Kamu Wajib Tau Perbedaan Mendasar Antara Hacker dan Cracker Ini

0SHARES

Saat ini kita telah memasuki era di mana teknologi telah mengambil peran penting dalam keberlangsung hidup umat manusia. Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin ke sini, perkembangan teknologi dan inovasi terus menerus bermunculan. Hal itu tentu saja memudahkan pekerjaan manusia, terutama pekerjaan yang melibatkan teknologi di dalamnya. Saat ini, banyak sekali dibuka program khusus yang mempelajari hal-hal yang berbau teknologi, misalnya saja jurusan Teknik Komputer, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan sebagainya.

Ketika kamu memasuki dunia TI, maka kamu bakalan dipaksa untuk memasuki dunia baru; dunia yang belum pernah disentuh olehmu sebelumnya; dunia di mana sistem-sistem informasi, jaringan, pengkodingan, dan teman-temannya akan menggerogoti pikiranmu. Eits, tapi kita gak akan ngebahas tentang berbagai macam jurusan itu loh guys. Itu hanya sekadar pembuka saja dalam artikel ini.

Berbicara mengenai teknologi dan informasi sebuah perusahaan, tentu saja tidak akan terlepas dari peran seseorang yang pekerjaannya setia menatap layar komputer. Yap! Mereka adalah para “dedengkot” IT alias ahlinya bahasa pemprograman. Nah, orang-orang ini tingkat kemahirannya tentu saja berbeda-beda bergantung pada penguasaan materi serta pengalamannya. Namun, ada loh dari beberapa para ahli ini yang bekerja secara independen ataupun tidak terikat dengan perusahaan mana pun. Hmm, siapakah mereka? Yap! Mereka adalah para hacker dan juga cracker. Mengenai istilah dari kedua ahli bahasa komputer ini, banyak orang yang salah kaprah dan menganggap bahwa kedua istilah tersebut adalah sama. Padahal kenyataannya, kedua istilah tersebut sangatlah berbeda. 

Secara definisi, yang dimaksud dengan hacker adalah seseorang yang melakukan proses hack atau peretasan. Peretasan sendiri memiliki makna kegiatan menyusup yang dilakukan oleh seseorang untuk dapat masuk dan terlibat dalam suatu sistem komputer, jaringan, serta program-program komputer lainnnya. Cara dari para hacker untuk bisa masuk ke dalam suatu sistem adalah dengan memanfaat lubang cacing atau wornhole yang terdapat dalam suatu sistem atau jaringan komputer. 

Sementara itu, cracker didefinisikan sebagai seseorang yang melakukan kegiatan merusak, dalam hal ini merusak sebuah sistem yang terdapat pada jaringan komputer. Proses cracking ini dilakukan setelah para cracker berhasil masuk ke dalam wornhole atau lubang cacing yang terdapat pada suatu sistem atau jaringan komputer, sama seperti yang dilakukan oleh para hacker. Perbedaanya terletak pada proses selanjutnya setelah masuk ke dalam suatu sistem.   

Biar gak berlibet dan bikin pusing, perbedaan antara hacker dan cracker ini dapat dilihat dari tujuan serta motif dari kegiatan peretasan yang dilakukannya.

1. Kegiatan para hacker hanya sebatas masuk ke dalam suatu sistem, sementara kegiatan para cracker lebih jauh dari itu, yakni merusak sebuah sistem;

2. Setelah berhasil masuk ke dalam suatu sistem, para hacker ini biasanya memberikan masukan kepada para developer tentang kelemahan yang terdapat pada sistem yang dikembangkan, sementara para cracker menjadikan kelemahan tersebut sebagai keuntungan buat mereka;

3. Motif yang dimiliki oleh para hacker biasanya semata-mata ingin membantu para developer dalam pengembangan sebuah sistem, sementara para cracker memiliki motif yang berkonotasi negatif, misalnya ingin membalas dendam ataupun mengambil keuntungan dari kelemahan sebuah sistem;

4. Dapat dikatakan bahwa para hacker itu adalah orang yang baik, sementara para cracker adalah orang yang jahat.

Saat ini memang sangat sulit sekali mengubah persepsi orang-orang mengenai hacker dan cracker ini. Orang-orang menganggap bahwa hacker adalah orang jahat dan bukan orang baik. Padahal kenyataannya tidaklah seperti itu. Jadi, untuk kasus virus ransomware wanna cry yang terjadi beberapa minggu yang lalu itu disebabkan oleh ulah para cracker dan bukan para hacker. Semoga dengan membaca artikel ini, kamu bisa lebih paham ya mengenai perbedaan antara hacker dan cracker ini. Selamat berpuasa.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES