Jika Pasanganmu Melakukan 9 Hal ini, Tinggalkan Dia Sekarang Juga

06 Juli 2017
|Romlah Sundari
Life
0SHARES

Memilih pasangan bukanlah perkara mudah. Kesalahan dalam memilih pasangan dapat berdampak pada banyak hal, bukan hanya berdampak pada hubungan itu sendiri namun juga lingkungan, masa depan dan kesehatan mental seseorang. Karena jika kamu tidak berhati-hati dalam memilih pasangan, bisa-bisa kamu mengalami berbagai bentuk kekerasan.

Salah satu bentuk kekerasan yang dapat terjadi dalam hubungan asmara seseorang adalah kekerasan emosional. Bentuk kekerasan yang satu ini sangat samar dan mungkin tidak disadari oleh korbannya. Namun dampak yang diakibatkan oleh kekerasan emosional sangat berbahaya dan masih akan terasa bahkan setelah hubungan tersebut berakhir, karena kekerasan emosional menyerang mental dan keadaan psikis seseorang.

Mereka yang mengalami kekerasan emosional biasanya akan memiliki kepercayaan diri yang rendah dan mengalami berbagai gangguan mental lainnya yang sulit untuk disembuhkan meski hubungan tersebut telah berakhir. Jika kamu merasa hubunganmu saat ini tidak sehat, perhatikan sembilan ciri-ciri kekerasan emosional dalam hubungan ini, siapa tahu kamu adalah korban kekerasan emosional tanpa kamu sadari.

1. Pasanganmu sering mengkritik atau mempermalukanmu di depan umum

Mengkritik pasangan atas perilaku atau sikapnya yang salah merupakan sesuatu yang wajar dan memang harus dilakukan dalam setiap hubungan. Namun jika kritik tersebut dilontarkan di depan umum dan alih-alih bersifat konstruktif, malah justru mempermalukanmu dan menjatuhkan kepercayaan dirimu, ini adalah bentuk kekerasan emosional. Terlebih jika dilakukan secara terus menerus, hal ini dapat berdampak besar bagi kepercayaan dirimu di kemudian hari.

2. Kamu selalu merasa bersalah dan takut melakukan kesalahan

Kamu merasa seperti sedang berjalan diatas kaca rapuh yang bisa hancur kapan saja saat bersamanya? Atau kamu selalu merasa bersalah atas semua hal buruk yang terjadi dalam hubunganmu? Ini adalah pertanda bahwa hubunganmu tidak sehat. Pasanganmu bisa jadi memanipulasimu untuk selalu merasa bersalah. Dan pasangan yang manipulatif, tentu merupakan pasangan yang harus ditinggalkan.

3. Ia sering menolak untuk mengkomunikasikan persoalan yang sedang kalian hadapi, dan justru mendiamkanmu

Meski ia sering membuatmu merasa bersalah, namun ia tidak mau mengkomunikasikan persoalan yang sedang kalian hadapi bersama. Jika ada masalah, ia justru ‘menghukum’ kamu dengan cara mendiamkanmu alih-alih membicarakan dan mencari solusi bagi masalah tersebut.

4. Pasanganmu akan terus mengontakmu saat kalian sedang tidak bersama

Rasanya memang menyenangkan saat pasanganmu mengirim pesan atau meneleponmu saat kalian sedang tidak bersama, kamu merasa dirindukan dan diinginkan. Namun jika pesan atau telepon tersebut datang non-stop dan tidak memberimu ruang untuk tidak berkomunikasi dengannya, ini adalah pertanda buruk. Saat bersama pasangan memang menyenangkan, namun hubungan yang sehat adalah hubungan dimana pasangan dapat saling memberikan waktu bagi satu sama lain untuk menjalankan kehidupannya di luar hubungan mereka.

5. Pasanganmu sering menyalahkanmu untuk segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya

Menyalahkan memang bukanlah gestur yang baik dalam hubungan apapun. Jika pasanganmu sering menyalahkanmu untuk semua hal, baik dari hal besar seperti musibah hingga hal kecil seperti moodnya yang buruk, tinggalkan pasanganmu sekarang juga. Tindakan ini adalah bentuk manipulasi untuk membuatmu meragukan dirimu dan kemampuanmu. Ia akan menekan kepercayaan dirimu hingga kamu merasa kamu bukanlah siapa-siapa tanpa pasanganmu.

6. Pasanganmu sering merasa cemburu yang berlebihan dan tidak masuk akal hingga membuatmu takut

Rasa cemburu memang merupakan hal yang wajar dalam suatu hubungan. Namun jika rasa cemburu tersebut berlebihan dan tidak masuk akal, pasanganmu berarti sedang berusaha untuk mengontrol kamu. Hal ini merupakan bentuk manipulasi dari pelaku kekerasan emosional untuk membuatmu tunduk pada kemauannya.

7. Pasanganmu sering melanggar privasimu dan tidak memandangmu sebagai individu yang memiliki hidupnya sendiri

Meskipun sedang berada dalam suatu hubungan, tiap pihak seharusnya tetap memiliki kehidupan lain diluar hubungan tersebut. Kamu tetaplah seorang individu yang merdeka, yang memiliki duniamu sendiri. Keterbukaan memang menjadi hal penting dalam suatu hubungan, namun hal ini bukan berarti bahwa pasanganmu dapat melanggar privasimu dengan mengecek ponselmu tanpa seizinmu, menggunakan barang-barangmu tanpa izin atau membuat janji yang melibatkanmu tanpa terlebih dahulu berkonsultasi denganmu.

8. Pasanganmu mengisolasimu dari keluarga dan teman-temanmu

Ini adalah bagian terburuk dari kekerasan emosional: Isolasi. Pasangan yang menjauhkanmu dari teman dan keluargamu jelas bukan merupakan pasangan yang baik dan harus kamu tinggalkan sekarang juga. Hubunganmu tidak seharusnya mengisi seluruh hidupmu. Dengan menjauhkanmu dari teman dan keluarga, kamu akan semakin merasa tidak berdaya dan berada di bawah kontrol penuh pasanganmu.

9. Pasanganmu mengancam akan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri jika kamu meninggalkannya

Ini adalah bentuk kekerasan emosional yang paling klasik. Dengan ancaman seperti ini, pelaku kekerasan akan berusaha mengunci posisi korban dalam hubungan tersebut. Hubungan, terlebih yang belum berada di dalam ikatan pernikahan, adalah sesuatu yang bersifat sukarela. Kamu tidak dapat memaksa seseorang untuk tetap berada dalam hubungan tersebut. Apalagi menggunakan ancaman.

Menjalin hubungan memang merupakan sesuatu yang menyenangkan. Selain merasa dicintai dan mendapatkan objek untuk dicintai, berada dalam sebuah hubungan akan memberikanmu perasaan aman dan nyaman. Akan tetapi menjalin hubungan bukanlah hanya perkara memberi dan menerima cinta. Terdapat dimensi yang lebih luas dari sekadar cinta. Dalam sebuah hubungan yang sehat, selain cinta, disana juga harus ada rasa hormat, kompromi, dan pemahaman yang mendalam akan satu sama lain.

Karena itu, pastikan bahwa kamu telah memperlakukan pasanganmu dengan benar. Cintai dan hormati ia baik sebagai pasanganmu, maupun sebagai individu yang merdeka.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES