Kode-kode dan Naskah Misterius Ini Belum Dapat Terpecahkan Hingga Sekarang

07 April 2017
|Monica Petra
0SHARES

Dunia memang selalu penuh dengan misteri. Nggak hanya alam yang menciptakan misteri dan fenomena-fenomena ajaib. Ternyata, manusia sejak zaman dulu pun telah mampu membuat misteri yang belum terpecahkan. Meski tanpa teknologi yang canggih tapi manusia sejak zaman dulu sudah memiliki akal yang luar biasa. Terbukti dari adanya peninggalan-peninggalan kode-kode misterius ini yang masih coba dipecahkan hingga sekarang.

Mau tau apa aja kode-kode misterius itu? Kamu penasaran dan nggak percaya? Langsung baca aja artikel di bawah ini. 

1. Phaistos

Ditemukan oleh arkeolog Italia bernama Luigi Pernier. Dikenal pula dengan nama Phaistos Disk, ukurannya hanya 15cm dan terbuat dari tanah liat. Para ahli memperkirakan benda ini berasal dari 1700 tahun SM. Penemuan ini adalah bukti nyata tulisan hieroglyph atau tulisan Mesir Kuno.

Pada Phaistos Disk ditemukan 45 simbol berbeda. Beberapa di antaranya memiliki arti orang, tumbuhan, binatang, dan alat. Tapi beberapa simbol sama sekali nggak bisa diartikan. Phaistos Disk ditemukan pada situs Minoan, Phaistos, tahun 1908. Beberapa akademisi meyakini kalau hieroglyph ini memiliki kemiripan dengan Linear A dan Linear B yang dipakai nenek moyang Suku Crete.  

2. Georgia Guidestone

Dikenal dengan nama lain American Stonehenge. Patung ini dibangun di Elbert County, Georgia, tahun 1979. Isinya adalah sebuah pesan yang terdiri dari 10 perindah dan ditulis dalam 8 bahasa yaitu Spanyol, Ibrani, Inggris, Rusia, Cina, Hindi, Arab dan Swahili. Konon, pesan ini dibuat oleh seorang yang memakai nama samaran yaitu RC. Christian.

Asal dan tujuan patung ini masih misterius. Perintah pertama artinya: 'Pertahankan umat manusia di bawah 500 juta dalam keseimbangan abadai dengan alam.' Seolah, mengisyaratkan akan adanya suatu bencana yang akan membuat jumlah manusia di dunia menjadi hanya 500 juta. Ada yang mempercayai bahwa patung ini dibuat oleh perkumpulan rahasia Lucifer. 

3. Shugborough

Ini adalah sebuah prasasti atau pahatan tulisan yang ada di Shepherd, Staffordshire, Inggris dan diduga berasal dari abad ke-18. Menariknya, prasasti ini punya gambar yang sama dengan lukisan Nicolas Poussin yang berjudul Arcadian Shepherds. Tapi jika memperhatikan lebih teliti, maka prasasti ini punya sandi D-O-U-O-S-V-A-V-V-M yang belum bisa dipecahkan selama 250 tahun.

Banyak yang meyakini kalau sandi itu adalah kunci buat mengetahui letak Cawan Suci (Holy Grail) di masa Knight Templar. Beberapa ahli mencoba mengartikan huruf-huruf itu: "Orator Ut Omnia Sunt Vanitas Ait Vanitas Vaniatatemtem" yang artinya: "Kesia-siaan Belaka, Demikianlah Firman Pengkhotbah, Semua Adalah Kesia-siaan." Namun, banyak yang membantah penafsiran tersebut. Sudah banyak ahli yang mencoba memecahkan sandi ini seperti Charles Darwin dan Charles Dickens tapi mereka semua gagal. 

 

4. Rongorongo

Ini adalah sistem penulisan yang masih misterius dan ditemukan dalam banyak artefak di Pulau Paskah. Orang-orang mempercayai kalau rongorongo mewakili 1 dari 3 atau 4 penemuan tentang asal-muasal tulisan yang diciptakan oleh manusia. Rongorongo merupakan bahasa tulisan yang susah untuk dibaca dari penduduk awal di Pulau Paskah. 

Diperkirakan bahasa ini muncul tahun 1700-an dan kemudian hilang sesudah penjajah Eropa melarangnya dikarenakan hubungan-hubungannya dengan akar pagan penduduk asli. Hingga kini rongorongo masih belum terpecahkan. Padahal kemungkinannya rongorongo bisa menjadi jawaban atas runtuhnya bangunan dan patung di Pulau Paskah.

5. Kryptos

Pahatan ini didesain oleh seorang seniman bernama Jim Sanborn. Pahatan ini sekarang diletakkan tepat di depan markas CIA di Langley. Kryptos terdiri dari 4 prasasti, 3 di antaranya sudah berhasil terpecahkan hanya yang ke-4 masih menjadi misteri. Tahun 2006, Sanborn tanpa sengaja memberi petunjuk dengan mengatakan prasasti pertama memiliki petunjuk untuk memecahkan prasati terakhir.

Tahun 2010, Sanborn memberi petunjuk lain bahwa letter 64-69 NYPVTT di bagian ke-4 artinya adalah BERLIN. CIA pun ikut turun tangan memecahkan sandi ini tapi belum berhasil. Teman Sanborn yaitu Ed Scheidt memprediksi teka-teki ini bakal dapat dipecahkan setelah 7 tahun, tapi sudah lewat lebih dari 20 tahun dan belum ada yang bisa memecahkan kode tersebut. 

 

6. Linear A

Aksara ini terdiri dari 2 bagian yaitu Linear A dan Linear B. Aksara ini memakai bahasa Crete (salah satu Pulau di Yunani). Linear B sudah dipecahkan pada tahun 1952 oleh Michael Ventris. Namun, Linear A masih jadi misteri. Meski keduanya menggunakan bahasa yang sama tapi Linear B tidak bisa diterapkan pada Linear A karena bahasanya tidak dikenal di mana pun dan sangat aneh.

Bahasa yang diketahui pada saat itu disebut dengan Minoan atau Eteocretan serta memiliki korelasi dengan periode sejarah Kreta. Tepatnya, sebelum invasi yang dijalankan oleh Mycenean Yunani sekitar tahun 1450 SM. Banyak yang meyakini bahwa Linear A berhubungan dengan Phaistos Disk di atas. 

 

7. Voynich

Naskah Voynich diperkirakan ditulis sekitar tahun 1404 sampai 1438. Tapi para ahli belum bisa mengetahui siapa yang menulis dan apa alasan di balik buku ini. Naskah ini memiliki 240 halaman, ditulis dengan bahasa yang tidak diketahui dan memiliki gambar-gambar tanaman yang aneh. 

Beberapa orang meyakini kalau buku ini adalah buku untuk menguraikan bahan obat dan khasiatnya. Tapi beberapa orang juga meyakini kalau buku ini mungkin terkait dengan alien lantaran berisi benda astronomi dan tanaman. Sekarang naskah Voynich ini disimpan dalam Buku Langka Beinecke dan Manuskrip Perpustakaan pada Universitas Yale. 

Semua masih menjadi misteri yang selalu menarik untuk dibahas. Meski hanya buatan manusia tapi karena perbedaan zaman dan pola pikir, menjadikan kode-kode itu misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang. Apa kamu juga penasaran dengan kode-kode rahasia di atas? Tulis pendapatmu ya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Monica Petra
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES