Kalau Kamu Mau Mulai Berbisnis, Sebaiknya Jangan dari Passion, deh. Lho, Kenapa?

www.bustle.com

Noam Waserman adalah seorang dosen di California Selatan. Dia mengajar di bidang ekonomi dan dia selalu mendapat jawaban yang sama ketika dia bertanya tentang passion. Dari kata “passion”, ternyata murid-murid Noam sering mendapatkan konsep yang salah mengenai hubungan passion dengan bisnis. Jawaban yang diterima Noam selalu passion berbanding lurus dengan kesuksesan dalam berbisnis. Semakin besar passion kamu, maka bisnis pun bisa semakin besar pula. Tapi apakah memang demikian?

www.americanexpress.com

Noam pun akhirnya memberikan contoh bahwa passion bisa membawa kamu menuju lembah berbahaya. Dia berpendapat bahwa passion bisa mempengaruhi logika sehingga kamu bisa berpikir bahwa kamu sudah siap untuk mengeksekusi ide meskipun sebenarnya belum siap. Bahkan, passion bisa mengarahkan bahwa ide kamu adalah emas meskipun sebenarnya bisa jadi ide itu hanyalah perunggu atau bahkan tidak berharga sama sekali.

www.wesa.fm

Jadi, apa yang bisa menyebabkan orang meraih kesuksesan dalam berbisnis? Ternyata persiapan bisa lebih penting daripada passion. Persiapan dalam menganalisa pangsa pasar yang ada jauh lebih menguntungkan daripada sekedar passion.

Menurut Lori Greiner, investor Shark Tank mengatakan dia sudah menemui banyak perusahaan yang berusaha meyakinkan orang untuk membeli produknya yang tidak lain hanya untuk memenuhi hasrat sang pemilik perusahaan itu. Padahal, sang pembeli belum tentu memakai produk perusahaan tersebut.

www.waspbarcode.com

Menurut studi pada tahun 2009, investor lebih senang menghadapi orang yang tenang daripada orang berapi-api karena passion. Mengapa? Karena orang dengan passion berlebih bisa membuat orang itu berpikir di luar logika dan akhirnya pengambilan keputusan yang mereka pakai pun tidak mendasar. Tentu saja, investor akan takut menanamkan modal mereka pada perusahaan seperti ini.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan? Passion bukan berarti dilarang dalam berbisnis tetapi ada baiknya kamu harus mempunyai passion dalam taraf tertentu. Jangan sampai berlebihan. Selain itu, menurut Ramit Sethi, seorang penulis buku “I Will Teach You to Be Rich” mengatakan bahwa passion bisa tumbuh dalam diri kamu saat mempunyai niat dalam melakukan tugas atau sesuatu dengan baik.

Artinya, kamu bisa punya passion pada bidang yang tidak kamu sukai asalkan kamu melakukan bidang itu dengan baik. Dari sini, kamu bisa tahu bahwa hubungan passion dengan pekerjaan tidak sesederhana yang kamu kira. Kamu harus mempunyai passion pada taraf tertentu sehingga kamu tidak terbawa emosi ketika ingin berbisnis.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Bantu Jelaskan! 13 Foto Ini Seperti Ada yang Janggal, Tapi Kira-kira Apa ya? | Keepo.me

Bantu Jelaskan! 13 Foto Ini Seperti Ada yang Janggal, Tapi Kira-kira Apa ya? | Keepo.me

Tertarik dengan Program Double Degree? Lebih Baik Kamu Kenali Dulu Plus-Minusnya!

Tertarik dengan Program Double Degree? Lebih Baik Kamu Kenali Dulu Plus-Minusnya!

13 Judul Sinetron Azab Ini Bikin Mikir, Mau Tobat Udah Pusing Duluan Bacanya! | Keepo.me

13 Judul Sinetron Azab Ini Bikin Mikir, Mau Tobat Udah Pusing Duluan Bacanya! | Keepo.me

Bagi Kamu yang Super Sibuk, Ini 7 Cara Meluangkan Waktu untuk Membaca

Bagi Kamu yang Super Sibuk, Ini 7 Cara Meluangkan Waktu untuk Membaca

10 Cara Melindungi Diri Ini Kreatif Sih Tapi Konyol Juga! | Keepo.me

10 Cara Melindungi Diri Ini Kreatif Sih Tapi Konyol Juga! | Keepo.me

Inilah Alasan Mengapa Gaya Hidup Bisa Menjadi Pondasi Awal Kamu untuk Meraih Kesuksesan!

Inilah Alasan Mengapa Gaya Hidup Bisa Menjadi Pondasi Awal Kamu untuk Meraih Kesuksesan!

loading