Inspiratif, Mahasiswi Manado Ini Dirikan Pasar Pustaka dan Mengajar Anak-anak Kompleks Pasar

25 Oktober 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Minat membaca memang sedang gencar-gencarnya dikampanyekan di Indonesia. Baik pemerintah maupun masyarakat telah membuat kegiatan-kegiatan yang dapat menarik minat lebih banyak orang untuk membaca. Di Manado, seorang mahasiswi mendirikan Pasar Pustaka di mana anak-anak pedagang dan siapa saja di kompleks pasar dapat membaca buku-buku dan belajar bahasa Inggris secara gratis. Masih muda, cantik, pintar dan peduli pada sesama. Inspiratif banget!

Namanya Tria Divinity Malengsang, mahasiswi semester 7 Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi Manado ini memang layak disebut sebagai tokoh inspiratif. Cewek yang akrab disapa Tria ini membuat suasana di tengah Pasar Karombasan, Manado, Sulawesi Utara, agak berbeda. Pasalnya, ada perpustakaan dan acara belajar bahasa Inggris setiap hari Selasa dan Kamis mulai pukul 14.00 hingga 17.00.

Ada sekitar 30 anak yang datang pada hari-hari tersebut. Rata-rata mereka berasal dari daerah sekitar pasar yang orangtuanya berjualan di sana. Ada yang masih sekolah, ada pula yang sudah putus sekolah. Di Pasar Pustaka telah tersedia 600-an judul buku yang dapat dibaca anak-anak yang berusia mulai lima hingga belasan tahun. Pasar Pustaka sudah berdiri sejak April lalu.

Tria yang merupakan Juara Harapan 1 ajang Noni Sulawesi Utara 2015 ini menjalankan program Pasar Pustaka didampingi Putri Sulamit, ajang untuk perempuan yang tak hanya cantik tapi juga punya arti atau dengan kata lain memberikan inspirasi bagi sekitarnya. Tria juga ditemani seorang relawan yang membantu mengajar bahasa Inggris. Latar belakang murid-muridnya berbeda satu sama lain. Ada yang difabel, ada yang berasal dari keluarga broken home.

Bagi Tria, bukan hanya anak-anak itu yang belajar di Pasar Pustaka. Ia juga mendapatkan banyak hal dari anak-anak yang diajarnya. Menurut Tria, lingkungan pasar yang panas dan pengap serta kadang-kadang berbau tidak sedap, belum lagi ditambah ancaman preman bukan halangan. Bagaimanapun keadaannya, anak-anak itu harus terus dididik dan diajak untuk gemar membaca supaya masa depannya lebih baik.

Hebat banget ya, masih kuliah sudah bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan. Patut dicontoh nih, guys. Kalau kamu, udah ngapain? Sudah jadi salah satu anak muda indonesia yang menginspirasi belum?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES