Konferensi Toleransi Dunia 2017 yang Diselenggarakan oleh IDE Merupakan Wujud Toleransi Antaragama

28 Mei 2017
|Fatwah Diniaty
Life
0SHARES

World Tolerance Conference (WTC) atau Konferensi Toleransi Dunia yang diselenggarakan oleh Institute of Democracy and Education (IDE) pada 22-25 Mei 2017 di Purwakarta berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana. Sekitar 100 tokoh pemuda perubahan di dunia yang berasal dari 25 negara menghadiri acara ini sesuai dengan yang diharapkan.

Gugun Gumilar selaku Eksekutif Direktur IDE sekaligus penyelenggara acara ini mengatakan bahwa Konferensi Toleransi Dunia atau World Tolerance Conference 2017 ini merupakan konferensi pertama di Asia Tenggara yang membahas masalah agama dan budaya. Gugun juga mengungkapkan dalam siaran persnya bahwa toleransi dalam beragama merupakan hal yang sangat vital di Indonesia yang multikultural ini. “Sebagai bangsa besar yang kaya akan budaya dan perbedaan, kita harus mulai belajar untuk melakukan toleransi terhadap orang yang berbeda pandangan dengan kita. Ingat semboyan negara ini Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya pada Sabtu (20/5).

Begitu pun dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyana, mengatakan bahwa “Toleransi tidak boleh dibicarakan hanya dalam konteks keyakinan beragama saja. Lebih dari itu, toleransi seharusnya digunakan untuk meraih kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan ekonomi.”

Dengan alasan-alasan inilah Purwakarta ditunjuk menjadi tempat berlangsungnya penyelenggaraan WTC, sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa prestasi yang diraih oleh Kota Purwakarta sudah diakui oleh dunia. Kota ini telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah Indonesia sebagai kabupaten paling toleran. Bukan hanya itu, bahkan dunia menjulukinya sebagai “The Compassianate City” (Kota Welas Asih).

Dalam penyelenggaraan yang berlangsung selama seminggu terakhir ini, terlihat ada yang menarik perhatian khalayak banyak. Artis muda yang cantik dan berbakat, Chelsea Islan, hadir dalam acara bertaraf international ini. Bukan sekedar menjadi tamu undangan atau panitia penyelenggara saja, namun Chelsea hadir untuk menjadi salah satu pembicara di dalam acara WTC tersebut. Chelsea menyampaikan beberapa poin terkait pentingnya para anak muda dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama.

Menurutnya, para pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan suku bangsa. Hal ini menyangkut pada semboyan bangsa Indonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika. Chelsea juga menyinggung tentang pesan Sumpah Pemuda, ia berharap masyarakat Indonesia dapat bersatu serta senantiasa ada dalam kedamaian sesuai dengan apa yang tertera pada pesan Sumpah Pemuda. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES