Ketemu Beruang Harus Pura-pura Mati? Inilah Cara Menyelamatkan Diri yang Justru Mematikan

25 Juni 2017
|Olphi Disya
0SHARES

Bisa berpetualang di alam bebas mungkin jadi salah satu hobi atau impian kamu. Bahkan mungkin hidup di alam liar udah nggak asing lagi bagi kamu yang senang menyusuri hutan atau menyeberangi lautan. Tapi, berpetualang di alam tentu memiliki risiko tersendiri. Salah satunya adalah bertemu dengan hewan buas yang dapat memangsa manusia hingga keracunan makanan yang ditemukan di alam. Untuk bisa bertahan hidup atau selamat dari ancaman maut, kadang kita suka sok tahu tentang beberapa cara penyelamatan. Biar kamu nggak salah langkah ketika harus menyelamatkan diri dari hewan buas atau agar kamu mampu bertahan hidup tanpa keracunan, yuk simak cara-cara menyelamatkan diri yang justru mematikan ini.

1. “Kalau digigit ular, harus cepat-cepat dihisap untuk mengeluarkan bisanya”

Apabila temanmu digigit ular berbisa, jangan pernah mencoba untuk menghisapnya dengan tujuan agar bisanya keluar. Bisa ular akan secara cepat mengalir ke pembuluh darah. Menghisap bagian tubuh yang tergigit hanya akan menularkan bakteri dari mulutmu dan dapat mentransfer bisa ke dalam tubuhmu. Sebaiknya, jangan membuat panik dan tekan bagian tubuh yang tergigit agar memperlambat peredaran darah yang mengandung bisa ke jantung. Lakukan hal ini sampai temanmu mendapatkan perawatan di rumah sakit.

2. “Kalau ketemu beruang, harus pura-pura mati biar nggak diserang”

Sebenarnya ini sangat tergantung dengan situasi dan kondisi. Juga sangat tergantung dengan jenis beruang dan jenis serangannya. Nggak semua serangan harus dihadapi dengan pura-pura mati. Biasanya, beruang liar yang merasa terancam ditandai dengan adanya suara-suara untuk membuat kegaduhan. Kamu bisa melawannya dengan mundur secara perlahan sambil menyerang dengan bantuan senjata yang kamu punya. Kalau si beruang menyerangmu, kamu bisa berpura-pura mati dengan tidur tengkurap dan tangan di atas lehermu. Tapi, memang sebaiknya kamu melawan sambil berusaha kabur dari beruang tersebut.

3. “Air di dalam kaktus bisa kita minum dengan aman”

Kalau batang kaktus dijadikan wadah penyimpanan air, mungkin masih oke. Tapi kalau kamu minum air alami yang berasal dari kaktus, itu berbahaya lho, guys. Air dari dalam kaktus akan menyebabkan kamu mual hingga memuntahkan makanan dan minuman yang ada di perutmu. Cadangan energi di dalam tubuhmu pun telah terkuras habis. Hal ini akan membuatmu merasa lebih dehidrasi dan bisa berpotensi kematian.

4. “Kalau bisa dimakan sama hewan, berarti aman dimakan sama manusia”

Melihat hewan-hewan herbivora atau pemakan tumbuhan, mungkin kamu berpikir bahwa makanan hewan tersebut juga aman dikonsumsi oleh kita. Burung dan tupai memakan biji-bijian dan buah-buahan seperti beri. Tapi nggak semua biji-bijian, jamur, daun, atau buah aman dikonsumsi. Beberapa sumber makanan di hutan yang dimakan oleh hewan-hewan herbivora juga ada yang beracun kok.

5. “Kalau diserang hiu, tonjok hidungnya”

Memang susah banget kalau kamu mau menonjok hiu tepat di hidungnya. Apalagi dengan kecepatan berenang yang luar biasa ditambah kamu yang panik di dalam air. Kamu bisa cari benda yang keras untuk menghalangi hiu menerkammu. Kalau cara itu gagal, kamu bisa coba cakar matanya atau siripnya untuk membuyarkan konsentrasinya.

6. “Segera cari makanan kalau tersesat di hutan”

Faktanya, manusia dapat bertahan hidup tanpa makan selama 6 minggu. Tapi kemampuan manusia bertahan tanpa makan sangat beragam, tergantung kapan waktu terakhir kali makan dan kondisi kesehatan. Kalau tersesat di hutan, hal pertama dan kedua yang harus segera didapatkan adalah air minum dan tempat berlindung.

7. “Kalau kedinginan, gosok-gosok kulitmu dan segera berendam di air hangat”

Berada di tempat yang membuat tubuhmu serasa membeku harus ekstra hati-hati dan wasapada mengalami hipotermia. Menggosok kulit untuk mendapatkan kehangatan adalah cara yang justru bisa membuat kulitmu iritasi dan mengelupas. Kalau kamu langsung berendam atau mandi dengan air hangat, tubuhmu justru akan syok dengan perubahan suhu yang drastis. Sebaiknya lakukan pelan-pelan! Bisa dimulai dengan berselimut kemudian mengapit botol berisi air hangat di masing-masing ketiakmu.

Nah, itulah beberapa cara menyelamatkan diri yang justru sebaiknya kamu hindari. Melakukan pertolongan pertama dalam penyelamatan memang penting. Tapi kita harus tahu dulu mana sih cara yang benar dan mana yang justru akan menimbulkan masalah baru hingga kematian. Tetap waspada dan selalu berhati-hati, ya. Selamat berpetualang!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES