Indonesia Punya Akun Palsu Terbanyak, Ini 7 Alasan Seseorang Membuat Akun Palsu

08 Februari 2018
|Chandra W.

Facebook menyebutkan Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki paling banyak akun palsu. Jumlah terbanyak lainnya dimiliki oleh India, Filipina, dan Vietnam. Fenomena akun palsu sebenarnya nggak hanya ada di Facebook. Coba di antara kamu ada nggak nih yang punya akun palsu, baik Facebook, Instagram maupun media sosial yang lain?

Ternyata ada beberapa alasan yang memungkinkan seseorang membuat akun kedua, ketiga, dan seterusnya.

1. Buat jualan

Namanya buat jualan, pasti nama akunnya berbeda dengan akun untuk kegiatan pribadi dong. Ini bukan akun palsu sih. Kecuali para penjual online yang melakukan penipuan.

2. Buat kepoin mantan, pacarnya mantan, dan lain-lain

Udah putus tapi masih penasaran dengan apa yang dilakukan mantan. Mau kepo tapi udah terlanjur nge-blok semua media sosialnya. Akhirnya bikin akun palsu yang nggak pernah mengunggah apapun, followingnya dikit, pakai foto profil yang bukan foto sendiri. Hayooo ngaku siapa yang suka begini?

3. Buat mengikuti akun gosip

Sebenarnya sah-sah saja sih mengikuti akun gosip dengan akun pribadi. Tapi ada lho orang yang gengsi untuk melakukan hal ini. Ya, daripada diejekin teman-teman kan, mending bikin akun palsu. Following-nya akun-akun gosip doang. Biar tetap update berita gosip di seluruh Indonesia Raya.

4. Buat melindungi citra diri dari golongan tertentu

Gaya hidup kids zaman now seringkali berbeda antara di rumah dengan di luar. Bukannya berprasangka buruk ya, tapi memang sebagai manusia kita punya sikap yang berbeda di tempat yang berbeda pula. Misal kamu di depan teman-teman bisa tertawa ngakak, tapi di rumah kalem banget. Nah di media sosial juga sama saja. Ada media sosial yang kamu tunjukkan untuk keluarga, saudara, dan teman-teman dekat. Ada juga satunya yang misal buat ajang eksistensi diri demi menjadi influencer. Bisa aja kan? Citra dirimu tetap terjaga sebagai ‘anak rumahan’ di mata keluarga dan orang-orang terdekat. Di luar itu? Ya kamu yang tahu sendiri gimana.

5. Biar terhindar dari kejahatan

Maraknya kejahatan yang terjadi di dunia maya membuat banyak orang takut untuk menampakkan dirinya yang asli di media sosial. Saking takutnya diawasi, diikutin dan dijahati oleh orang-orang nggak bertanggung jawab, mereka akhirnya pakai nama palsu atau alamat palsu atau apa aja deh yang penting bisa buat melihat keadaan di media sosial aja.

6. Buat cari uang

Media sosial juga saat ini bisa dijadikan media untuk mencari sesruput kopi fancy di akhir pekan. Selain dengan cara berjualan, seseorang juga bisa bikin konten yang dapat menarik rupiah demi rupiah dari sponsor. Ya semacam influencer tadi. Akun ini nggak sepenuhnya palsu, hanya sifatnya lebih terbuka untuk publik. Mirip dengan poin keempat tadi.

7. Buat menebar kebencian

Buzzer politik, penebar hoax dan kawan-kawannya pasti pakai akun palsu dong. Kamu nggak usah. Hukumannya berat.

Percaya nggak percaya, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mediakix, eksperimen gitu sih. Mediakix ini membuat dua akun palsu bergaya traveler dan hanya mengambil foto-fotonya dari internet, lalu membeli followers dan membayar jasa-jasa komentar dan likes. Ternyata followersnya bisa sampai puluhan ribu dan akhirnya dua akun ini pun mendapatkan sponsor dari beberapa produk. Wah, coba deh kalian teliti lagi. influencer panutan kalian itu akunnya beneran atau jangan-jangan akun palsu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES