Jangan Malu Dibilang Telat! Menikah di Usia Matang Banyak Keuntungannya

30 Juni 2018
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Di Indonesia biasanya di usia 20 tahunan sudah dibingungkan oleh urusan pernikahan. Berbagai tekanan dari lingkungan mulai menjerat. Saat pertemuan keluarga, banyak yang mulai menayakan “Kapan nikah?”. Kamu harus bisa berkelit dari pertanyaan itu biar nggak terus menghantuimu. Sebenarnya sih, kamu tinggal jawab aja “Nunggu usia matang”. Tahu nggak ternyata menikah di usia matang itu banyak keuntungannya lho, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Puas bergaul sama teman

Belum adanya pasangan membuat kita masih bisa bergaul dengan teman. Kita tak perlu takut adanya rasa cemburu dari pasangan karena seringnya kita ngelayap bersama teman. Jadi, selagi masih muda manfaatkanlah untuk mencari teman sebanyak mungkin. Saat sudah berkeluarga tentunya waktu kita akan lebih tertuang untuk keluarga kan?

2. Lebih merasa percaya diri

Di usia yang matang, rasa percaya diri pun akan semakin besar. Ya, usia yang semakin bertambah, tentunya pengalaman pun bertambah. Dengan banyak pengalaman, kita bisa semakin percaya diri dalam melakukan berbagai hal, termasuk menjalani kehidupan rumah tangga.

3. Emosi lebih stabil

Usia memang tidak menjamin kedewasaan seseorang. Tapi, setidaknya dengan usia yang matang, kita akan lebih berpikir sebelum bertindak. Nggak mungkin kan di usia yang dewasa, kita masih mau terlihat seperti anak-anak? Jadi, bisa dikatakan bahwa semakin matang usia, emosi pun bisa lebih dikendalikan.

4. Sudah mapan

Mapan, menjadi alasan kuat seseorang untuk mengakhiri masa lanjang. Siapa juga coba yang mau melirik kita kalau kita masih hidup serabutan. Parah lagi masih bergantung sama orangtua. Kalau berumah tangga, mau gimana mau menjalankan rumah tangga? Nah, jika nikah di usia matang, kita bisa mempersiapkan semuanya. Kita bisa bekerja dulu, lalu menabung. Mungkin, bisa beli rumah juga.

5. Bisa meraih yang diimpikan

Ketika sudah berkeluarga, kita tidak bisa berlaku egois dengan hanya mementingkan impian kita semata. Pasangan kita pastinya juga punya impian tersendiri. Belum lagi kalau sudah dikaruniai anak, sudah pasti impian kita hanya tinggal kenangan. Makanya, sebaiknya kita wujudkan impian kita terlebih dahulu sebelum menikah, biar nggak mupeng nantinya.

6. Bisa bahagiakan orangtua dahulu

Jasa kedua orangtua kita memang tidak bisa kita balas. Namun, alangkah baiknya jika kita mencoba untuk membalasnya. Hal itu agaknya sulit diwujudkan bila kita buru-buru menikah. Ya, kita bisa mengajak orangtua pergi jalan-jalan atau sekadar memberinya hadiah. Saat sudah nikah, prioritas kita pasti lebih ke pasangan. Ya nggak?

7. Lebih menghargai komitmen

Di usia matang, mungkin kita telah melewati lika-liku percintaan. Dengan begitu, kita akan lebih menghargai komitmen bersama pasangan. Selain itu, kita juga lebih merasa yakin dengan pasangan yang telah kita pilih. Jadi, kemungkinan besar kebahagian bisa tercapai dalam kehidupan rumah tangga.

 

Sebenarnya sih masih banyak keuntungannya menikah di usia matang. Dari segi kesehatan, menikah di usia matang juga lebih dianjurkan lho. So, nggak usah malu ya kalau belum menikah di usia belia.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES