Kakeibo, Seni Menyimpan Uang Ala Jepang Yang Memaksa Kita Patuh Budget!

journal.sociolla.com

Mengatur keuangan memang bukan suatu hal yang mudah. Kita harus teliti dan cermat dalam segala aspek yang terlibat di dalamnya. Seperti pendapatan, pengeluaran, tabungan, investasi, dan sebagainya. Jika tidak teliti dan cermat, keuangan akan tetap tidak teratur dan tujuan-tujuan finansial yang ingin dicapai pun tidak akan tercapai. Bahkan beberapa orang menggunakan bantuan ahli seperti konsultan keuangan. Bagi yang tidak mempunyai cukup biaya untuk konsultan keuangan, bisa juga menggunakan bantuan dari aplikasi money management yang banyak tersedia di appstore.

Nah bagi kamu yang eksperimental atau belum berhasil dengan berbagai metode pengaturan keuangan yang beredar, orang Jepang punya metode unik yang dinamai Kakeibo lho. Ingin tau lebih lanjut? Simak ya!

1. Apa itu Kakeibo?

twitter.com

Kakeibo berasal dari bahasa Jepang yang berarti ‘buku catatan rumah tangga’ dan biasa digunakan untuk mencatat keuangan rumah tangga. Kakeibo ini bisa digunakan untuk mencatat segala macam pengeluaran dan pemasukan, serta bisa juga mengalokasikan budget untuk tabungan. Teknik Kakeibo ini menjadi populer berkat buku yang berjudul Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money yang ditulis oleh Fumiko Chiba. Meskipun teknik kakeibo dilakukan dengan menulis secara fisik, justru banyak yang menganggapnya lebih efektif dibandingkan menggunakan aplikasi atau template keuangan. Bahkan beberapa ahli mengklaim bahwa Kakeibo bisa menghemat pengeluaran hingga 35% lho! Wah, gimana cara kerjanya ya?

2. Catat pendapatan pada awal bulan

thediscoveryblog.com

Setiap awal bulan, catat pendapatan yang kamu punya kemudian dikurangi dengan pengeluaran tetap (cicilan, bayar listrik, biaya kontrakan/kos, biaya sekolah, dan lain-lain). Hal ini bertujuan untuk menghitung sisa uang yang kamu miliki hingga akhir bulan.

3. Tentukan jumlah uang yang akan ditabung

www.losebabyweight.com.au

Setelah mengetahui jumlah uang yang tersisa, tentukan jumlah uang yang ingin kamu tabung, kemudian sisihkan. Uang yang tersisa dari pendapatan dikurangi pengeluaran tetap dan tabungan adalah uang yang bisa kamu gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

4. Catat setiap pengeluaran harian
www.fun-japan.jp

Selanjutnya kamu mencatat pengeluaran di setiap harinya. Agar kamu lebih mudah dalam mencatat, kelompokkan pengeluaran menjadi 4 kategori: survival atau kebutuhan (makanan, transportasi, obat-obatan), opsional atau rekreasi (cemilan, makan di restoran, belanja, rokok), culture atau tambahan wawasan (buku, film, koran, majalah), extra (kado, biaya perbaikan).

5. Tuliskan juga pengeluaran tahunan
blog.quizzle.com

Kamu juga bisa menuliskan pengeluaran tahunan, goal yang ingin kamu capai (misalnya liburan), atau memecah setiap kategori pengeluaran menjadi lebih spesifik. Biasanya pengeluaran makanan yang paling menghabiskan banyak uang dibagi lagi menjadi kategori yang lebih rinci. Mulai dari karbohidrat, daging, sayur dan buah. Nah, dengan ini kamu bisa melihat apakah pengeluaran dan menumu sudah ideal atau belum.

6. Lakukan evaluasi di akhir bulan

thecusp.com.au

Setelah berhasil mempraktikkan kakeibo selama satu bulan, lakukanlah evaluasi di akhir bulan. Hal ini berguna untuk merefleksi diri dan juga melihat kembali kesalahan-kesalahan finansial di bulan tersebut. Dengan demikian, kamu bisa mengatur uang dengan lebih baik lagi di bulan berikutnya.

7. Alokasikan pengeluaran dengan amplop

www.savingnspending.com

Selain mencatat pendapatan dan pengeluaran dalam sebuah buku catatan, kakeibo juga menganjurkan kita untuk mengkategorikan pengeluaran ke dalam amplop. Konsep menabung dalam amplop ini sebenarnya bukan hal baru ya, tapi tentunya cara ini akan membantumu mengatur pengeluaran dengan lebih terorganisir. Caranya gampang, kok! Kamu hanya perlu memisahkan uang dan memasukkannya ke dalam amplop-amplop yang telah dilabeli dengan masing-masing kategori pengeluaran. Misalnya amplop ‘Pengeluaran Tetap’, amplop ‘Rekreasi’, dan amplop ‘Culture'.

Kalau isi salah satu amplop sudah habis, kamu gak boleh mengambil uang dari amplop lainnya. Misalnya, kalau kamu kehabisan uang dalam amplop ‘rekreasi’, kamu harus menunggu jatah bulan depan daripada mengambil ‘jatah’ dari amplop lain. Nah, kalau di akhir bulan masih ada uang yang tersisa, uang tersebut akan dimasukkan dalam tabungan.

Hm, ternyata begitu toh cara orang Jepang mengatur keuangannya. Sederhana tapi butuh ketelitian ya.  Bisa banget tuh kita contoh dan praktikkan di kehidupan sehari-hari. Keuangan kita bisa jadi lebih sehat, dan gak perlu lagi deh khawatir harus bertahan dengan mie instan saja di akhir bulan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Patut Curiga, Ini 6 Tanda Kalau Kamu Cuma Dijadikan Selingkuhan Oleh Pasangan. Tragis!

Patut Curiga, Ini 6 Tanda Kalau Kamu Cuma Dijadikan Selingkuhan Oleh Pasangan. Tragis!

Karena Daun Kelor Banyak Manfaatnya, Ini 7 Tips Menanam Pohon Kelor yang Benar

Karena Daun Kelor Banyak Manfaatnya, Ini 7 Tips Menanam Pohon Kelor yang Benar

Nggak Cuma Bisa Buat Gosok Gigi. Ternyata Ini Fungsi Lain Dari Sikat Gigi!

Nggak Cuma Bisa Buat Gosok Gigi. Ternyata Ini Fungsi Lain Dari Sikat Gigi!

Jadi Bahan Ajaib, Ini 10 Hack Baking Soda yang Bisa Buat Hidupmu lebih Mudah!

Jadi Bahan Ajaib, Ini 10 Hack Baking Soda yang Bisa Buat Hidupmu lebih Mudah!

Lagi PDKT Sama Cowok Leo? Biar Lancar, Kamu Harus Pahami Dulu 6 Karakter Ini!

Lagi PDKT Sama Cowok Leo? Biar Lancar, Kamu Harus Pahami Dulu 6 Karakter Ini!

Bangganya Jadi Anak Bungsu. Kamu yang Punya 7 Kelebihan Ini

Bangganya Jadi Anak Bungsu. Kamu yang Punya 7 Kelebihan Ini

loading