Kenali 7 Tipe Hubungan Cinta Biar Nggak Salah Langkah Menuju Relationship Goal

22 April 2017
|Olphi Disya
802SHARES

Menjalin hubungan dengan seseorang yang kita anggap spesial adalah salah satu cara pemenuhan kebutuhan akan cinta. Nggak bisa kita pungkiri, kita memang butuh cinta dan kasih sayang dari orang lain. Kita pun butuh orang lain untuk kita berikan cinta dan kasih sayang yang kita miliki. Tapi nggak hanya sekedar menjalin hubungan, kamu juga harus kenali sekarang ini kamu berada di dalam hubungan yang seperti apa? Seorang psikolog yang juga pencetus teori cinta, Sternberg, merumuskan teori Triangular Theory of Love. Menurut teori tersebut, cinta terdiri dari 3 elemen yaitu rasa kedekatan atau terkoneksi secara emosional (intimacy), hasrat seksual (passion), dan komitmen jangka panjang (commitment).

Terkoneksi secara emosional adalah elemen terpenting, artinya kamu dan pasangan memiliki perasaan yang saling terkait dan memiliki pandangan yang selaras pada suatu hal di waktu yang sama. Misalnya, selera humor yang sama jadi kalian ketawa bareng untuk sesuatu yang sama-sama kalian anggap lucu atau ikut merasa sedih kalau pasangan lagi sedih. Selain itu, hasrat seksual di sini maksudnya adalah kebutuhan untuk memenuhi hasrat seksual dalam hubungan. Misalnya, dengan berpegangan tangan ketika lagi jalan bareng atau memberikan pelukan kangen ketika udah lama nggak ketemu. Nah, daripada kamu salah langkah, mendingan cek dulu deh kamu sedang menjalani hubungan dengan tipe hubungan cinta yang kayak apa sih?

1. Hanya intimacy = hubungan persahabatan

Kamu dan dia udah menjalin hubungan selama beberapa bulan dan yang kalian rasakan lebih ke rasa kagum atau persahabatan. Walaupun kamu merasa dekat dan terkoneksi secara emosional, tapi kamu dan dia sama sekali nggak memiliki hasrat satu sama lain dan nggak kepikiran untuk berkomitmen menjalani hubungan serius di masa depan. Hati-hati terjebak friendzone!

2. Intimacy + passion = hubungan yang romantis

Agak-agak mirip dengan yang sebelumnya, bedanya kamu dan dia sering merasakan getaran-getaran cinta, memiliki hasrat seksual yang kuat satu sama lain, merasa sangat dekat, dan terkoneksi secara emosional. Tapi, kalian berdua nggak berencana untuk melanjutkan hubungan ini ke tahap yang lebih serius dan nggak kepikiran mengenai masa depan hubungan kalian, tuh.

3. Intimacy + commitment = hubungan yang saling mendampingi

Udah menjalani hubungan bertahun-tahun tapi masih merasa dekat banget, nggak bosan, dan pastinya terkoneksi secara emosional. Tapi kayaknya ada yang kurang, kamu dan dia jarang memiliki hasrat seksual seperti pertama kali. Meskipun begitu, hubungan kayak gini bisa awet banget karena kesetiaan dianggap sebagai kunci dalam berkomitmen. Boleh juga!

4. Hanya commitment = hubungan yang kosong

Bayangkan kalau kamu udah menikah atau bertunangan. Kamu dan dia telah berkomitmen untuk tetap menjalani hubungan tapi di hati kalian berdua masih ragu apakah kalian benar-benar cinta satu sama lain? Jangankan hasrat seksual, bahkan kalian berdua pun nggak merasa terkoneksi secara emosional. Feeling empty, kan jadinya?

5. Passion + commitment = hubungan yang sia-sia

Kenapa disebut dengan hubungan yang sia-sia? Karena kamu dan dia telah menjalin hubungan sekian lama dan berencana untuk terus bareng-bareng. Kalian berdua sama-sama memiliki hasrat seksual yang kuat, tapi percuma karena kalian nggak merasa dekat dan terkoneksi secara emosional satu sama lain. Pikir-pikir lagi, deh.

6. Hanya passion = hubungan yang fanatik

Mungkin hubungan ini bisa dikatakan seperti hubungan yang terjadi antara fans dan idola. Kamu merasa tergila-gila dengannya, memiliki hasrat seksual yang kuat, dan kebutuhan untuk bisa terus kontak fisik dengannya. Tapi kamu dan dia nggak begitu dekat dan akrab secara emosional. Boro-boro deh merencanakan hubungan jangka panjang di masa depan.

7. Intimacy + passion + commitment = hubungan yang sempurna

Nah, kalau ini sih nama lain dari cinta sejati. Tipe hubungan kayak gini hanya ada di pasangan yang menikah selama bertahun-tahun dengan orang yang sama. Nggak hanya langgeng, tipe cinta dalam hubungan ini memiliki karakteristik di mana kedua pasangan tetap merasa jatuh cinta kayak di awal hubungan, walaupun hubungannya udah berjalan lebih dari 5 tahun. Kedekatan, kehangatan, dan terkoneksi secara emosional adalah hal yang udah pasti ada dalam hubungan seperti ini. Mengapa hanya ada pada orang yang udah menikah? Karena komitmennya dibuktikan dengan ikatan suci pernikahan. Jadi itulah mengapa tipe cinta dalam hubungan kayak gini disebut hubungan yang sempurna. This is the real relationship goal!

Jadi, kamu lagi berada di dalam tipe hubungan cinta seperti apa, guys? Kalau dari tipe-tipe di atas ada yang pas banget sama hubungan kamu tapi membuatmu ragu, coba deh kamu pikir-pikir lagi apakah hubungan kamu worth to try? Kalau emang hubungan dengan tipe cinta yang saat ini kamu jalani udah sesuai dengan tujuan kamu, apapun bentuknya, jalani aja! Because you know… yang penting kamu dan pasangan bahagia kan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
802SHARES