waktu tiba di tempat kerja, jam kerja setiap minggu dan waktu yang dihabiskan untuk pulang-pergi ke tempat kerja dari rumah.

Tokyo, Singapura dan Kuala Lumpur adalah kota di Asia yang masuk lima besar karena kelompok profesionalnya terlalu banyak bekerja.

Tidak mengejutkan jika Tokyo menjadi salah  satu kota dengan tingkat work-life balance yang rendah. Pasalnya, ibu kota Jepang ini sudah sangat terkenal dengan budaya kerjanya yang begitu melelahkan.

Jam kerja paling panjang di dunia yang berlaku di negara tersebut membuat banyak penduduknya yang mati karena kelelahan.

3. Work-life balance di Singapura

www.theonlinecitizen.com

Singapura dikenal sebagai negara kecil dengan angka harapan hidup, kualitas hidup, hingga kesetaraan gender yang tinggi. Namun, Singapura memiliki peringkat yang rendah untuk urusan work-life balance.

Menurut Kisi, negara yang menurut The Economist sebagai salah satu yang paling layak dihuni ini mendapatkan peringkat kedua terakhir setelah Tokyo. Warga Singapura rata-rata bekerja hingga 44,6 jam per minggu.

Tentunya angka ini bukan yang paling besar. Ada Malaysia yang jam kerjanya melebihi Singapura, yakni 46 jam per minggu. Sementara itu, Hong Kong menyusul dengan 44 jam per minggu.

4. Masa kerja panjang dan cuti yang sedikit
hrasiamedia.com

Tak hanya jam kerja yang lama, warga di Singapura, Kuala Lumpur dan Hong Kong ini juuga memiliki masa cuti yang paling pendek. Tidak sedikit warga di Asia yang bekerja lebih dari 48 jam per minggu. Namun, masa liburan yang memiliki hanya sedikit dan tidak seimbang dengan jam kerja yang mereka laksanakan.

Fotografer Pawel Jaszczuk mengabadikan momen saat pegawai kantoran Jepang kelelahan setelahh bekerja. Mereka tidak hanya tidur di transportasi umum. Mereka dengan mudahnya bisa tertidur di jalanan. Wajar, para pekerja di Jepang bisa bekerja lebih dari 60 jam setiap pekan.

5. Pendapat CEO Kisi
hrasiamedia.com

CEO Kisi, Bernhard Mehl, mengatakan bahwa penelitian work-life balance yang dilakukan firmanya ini seharusnya bisa menjadi catatan untuk para pengambil kebijakan. Tanpa adanya keseimbangan antara kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi, maka akan sangat sulit untuk mencapat produktivitas yang optimal.

Menurut Mehl, sudah seharusnya bahwa kehidupan pribadi dan kehidupan kerja saling bersinggungan. Terlalu banyak bekerja dan mengabaikan kehidupan pribadi pun akan membawa dampak yang tidak baik bagi kesehatan fisik maupun mental.

Mehl juga mengatakan bahw setiap perusahaan dan setiap pekerja harus selalu mengupayakan satu hal penting, yakni keseimbangan.

Mengatasi aspek kehidupan paling penting untuk memperbaiki kehidupan sehari-hari. Yaitu mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi,” tutup Mehl.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Film dan Drama Choi Minho SHINee, Kualitas Aktingnya Jempolan | Keepo.me

Film dan Drama Choi Minho SHINee, Kualitas Aktingnya Jempolan | Keepo.me

Alasan Kenapa Masih Banyak Sarjana Pengangguran di Sekitar Kita

Alasan Kenapa Masih Banyak Sarjana Pengangguran di Sekitar Kita

Dear Ladies, Ini Cara Menghitung Masa Subur dengan Kalender yang Akurat | Keepo.me

Dear Ladies, Ini Cara Menghitung Masa Subur dengan Kalender yang Akurat | Keepo.me

Berteman dengan Lawan Jenis Tanpa Baper? Begini Caranya!

Berteman dengan Lawan Jenis Tanpa Baper? Begini Caranya!

Dangdut Academy 4 Bikin Heboh, Ada Penampakan Kuntilanak Saat Live Show | Keepo.me

Dangdut Academy 4 Bikin Heboh, Ada Penampakan Kuntilanak Saat Live Show | Keepo.me

Ide Kado Berfaedah untuk Sahabat yang Jadi Orangtua Baru

Ide Kado Berfaedah untuk Sahabat yang Jadi Orangtua Baru

loading