Kalo Kamu Mau Libur Kerja, Hindari 7 Alasan Basi Ini!

24 September 2016
|Mutikhadijah

Sedikitnya jumlah jatah cuti dan tingginya tingkat mager kadang bikin kita terpaksa bohong sama atasan. Malah terkadang nggak cuma sama atasan, tapi juga sama seisi kantor. Apalagi kalau sudah musim hujan begini. Enaknya tarik selimut lagi dan lanjut tidur, deh. Atau nggak, bangun terus bikin kopi dan ngaso-ngaso di ruang tv. Yah, namanya juga manusia ya, gaes. Penuh khilaf, dosa, dan kekurangan. Bahkan meski pun kita sadar kalau atasan kita pasti udah ngeh dengan kebohongan kita, tetap aja kita hajar terus pakai alasan itu. Nah, kalau ternyata kamu salah satu di antara banyak yang begini, kamu pasti familiar deh dengan 7 alibi buat bolos ke kantor ini.

1. Lah, malah jadi ke-geer-an

Nggak salah lagi. Menempati ranking pertama, alibi sakit, terutama sakit perut sering banget dianggap ampuh buat minta ijin sama atasan. Mulai dari sakit perut, sakit pilek yang nggak bisa bangun dari tempat tidur, sampai masalah bisul yang bikin kamu nggak bisa gerak ke mana-mana.

2. Kakeknya kan nggak cuma satu ya, gaes?

Biasanya sih, alibi ini dipake dengan menyebutkan sanak keluarga yang meninggalnya emang sudah dari kapan tahun, sih. Masalahnya, kadang kita suka abis stok gitu, gaes. Bingung mau siapa lagi yang jadi ‘korban’ reinkarnasi berikutnya.

3. No pic hoax, lah!

Ini sih, alibinya orang Jakarta banget. Paling logis dan masuk akal. Apalagi kalau musim hujan sudah tiba. Tapi tetap ya gaes, musti lihat-lihat lagi kalau mau cari referensi bohong. Kira-kira cuacanya memang mendung apa nggak, kira-kira si atasan kamu tahu rumah kamu atau nggak. Salah-salah malah jad begini.

4. Si Pak Bos malah jadi orasi gini

Ngurusin hal-hal yang berkaitan sama administrasi kenegaraan juga nggak jarang jadi pilihan favorit, nih. Karena memang nggak bisa juga sih, diurus kalau bukan di jam kerja. Eh tapi kok, si atasan malah jadi kasih kritik soal sistem baru, sih? Ah bodo amat, yang penting dikasih ijin.

5. Ow ow, kamu ketauan!

Nggak cuma mendadak bisa bikin ‘meninggal’ orang yang udah meninggal, desakan mager yang nggak terbendung bikin kita jadi kreatif buat ngawinin orang seenak udel. Tapi waspada itu penting, gaes. Kita juga nggak tahu kan, siapa tahu ternyata atasan kita malah stalker-nya orang yang kita ‘nikahkan paksa’ itu.

6. Ya elah

Urusan kerjaan yang penting, mendesak, dan harus segera dilakukan juga sering dijadikan alibi ampuh. Mulai dari riset cari bahan kerjaan, menuntaskan proposal yang belum kelar, sampai follow up klien yang harus dilakukan saat itu juga. Masih mending lah daripada bilang jujur bahwa kamu sebenarnya nggak mau melewatkan episode terakhir serial 'Kesempurnaan Cinta'.

7. Dapet ijin, dapet perhatian juga, kan?

Habisnya stok alibi seringkali bikin otak kita terus berputar. Misi utamanya sih tetap supaya bisa bolos ngantor hari ini. Sampai kadang-kadang alasan yang kita ajukan pun nggak masuk akal. Tapi kok, atasan malah jadi simpati ya? Bagus juga nih, jadi referensi dusta berikutnya!

Nah, itu dia 7 alibi mainstream yang sesungguhnya udah nggak ampuh-ampuh banget buat bohongin atasan. Tapi sebetulnya, kalau kita maksimal kasih kerjaan setiap hari, nggak pernah macam-macam dan bikin masalah, atasan juga pasti ngerti kok bahwa adakalanya mager itu nggak bisa tertolong lagi bahkan tanpa harus bohong, gaes.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mutikhadijah
Gak Punya Quote Nih!
SHARES