Inilah Perbedaan Kamu dan Diki Suryaatmadja di Usia 12 Tahun

06 September 2016
|Reza Pratama
Life
0SHARES

Mungkin dari kalian masih banyak yang belum tau dengan anak hebat yang satu ini. Usianya baru 12 tahun, namun siapa sangka Cendikiawan Suryaatmadja atau biasa dipanggil Diki mendapat beasiswa di University of Waterlo, Ontorio, Kanada. Waw banget kan? Dan yang lebih waw nya lagi dia mendapat kehormatan mendalami ilmu fisika di Universitas tersebut. Selain mempelajari fisika, Diki pun akan mengambil kelas kimia, matematika, dan ekonomi.  Kita dibuat takjub sama bocah yang satu ini. 12 tahun aja pencapaiannya udah luar biasa, mungkin beberapa tahun ke depan dia bisa berkembang jauh lebih pesat dari usianya saat ini.  Di saat Diki yang berumur 12 tahun sudah masuk Universitas di Kanada, kira-kira di umur yang sama kamu lagi asik-asiknya ngapain? Mungkin gambar-gambar ini bisa mewakili kalian di umur 12 tahun.

1. Main Layangan

Nih buat para cowok, mungkin disaat kamu masih berusia 12 tahun kamu tau dengan mainan ini. Atau mungkin pernah mainin juga? kalo begitu selamat, artinya kamu sudah cukup tua saat ini. Haha! Layangan buat sesuatu hal yang baru di telinga anak 80-90an. Nah, hal yang paling dikangenin waktu main layangan adalah ketika layangan kita putus atau melihat ada layangan putus pasti kita sebagai jiwa anak-anak langsung lari ikut mengejar ke arah layangan yang putus. 

2. Meniru Kartun Favorit

Untuk anak di usia 12 tahun, bukan sesuatu yang aneh lagi jika anak tersebut senang meniru gaya tokoh kartun favorit mereka. Ayo pas kamu usia 12 tahun, kartun favorit apa yang kamu tiru?  

3. Itu main lumpur apa main oli?

Nah, siapa nih yang suka maen lumpur pas masih kecil? Atau sampe sekarang lumpurnya masih nempel di badan? Engga dong ya. 

4. Petak Umpet

Permainan legend yang satu ini hampir setiap anak pastinya pernah merasakan. Petak umpet adalah salah satu permainan tradisional anak-anak yang sudah sangat terkenal. Kalau anak-anak Sunda biasa menyebut petak umpet ini dengan ucing sumput, sedangkan kalau di Jawa disebut lithungan.Tapi kamu tahu enggak, ternyata selain di Indonesia permainan ini juga sangat digemari oleh anak-anak di luar negeri, di sana disebutnya Hide and Seek. Permainan ini bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru. Permainan ini sangat populer dibanding permainan tradisional yang lain karena permainan ini sangat mengasyikan dan juga banyak manfaatnya. Selain itu juga tidak diperlukan alat-alat dalam permainan ini, hanya dengan memanfaatkan lingkungan sekitar untuk bersembunyi dan kamu sudah bisa bermain Petak Umpet.

5. Main Kelereng

Kamu buat anak 90-an pasti pernah main permainan ini. Permainan kelereng merupakan jenis permainan rakyat yang banyak digemari terutama oleh anak-anak. Kelereng atau gundu merupakan mainan kecil berbentuk bulat nan terbuat dari kaca, agate atau tanah liat. 

6. Main Tamiya

Pasti kamu tau dong mainan yang satu ini. Yup, tamiya memang terkenal banget di era tahun 1980-an akhir dan 1990-an. Rasanya pada zaman itu, semua anak pengen punya tamiya, otak-atik mobilnya, dan ngadu sama temen buat lihat tamiya siapa yang paling keren.

Nah, mungkin itu segelintir gambar yang membedakan kamu ketika umur 12 tahun dan Diki ketika umur 12 tahun, yang mana di umur semuda itu ia sudah diterima di Universitas Waterloo, Kanada. Kita patut bangga sama pencapaian yang diraih Diki Suryaatmadja. Kalo Diki bisa, kenapa kita gak bisa?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Hidup seperti Larry!"
0SHARES