Inilah Perasaan Cewek yang Nikah Duluan Saat Sahabat Seumuran Masih Hura-hura

02 Mei 2017
|Pristiqa Wirastami
Life
0SHARES

Selama ini banyak dibahas tentang barisan cewek-cewek yang harus slow yang sampai sekarang belum juga menemukan jodohnya. Sementara usia sudah siap untuk segera menikah. Namun tak banyak tahu tentang perasaan mereka yang memilih menikah muda, sedangkan sahabat-sahabat sepermainan masih asyik dengan dunia mereka sendiri. Kini cerita datang dari mereka yang sudah berstatus istri, di saat sahabat-sahabatnya masih enjoy dengan status single happy. Tak selalu bayangan indah tentang pernikahan tak bisa berakhir. Namun bukan berarti memilih menikah duluan adalah sebuah kesalahan.

1. Cap cewek paling beruntung sudah tentu kamu dapatkan

Mungkin karena doktrin dari berbagai macam budaya pop tentang gambaran pernikahan yang indah, cewek-cewek masa kini mendambakan setengah mati tentang sebuah pernikahan. Pernikahan digambarkan sebagai sesuatu yang manis dan kisahnya selalu digambarkan sebagai kisah yang bahagia sampai nanti.

Itulah mengapa ketika kamu memutuskan menikah lebih dulu dibandingkan teman-temanmu, kamu pasti akan dianggap selangkah lebih maju. Dan apa lagi yang bisa menggambarkan kondisi sekarang selain sebagai cewek beruntung?

2. Sahabat-sahabatmu pikir pernikahan adalah akhir yang bahagia persis di cerita-cerita dongeng

Di pikiran banyak orang, pernikahanmu adalah sebuah akhir yang bahagia. Akhir proses indah dari perjalanan cintamu bersama pasangan yang mungkin selama ini banyak terganjal kerikil dan hambatan dalam hubungan. Bak di negeri dongeng, kamu layaknya seorang putri yang semasa menjadi single selalu menderita. Pernikahan seperti menjadi satu-satunya jalan keluar yang bisa menyelamatkanmu dari hidup yang menyedihkan.

3. Persiapan pernikahan yang kelihatan sweet, juga sukses bikin teman-temanmu iri

Semua itu hanya dilihat dari pesta pernikahan yang terlihat indah. Mulai dari gaun pengantin yang menawan, dekorasi yang indah, dan hal teknis lainnya. Semuanya hanya tentang hal-hal yang terlihat kasat mata.

4. Orang lihatnya kamu enak udah punya suami, kemana-mana nggak perlu sendiri lagi

Kadang orang menilai pernikahan itu dangkal, kamu tak akan kemana-mana lagi sendiri karena sudah ada suami yang menemani. Pernikahan memang soal pendampingan, namun bukanlah pendampingan yang sedangkal itu. Setelah menikah kamu malah dituntut menjadi cewek yang lebih mandiri.

5. Padahal menjadi istri membuatmu memiliki tanggung jawab baru yang nggak gampang

Hal yang tak banyak orang tahu, selepas status berubah menjadi istri, itu berarti banyak tanggung jawab baru yang menanti. Sebab pernikahan juga soal kerjasama antara suami dan istri. Ada tugas-tugas yang memang sudah menjadi kewajiban suami, dan juga hal yang sama untuk istri. Kamu akan punya tugas baru sebagai seorang istri.

Jangan berpikir tugasnya hanya sebatas membuatkan suami teh di pagi hari. Tapi tugas istri adalah juga tentang kesabaran dan ketenangan sikap, ketika sebuah masalah merundungi rumah tangga yang baru saja dibangun. Kamu dituntut untuk bisa mengontrol emosi, agar tak pernah ada perkataan yang menyakiti.

6. Saat sahabat-sahabatmu bisa bebas hangout di akhir pekan! Sementara kamu, urusan keluarga harus yang terdepan

Teman-temanmu yang single akan bebas menentukan waktu kapan mereka akan nongkrong. Tanpa perlu meminta persetujuan siapapun. Kamu tak bisa sebebas dulu. Ada keberadaan seseorang yang harus kamu hargai. yaitu dengan menjadikan urusan keluarga menjadi prioritas yang utama.

7. Kalau dulu saat pacaran kamu bisa ngambek gara-gara hal sepele, kalau sekarang sih paling didiemin suami, jangan harap dapet rayuan gombal lagi

Setelah menikah, jangan harap kamu bisa seenaknya mengancam pasangan dengan jurus ngambek. Dan berharap pasangan akan merayumu dengan serangkaian gombalan agar kamu tak lagi ngambek. Menikah membuat kamu dan dia harus meninggalkan masa-masa itu, apalagi kalau ngambek hanya karena hal sepele. Tenagamu dan dia harus disimpan dengan baik agar bisa menghadapi permasalahan yang lebih berat lainnya.

8. Pernikahan adalah awal cerita baru yang harus dipersiapkan dengan matang

Padahal yang indah-indah dari sebuah pernikahan hanyalah sebuah permulaan. Pernikahan tetaplah proses hidup sebagaimana proses hidup yang lainnya. Tetap akan ada jatuh bangun yang akan kamu hadapi bersama pasangan. Lepas dari satu masalah, pernikahan bisa saja membuatmu menemui masalah baru.

Dari sanalah kamu dipaksa mengubah pola pikir yang masih ingin selalu enaknya saja. Karena menikah tak akan membuatmu menghadapi hal-hal yang enaknya saja. Menikah juga akan menghadapkanmu pada masalah lain yang tak kalah pelik. Tapi kali ini kamu dan pasangan harus mandiri. Karena hanya kalian sendiri yang mampu menyelesaikannya.

9. Cuma kalau ditanya menyesal atau nggak menikah duluan dibanding yang lain? Kamu mantap menjawab : "Enggak sama sekali!"

Namun terlepas dari suka dan duka pernikahan yang semakin kesini semakin sama banyaknya, kamu tak pernah merasa keputusanmu untuk menikah lebih dulu dibandingkan yang lain adalah sebuah kesalahan. Ada banyak hal yang membuatmu tak pernah berhenti untuk bersyukur. Kalau bukan cinta, kamu tak tahu lagi apa namanya.

Banyak yang bilang, mengambil keputusan menikah harus melalui sebuah pertimbangan matang. Sama sekali tak ada yang salah dengan nasihat ini. Karena pada akhirnya menikah adalah soal awal perjuangan, untuk membentukmu sebagai pribadi yang lebih baik lagi. Bedanya, setelah menikah segala perjuangan bisa dihadapi berdua.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES