Ini Alasan Kenapa Cyber Bullying Bikin Kamu Rugi Sendiri

08 Juli 2018
|Mega Fitriyani
0SHARES

Belakangan ini, hujatan dan hinaan jadi sesuatu yang begitu mudah terlontar, terutama di dunia maya. Seseorang sepertinya lebih sering dihadiahi hujatan daripada konten memuji, bahkan nggak jarang, hujatan yang diberikan sangat keterlaluan. Bowo, sang artis Tiktok yang masih begitu belia adalah salah satu contohnya. Hampir semua postingan bertema Bowo akan dihujat, bahkan postingan yang nggak berhubungan dengan Bowo pun dikomentari netizen dengan konten hinaan kepada Bowo.
Bocah kecil yang masih dalam masa pencarian jati diri ini pun dibully ramai-ramai meskipun rasanya kesalahan yang ia lakukan nggak seberapa. Selain Bowo, sederet selebgram, selebtiktok, atau youtuber pun mendapatkan cacian yang nggak kalah pedas. Mimi Peri, Nurani, Mulan Jameela, Ayu Ting-Ting, dan sederet public figure lain dipastikan pernah merasakan pedasnya komentar nitizen di dunia maya. Padahal, hinaan yang dilontarkan, sekali pun di dunia maya, banyak memberikan dampak negatif buat pelakunya, lho. 

1. Mudah terobsesi sesuatu

Saat kamu melakukan bully kepada orang lain, kamu mulai terobsesi untuk menghindari kejadian yang sama terjadi padamu. Misalnya, kamu membully seseorang yang bertubuh gendut, dengan mengatakan bahwa dia jelek, gendut, bahkan menyamakannya dengan binatang, kamu pun mulai merasa takut menjadi gendut. Kamu nggak ingin seseorang memberikan hinaan yang sama kepadamu. Padahal, bagaimana pun bentuk tubuhmu, kamu punya kesempatan yang sama untuk jadi menawan dan berprestasi. Ngapain sih, mempermasalahkan berat badan melulu?

2. Dibenci orang lain

Membully orang lain di internet dengan tujuan membuat lelucon jadi hal yang biasa? Duh! Percaya, deh, tindakan kamu itu sama sekali nggak positif. Nggak akan ada orang lain yang menjadi lebih hormat atau suka padamu hanya karena kamu suka merendahkan orang lain. Apakah kamu pernah melihat sesorang dipuja di internet karena perilaku membully orang lain? Nggak ada. Orang yang biasanya membully justru kebanyakan menggunakan fake account agar mereka tidak bisa dilacak identitasnya. 

3. Membuat mental kamu jadi pengecut

Login menggunakan akun bodong, lalu kamu berkata kasar, membully orang lain dengan akun itu. Kamu merasa aman? Belum tentu. Ada banyak orang yang bisa melacak identitasmu meskipun kamu pakai akun bodong. Kamu bisa lihat sederet kasus cyber yang membuat pelakunya terseret masalah hukum. Justru, membully di sosial media atau internet akan membangun kepribadian pengecut di dalam dirimu. Kamu berani berkata kasar, mencaci maki orang lain di sosial media, tapi begitu bertemu orang lain di dunia nyata, bertatapan mata dengannya pun kamu nggak sanggup. Duh, nggak mau jadi begitu, kan?

4. Kamu berpotensi memiliki masa depan suram

Karakter yang kamu bangun dengan cara menyakiti orang lain, dan mendapatkan kesenangan dari mmembully orang lain justru akan berdampak negatif buat dirimu. Kamu akan terbiasa menyelesaikan masalah dengan menekan atau menyakiti orang lain sehingga bukan nggak mungkin hal itu menjadi caramu berinteraksi dengan orang lain. Jika kamu punya pasangan kekasih, pacarmu nggak akan betah kamu kasarin. Jika kamu sudah jadi orang tua, kamu juga bisa melakukan kekerasan kepada anakmu. Intinya, kehidupan damai dan berbahagia yang kamu idam-idamkan bisa rusak karena ulahmu sendiri.
5. Kamu akan dihantui rasa bersalah
Ada banyak kasus bullying, termasuk cyber bullying, yang membuat korbannya depresi dan akhirnya memilih buat mengakhiri hidup. Bayangkan, betapa besar tekanan yang ia terima sampai ia bisa bertindak seburuk itu. Terlebih, kamu ikut ambil bagian dalam proses itu. Jika semuanya sudah terjadi, apakah rasa penyesalanmu akan dapat mengembalikan kehidupan orang yang sudah kamu sakiti?

6. Ingat, semua orang akan mendapatkan balasan perbuatannya

Percayakah kamu bahwa Tuhan itu adil? Jika agamamu percaya karma, seseorang akan dibalas sesuai dengan budi baik dan buruknya saat dia hidup. Sementara, jika agamamu percaya adanya kehidupan sesudah kematian, perbuatan burukmu akan berbalik dan menyerangmu. Tidak ada seorang pun yang dapat lolos dari hukuman. Nggak usah jauh-jauh, deh. Di dunia saja, kamu bisa langsung disegap di tempat jika korban bullyingmu melaporkan kamu ke pihak berwajib. 
Kamu nggak ingin kan, mengalami hal-hal buruk di atas? Bagaimana pun risikonya, yang perlu kita tekankan sekali lagi adalah betapa setiap orang punya hak yang sama untuk hidup bahagia, aman dan tenteram. Jika kamu nggak ingin disakiti, kenapa kamu harus menyakiti orang lain? Kata-kata yang kamu lontarkan, sekali pun hanya di kolom sosial media, bisa membuat seseorang merasa benar-benar nggak berharga, depresi, dan perasaan buruk lainnya.
Jika kamu membully seseorang dengan alasan nggak suka sama perilakunya, bukannya lebih baik berkomentar positif atau memberikan kritik membangun agar si dia berubah? Membully dia di sosial media nggak akan membuat sang korban sadar bahwa perilakunya mungkin salah. Hal itu hanya akan membuat dia tersakiti dan perilaku buruknya mungkin akan terus berulang. So, mulai sekarang, stop cyber bullying yuk!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mega Fitriyani
"Why worry?"
0SHARES