Kegagalan dalam Hubungan Akan Buatmu Belajar Banyak Hal Ini

28 April 2017
|Pristiqa Wirastami
Life
0SHARES

Kegagalan dalam hubungan selalu membuat siapapun yang mengalaminya tiba-tiba limbung. Hubungan yang dijalin selalu sejalan dengan harapan baik yang diharapkan segera terwujud. Maka dalam setiap prosesnya, selalu ada perjuangan yang tak jarang sampai berdarah-darah. Namun, harus mengakhirinya tiba-tiba di tengah jalan membuat semua perjuangan yang telah dilakukan terasa sia-sia. Ada banyak hal yang akhirnya harus direlakan. Namun kegagalan dalam hubungan sebenarnya tak seburuk yang kita harapkan. Justru di baliknya, ada hal baik yang tak kalah banyak bisa kita dapatkan.

1. Poros duniamu boleh saja kacau, tapi kamu harus tetap berjalan terus

Bertahan-tahun menjalin hubungan, dengan segala harapan yang kamu dan dia gantungkan tinggi-tinggi, lalu tiba-tiba harus diakhiri. Tak heran jika poros duniamu mendadak kacau seketika. Banyak tahapan berat yang harus kamu alami setelahnya. Termasuk tahap denial. Mencoba mengingkari apa yang telah terjadi. Tapi sayangnya kamu harus percaya, bahwa inilah yang benar-benar terjadi. Kamu pun dipaksa untuk belajar menerima. Termasuk menerima kenyataan sepahit apapun itu. Kamu harus bisa berjalan terus. Karena hubungan yang berakhir bukan menjadi tanda hidupmu akan berakhir pula.

2. Merelakan bukan hal yang mudah, namun mempertahankan yang memilih pergi jauh lebih menyiksa

Kamu mungkin pernah ada di satu titik merasa bahwa dia adalah satu-satunya dalam hidupmu. Sampai kamu tak ingin dia pergi. Tapi toh kalau akhirnya dia pergi, kamu seakan tak punya pilihan selain merelakan dia yang memilih pergi meninggalkanmu. Merelakan jelas tak pernah mudah. Ada keberatan dalam hati dan ingin memaksanya untuk tetap tinggal. Tapi sebelum kamu bersikeras untuk memaksanya tetap tinggal, kamu harus tahu bahwa memaksakan kondisi jauh lebih menyiksa. Dia yang memilih pergi atas keinginannya sendiri, cuma perlu kamu relakan. Karena itu artinya kamu tak lagi seberarti itu di matanya.

3. Kamu akan belajar untuk menghargai diri sendiri. Dan kesempatan untuk mengembangkan diri

Selama memiliki pasangan, kamu mungkin jadi lupa untuk memikirkan diri sendiri. Semua potensi diri kamu curahkan untuk menciptakan kebahagiaan pasangan. Apapun kamu lakukan, asal dia bahagia. Setelah berpisah, kamu akhirnya jadi tahu bagaimana cara untuk menghargai diri sendiri. Kamu pun akhirnya sadar bahwa kebahagiaan pribadi adalah tanggung jawab masing-masing individu, bukan orang lain. Dan juga inilah kesempatan kamu untuk mulai mengembangkan diri. Tak ada lagi tuntutan yang kadang membuatmu menjadi orang yang berbeda. Kamu bebas mencitrakan diri sebagai sosok yang baru, sosok yang benar-benar sesuai dengan kepribadianmu.

4. Kenyataan tak selalu sejalan dengan keinginan hati, itulah saat kamu dituntut menjadi pribadi yang bisa lebih legowo lagi

Tak ada pelajaran yang berharga dari patah hati, selain menjadi lebih legowo lagi. Kamu pun menjadi mengerti bahwa tak semua keinginan hati bisa terwujud dengan mudah. Kegagalan harus kamu rasakan sesekali, agar kamu bisa lebih tahu ada rencana Tuhan yang lebih besar. Tuhan lebih tahu apa yang kamu butuhkan, bukan semata-mata yang kamu inginkan.

5. Kamu akhirnya bisa menyadari bahwa ternyata sendiri tak selalu sama dengan sepi

Ketakutan paling besar setelah putus cinta adalah soal kesendirian. Bayanganmu soal kesendirian seringkali salah kaprah. Karena seakan sendiri identik dengan sepi yang menyiksa. Padahal konsep tentang kesendirian adalah tentang mindset masing-masing individu saja. Jika kamu bisa lebih menikmati hidup dan mengisinya dengan banyak hal baik, kesendirian tak selalu menakutkan. Lagi, ini adalah kesempatan paling baik untuk membuat diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Buktikan pada dia yang pernah membuatmu limbung, bahwa masa setelah dia pergi adalah masa paling baik dalam hidupmu.

6. Kamu pun bisa menyadari bahwa sedang ada hal-hal baik lainnya yang sedang menanti

Ketika kamu bisa menerima hal ini dengan perasaan yang lebih positif, kamu akhirnya menyadari bahwa putus cinta bukanlah akhir dari segalanya. Sebaliknya, kamu akan tahu bahwa banyak hal baik yang sudah menanti. Setelah putus cinta, siapa yang akan tahu bahwa beasiswa master yang sudah lama kamu tunggu hasilnya ternyata membawa kabar baik. Atau tak ada yang menyangka kalau setelah ini karirmu mengalami kenaikan. Urusan cinta bukan satu-satunya hal yang harus kamu perhatikan dalam hidup. Kamu harus mulai menyadari bahwa banyak hal kecil lainnya yang terjadi dalam hidupmu bisa menjadi anugerah yang tak ternilai harganya.

Kamu memang tak harus langsung begitu saja merelakan dia yang memilih pergi. Tak dipungkiri, akan ada proses panjang nan berat yang mau tidak mau kamu harus lalui. Tapi toh di balik cobaan berat, selalu ada kebahagiaan yang tertunda, kan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES