Jadi Oase Bagi Perempuan yang Ogah Dimadu, Desa Penglipuran di Bali Melarang Poligami!

sportourism.id

Bali tidak hanya dikenal karena keindahan destinasi wisatanya, tetapi juga dikenal dengan budayanya yang sangat lestari dan masih sangat dipegang teguh oleh masyarakatnya hingga saat ini. Kalau kamu berkunjung ke Bali, kamu pasti akan dibuat takjub oleh masyarakatnya yang sangat menghormati dan menghargai budaya warisan leluhur mereka. Tidak hanya itu, budaya Bali sendiri pun mempunyai banyak keunikan yang tidak ada duanya.

Nah, kali ini Yukepo mau membahas budaya Bali, guys. Lebih tepatnya, Yukepo mau membahas tentang salah satu hukum adat di Bali yang sangat unik: hukum adat anti poligami. Salah satu desa adat di Bali menganut dan menjaga hukum adat ini sampai sekarang lho. Mau tau info lengkapnya? Langsung aja yuk kita kepoin!

www.airmagz.com

Kalau kamu berniat mempunyai istri lebih dari satu, jangan berani tinggal di desa Penglipuran. Desa adat yang terletak di kabupaten Bangli, Bali, ini membuat larangan berpoligami bagi warganya. Siapapun warga Penglipuran yang melanggar aturan tersebut akan mendapat hukuman berupa sanksi sosial, yakni dikucilkan oleh masyarakat Penglipuran. Hayo, jangan berani poligami kalau mau tinggal di Penglipuran ya.

twitter.com

Adalah Karang Memadu, tempat yang khusus ditujukan untuk warga desa yang melanggar hukum adat tentang poligami. Karang Memadu merupakan lahan kosong seluas 9x21 meter yang terletak di sebelah selatan Penglipuran. Jadi, jika ada warga Penglipuran yang berani memiliki istri lebih dari satu, maka ia akan diasingkan di Karang Memadu.

sinarharapan.net

Pelanggar adat tersebut akan dibangunkan sebuah rumah khusus di Karang Memadu yang jauh dari akses masyarakat. Ia akan terus diasingkan di Karang Memadu hingga ia berani menghentikan praktik poligami yang dilakukannya. Sampai saat ini, tidak ada warga Penglipuran yang berani melanggar hukum adat anti poligami ini.

www.netralnews.com

Hukum adat anti poligami ini sudah diwariskan secara turun-menurun oleh tetua adat di Penglipuran. Dulunya, hukum ini merupakan hukum tidak tertulis, namun saat ini sudah berubah menjadi hukum tertulis. Para pelanggar hukum adat tidak hanya akan diasingkan oleh masyarakat, tetapi juga tidak boleh mengunjungi Pura.

www.youtube.com

Terbukti warga Penglipuran sangat menjaga dan melestarikan adat dari para leluhur. Mereka sangat menghargai dan menghormati warisan adat. Oh iya, Penglipuran ini tidak hanya menawarkan budaya Bali yang begitu kental, tetapi juga menawarkan alam yang lestari dan tentunya sangat memesona. Tak heran jika Penglipuran banyak dikunjungi oleh wisatawan, lokal maupun asing, yang penasaran dengan suasana desa adat yang satu ini.

 

Poligami memang menjadi sesuatu yang banyak diperdebatkan oleh masyarakat Indonesia. Bagi kita perempuan, praktik ini bisa jadi melukai dan berat untuk dilakukan. Mungkin karena itu Desa Penglipuran menetapkan aturan adat anti poligami. Gimana menurutmu, girls? Apakah aturan adat ini harus dilestarikan?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Pacarmu Kelak Akan Menjadi Suami yang Ideal Jika Memiliki 7 Sifat Ini

Pacarmu Kelak Akan Menjadi Suami yang Ideal Jika Memiliki 7 Sifat Ini

Ternyata Media Sosial Punya Dampak Buruk Bagi Hubungan Asmara Kamu. Ini Bahayanya!

Ternyata Media Sosial Punya Dampak Buruk Bagi Hubungan Asmara Kamu. Ini Bahayanya!

Agar Puasa Tetap Berkah, Lakukan Ini Untuk Menghindari Kejulidan dan Pergunjingan!

Agar Puasa Tetap Berkah, Lakukan Ini Untuk Menghindari Kejulidan dan Pergunjingan!

Biar Nggak Boros Ngopi Cantik di Cafe Terus, Sulap Halamanmu Jadi Taman Minimalis!

Biar Nggak Boros Ngopi Cantik di Cafe Terus, Sulap Halamanmu Jadi Taman Minimalis!

Cuma 1 Menit, 6 Cara Instan Ini Bisa Bantu Kamu Merasakan Kebahagiaan yang Hakiki

Cuma 1 Menit, 6 Cara Instan Ini Bisa Bantu Kamu Merasakan Kebahagiaan yang Hakiki

Meski Sering Bikin Kesel, Ternyata Patrick Mengajarkan 7 Filosofi Ini dalam Hidupnya

Meski Sering Bikin Kesel, Ternyata Patrick Mengajarkan 7 Filosofi Ini dalam Hidupnya

loading