Jangan Bangga Punya Pasangan, Belum Tentu Dia Orangnya. Cek Tanda-tanda Jodohmu!

21 Oktober 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Pacaran bertahun-tahun pasti jodoh? Yakin nih? Belum tentu lagi. Memang sih jodoh itu urusan takdir. Takdir yang diikhtiarkan katanya. Tapi kalau kamu mengalami hal-hal ini, kayaknya kamu perlu berpikir ulang deh untuk melanjutkan hubungan yang telah terjalin, entah sudah lama atau baru seumur jagung. Daripada nantinya jadi masalah terus sadar kalau nggak jodoh dan sudah terlambat.

1. Kalian jarang mengobrol. Kalau ketemu banyak diamnya

Waduh, kebayang nggak serumah sama orang yang diajak ngobrol aja susah? Nanti rumah kalian sepi dan horor dong kayak di Pengabdi Setan. Mungkin dulu awal-awal ada banyak yang diperbincangkan, karena masih pendekatan dan banyak yang belum kalian tahu satu sama lain. Tapi semakin ke sini kok jadi makin susah menemukan topik yang bikin obrolan jadi seru ya? Kalau jodoh sih ngobrolin upil jatuh ke lantai juga nyambung.

2. Nggak ada yang tahu kalian pacaran

“Kok kamu nggak pernah ngenalin aku ke teman-teman?”

“Buat apa sih? Nanti aja aku kenalin pas kasih undangan.”

Hellooow kalau kamu diajak ngedate nya di tempat-tempat yang jauh dari keramaian, jauh dari kemungkinan ketemu sama teman-temannya, dan sekalinya ketemu nggak dikenalin juga, hati-hati. Dia nggak bangga tuh punya pacar kamu. Mungkin dia nggak berpikir kamu akan jadi pasangan jangka panjang. Ajak ngobrol dulu aja, tanyakan apa alasannya berbuat seperti itu. Kalau alasannya absurd, ya mungkin ini saatnya mengakhiri.

3. Saling tidak percaya

“Kamu kok tadi aku telpon nggak angkat?”

“Sorry sayang, aku lagi nugas kelompok tadi.”

“Bohong! Kamu pasti lagi sama si Dina makan berdua candle light dinner iya kaaannn?!”

Yah yang begini mah modelnya insecure sendiri. Kalau kamu pacaran tapi harus melapor 24 jam apa yang kamu lakukan, mending jadi petugas keamanan deh lapor sama hansip. Kepercayaan adalah salah satu pondasi utama sebuah hubungan. Kalau nggak percaya, ngapain pacaran?

4. Jauh dari gambaran masa depan

Teman-temanmu yang punya pasangan lagi heboh-hebohnya cerita kalau mereka baru aja buka rekening tabungan berencana yang akan digunakan untuk menabung biaya pernikahan dan lain-lain. Kamu lalu sadar bahwa selama ini kamu dan pacar nggak pernah ngomongin masa depan bersama, bahkan sekadar rumah impian pun enggak. Nah dari situ kamu bisa tahu bahwa kamu sendiri sebenarnya juga nggak ingin membangun masa depan bersamanya kan?

5. Ketika kamu bahagia atau sedih, dia bukan orang pertama yang ingin kamu beritahu

Bukannya langsung ngabarin dia waktu kamu baru dapet kupon makan gratis di tempat paling hits di kotamu, kamu malah mengontak orang lain. Atau kamu dipilih buat jadi asisten riset di kampus dan kamu bahagiaaaa banget. Tapi anehnya kamu nggak kepingin tuh ngasih tahu dia pertama kali. Berarti dia bukan orang penting tuh di hidupmu, setidaknya menurut alam bawah sadarmu demikian.

6. Ada kebiasaan yang tidak kamu sukai darinya tapi terpaksa kamu terima

Misalnya dia nggak pernah lepas dari handphone, bahkan ketika makan bareng atau pergi berdua. Yang mestinya kalian ngobrol dengan syahdu, perhatiannya terpecah ke gadget. Kamu pun sudah berkali-kali memperingatkannya, tapi nggak ngefek. Akhirnya kamu mengalah. Tapi dalam hati mah kamu kesal setiap kali dia melakukannya. Yakin mau begitu sampai menikah, punya anak, punya cucu?

7. Kamu merasa berjuang sendiri

Kayaknya dalam hubungan ini kamu doang nih yang usaha. Ketika dia berbuat salah dan kamu marah, dia malah marah balik dan akhirnya kamu yang minta maaf. Kamu selalu ada buat dia, tapi pas kamu lagi bad day dan mau cerita, dia malah tidur. Kalau cinta sih mengusahakan. Sesederhana itu.

Jadi kalau kamu mengalami hal-hal itu, yuk di-review lagi hubungannya. Sebelum terlambat, kamu masih punya kesempatan untuk menemukan jodohmu yang sesungguhnya. Kalau jodoh sih harusnya segala sesuatu akan terasa mudah dijalani.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES