Kamu dan Sahabat Naksir Gebetan yang Sama? Lebih Baik Maju Terus atau Mengalah?

06 Mei 2017
|Olphi Disya
Life
0SHARES

Kalau sudah lama bersahabat dan sering menghabiskan waktu bersama, nggak bisa dipungkiri bahwa kamu dan sahabat bisa aja memiliki selera gebetan yang sama. Atau ketika kamu naksir seseorang, sahabatmu pun ternyata memiliki ketertarikan dengan orang yang sama. Padahal kamu udah yakin banget kalau gebetanmu sangat berpotensi untuk jadi pacarmu. Lebih pelik lagi kalau si gebetan juga memperlakukan kamu dan sahabatmu dengan perlakuan yang sama. Duh, lebih baik maju terus mendekati gebetan atau mengalah dan membiarkan sahabatmu yang mendekati ya?

Guys, daripada galau dan hubungan persahabatan jadi runyam, mendingan ikuti tips berikut ini agar kamu dan sahabat bisa menemukan win-win solution!

1. Jangan sembunyikan perasaanmu

Kamu nggak perlu takut atau segan dalam menunjukkan perasaanmu ke gebetan, walaupun mungkin sahabatmu yang naksir duluan. Kalau kamu jatuh cinta diam-diam dan berpura-pura nggak suka dengan sang gebetan, kamu akan merasa marah sekaligus sedih terhadap kedekatan sahabat dan gebetan.

2. Jujur terhadap sahabatmu

Ini adalah langkah wajib yang harus kamu ambil, meskipun mungkin akan terasa sulit pada awalnya. Tentu jujur lebih baik daripada kamu harus sembunyi-sembunyi. Bayangkan kalau kamu dan gebetan lagi jalan bareng dan sahabatmu melihat kalian. Atau yang lebih parah lagi kalau mendengar rumor dari orang lain tentang kedekatanmu dan gebetan. Pasti sahabatmu akan merasa terkhianati. Lebih baik jujur kan? Malah mungkin bisa juga mendiskusikan langkah apa yang harus kamu dan sahabat ambil.

3. Jangan biarkan rasa cemburu merusak persahabatan

Kalau kalian berdua sudah tahu bahwa kalian naksir orang yang sama, pasti ada rasa cemburu-cemburu kecil melihat kedekatan antara gebetan dan sahabat. Mungkin hal ini juga dirasakan sahabatmu ketika melihat kamu dan gebetan sedang ngobrol berdua. Kalau cemburu udah dirasa ‘membahayakan’, lebih baik kamu dan sahabat diskusikan kembali. Bila perlu, kalian bisa buat perjanjian agar satu sama lain tetap bisa berhubungan dengan baik.

4. Coba pikirkan lagi tentang sahabatmu

Sebelum kamu dan gebetan melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih jauh, kamu bisa tanyakan pada dirimu sendiri tentang sahabatmu. Udah berapa lama kalian bersama? Apakah dia memang sahabat yang baik? Seberapa pentingkah kehadirannya di hidupmu? Jangan gadaikan persahabatanmu demi gebetan. True friendship lasts forever.

5. Coba pikirkan lagi tentang gebetanmu

Benarkah dia worth it? Apa sih yang bikin kamu naksir dia? Kamu benar-benar merasa nyaman sama dia? Apakah dia penting banget di hidupmu dan kamu benar-benar butuh seseorang kayak dia? Kalau kamu yakin bahwa gebetanmu ini lebih berharga dari persahabatanmu, it’s okay. Tapi pertimbangkanlah dengan matang, karena sekalinya keputusan dibuat maka semuanya bisa benar-benar berubah.

6. Pertimbangkan konsekuensi dari hubungan

Bayangkan kalau kalian sudah jadian nanti. Pikirkan kemungkinan yang akan terjadi: persahabatanmu nggak akan seperti dulu lagi. Apalagi kalau teman-temanmu yang lain memihak sahabatmu, kamu bisa aja akan bermasalah dengan mereka juga. Kamu akan merasa bersalah, sedih, marah, dan khawatir. Coba dipikirkan lagi, apakah memang gebetanmu ini benar-benar layak diperjuangkan di atas persahabatanmu?

7. Jangan hadirkan kompetisi

Apapun yang terjadi, jangan sampai ini menjadi kompetisi di antara kamu dan sahabat. Siapapun yang menang, kalian berdua akan kehilangan sahabat masing-masing. Persahabatan kalian nggak akan sama lagi. Dan bagaimana kalau sang gebetan nggak memilih kalian berdua? Percuma kan? Jangan pula membuat sang gebetan memilih salah satu di antara kalian, karena akan membuat pihak yang nggak terpilih merasa patah hati.

8. Bikin kesepakatan antara kalian

Mungkin salah satu dari kalian memutuskan untuk lanjut dan nggak ingin meneruskan hubungan persahabatan. Mungkin juga kalian ingin sama-sama move on dan melupakan sang gebetan. Jujur merupakan kunci utama. Kalau kalian sepakat bahwa salah satu akan maju dan satunya mengalah, serta pihak yang mengalah benar-benar merelakan sepertinya hubungan persahabatan masih bisa terselamatkan. Apapun yang terjadi, buatlah kesepakatan dan teguhlah pada kesepakatan tersebut.

Sebenarnya, inti dari pemecahan masalah kayak gini adalah kesepakatan antara kamu dan sahabatmu. Nggak bisa dipungkiri memang kalau mungkin salah satu pihak akan ada yang tersakiti. Tapi nggak menutup kemungkinan juga kalau pilihan yang diambil udah tepat, semua pihak pasti bahagia termasuk kamu dan sahabatmu. Maju terus atau mengalah? It’s definitely your choice!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES