Kisah Inspiratif Fanny Evrita, Penyandang Disabilitas Sukses Jalankan Bisnis Kecantikan di Usia Muda

04 November 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Diskriminasi terhadap penyandang disabilitas masih sering terjadi di Indonesia. Hal ini juga dialami oleh Fanny Evrita, gadis muda asal Pontianak. Ia sejak kecil dipandang berbeda oleh teman-temannya karena kaki kirinya lebih besar dibandingkan dengan kaki kanannya. Puncaknya adalah ketika ia telah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura dan bekerja di sebuah bank di Pontianak. 

Karena seragam pegawai bank pada umumnya rok pendek sementara Fanny mengenakan rok panjang supaya orang-orang tidak perlu melihat kakinya, ia dikeluarkan. Sempat menganggur selama tiga bulan di rumah, Fanny lalu memutuskan untuk merantau ke Jakarta dan mendirikan Thisable Beauty Care, produk kecantikan berkolaborasi dengan Thisable Enterprise, sebuah organisasi nirlaba untuk mendukung para difabel untuk melakukan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Awal-awal mengadu nasib di Jakarta, ia sempat malu dan minder. Karena pergi ke mana-mana ia menggunakan kendaraan umum seperti bus Trans Jakarta dan ojek, ia sering mendapat perkataan tak menyenangkan dari orang-orang yang bahkan ia tak kenal sama sekali. Salah satu yang paling menyakitkan adalah, “Ih kasihan ya cantik-cantik cacat.” Namun saat itu ia sudah terbiasa karena sejak SD sampai bekerja di Pontianak pun banyak teman-teman yang suka mengejeknya. Semua itu dihadapi Fanny dengan cara terus berprestasi lebih baik dari teman-teman yang mengejeknya.  Apalagi sekarang ia sudah dapat membayar kost, transportasi dan biaya hidup dari hasil usahanya sendiri.

Melalui Thisable Entreprise, ia kini telah memiliki bisnis sendiri yaitu produk kecantikan seperti body scrub, lotion, lulur, sabun dan lain-lain. Fanny pun kini sudah tak malu lagi jika dipersoalkan kekurangan fisiknya. Fanny sudah bisa membuktikan bahwa meskipun memiliki keterbatasan, ia bisa tetap berkarya dan menjadi perempuan yang mandiri. Inspiratif banget ya cerita Fanny Evrita. Kisahnya membuktikan bahwa nggak ada yang bisa membatasi seseorang dalam berkarya, bahkan dalam keterbatasan sekalipun.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES