Hendak Wawancara Kerja? Terapkan 7 Bahasa Tubuh Ini! Dijamin Proses Wawancara Lancar!

01 November 2017
|Chandra W.
0SHARES

Tahapan wawancara kerja biasanya merupakan tahapan yang paling berat dan merupakan tahap akhir sebelum penawaran kontrak yang sangat menentukan apakah kamu akan diterima di pekerjaan tersebut atau terpaksa harus mengulangi proses rekrutmen dari awal...di perusahaan lain. Karena saat wawancara kerja, bukan kepandaianmu saja yang dinilai, tetapi juga sikapmu, yang bisa dilihat dari bahasa tubuh. Nah, penasaran gimana bahasa tubuh yang baik saat wawancara? Yuk, kepo!

1. Menatap mata pewawancara sekitar 60% total waktu wawancara kerja

Kontak mata memang sangat penting dalam berkomunikasi, nggak hanya dengan pewawancara saat wawancara kerja, tapi sebenarnya dengan siapa saja yang berinteraksi denganmu dalam kehidupan sehari-hari. Kontak mata mengindikasikan bahwa kamu memerhatikan ucapan pewawancara, tapi kalau kamu terus-terusan menatapnya, seram juga sih. Rata-rata seseorang menatap mata lawan bicara 60% dari total waktu interaksi. Ada juga yang menganjurkan untuk menatap area di tengah-tengah mata lawan bicara, di antara alis hampir ke kening karena menatap mata secara langsung bisa dianggap nggak sopan. Tergantung menurutmu lebih nyaman yang mana untuk dilakukan.

2. Saat sedang berpikir untuk menjawab, arah tatapanmu sebenarnya nggak berpengaruh

Selama ini ada banyak yang bertanya-tanya ke mana arah tatapan mata yang benar, takut dikira berbohong jika melihat ke kanan atau ke atas. Ada yang berkata bahwa tatapan mata ke kiri berarti berpikir sesuai pengalaman masa lalu sedangkan ke kanan diasosiasikan sebagai masa depan alias mengarang. Padahal sebenarnya anggapan ini salah lho. Genta Mahardhika dari Eureka Mahardhika Management Consultant mengatakan bahwa tatapan matamu ke arah mana saja nggak terlalu berpengaruh selama jawabanmu relevan dengan pertanyaan yang diberikan.

3. Tersenyum di saat-saat yang diperlukan

Tersenyum itu penting banget. Salah satu bahasa universal antara manusia dan kabar baiknya, seperti menguap, senyuman juga mudah menular dan punya kekuatan untuk mengubah keadaan jadi lebih menyenangkan. Lagipula, saat wawancara, terutama wawancara one on one (satu interviewer dan satu interviewee), penilaiannya jauh lebih subjektif. Ketika wawancara, bukan kepintaran lagi yang mesti ditonjolkan, melainkan seberapa cocok kamu dengan nilai dan budaya perusahaan yang kamu lamar. Sebisa mungkin, jadilah sosok menyenangkan untuk interviewer, salah satunya dengan tersenyum saat masuk dan saat ia melemparkan lelucon, bahkan yang garing sekalipun.

4. Jabat tangan, penentu kesan pertama

Ketika dipanggil untuk masuk ruangan wawancara, pasti kamu akan berjabat tangan sebelum dipersilahkan duduk kan? Ini saatnya meyakinkan beliau-beliau bahwa kamu orang yang tepat, bahkan dari jabatan tangan pertama. Jabatan tanganmu harus terasa tepat, nggak terlalu lemah dan nggak terlalu kencang serta berlangsung 2-3 detik.

5. Gerakan tangan saat menjelaskan sesuatu

Anggap saja kamu lagi presentasi kayak pas zaman kuliah. Gampang kan? Jangan sampai tanganmu diam saja saat menjelaskan sesuatu. Tapi jangan berlebihan juga. Usahakan tangan tetap berada di depan dada dan bergerak di area sekitar itu saja.

6. Tubuh tegap dan nggak bersandar ke kursi

Susah nih kalau sudah kebiasaan di rumah dan di kampus duduknya bersandar ke kursi. Apalagi kalau kursi yang buat wawancara ada rodanya dan bisa berputar. Harus jaga sikap, guys. Jangan sampai kelupaan mundur-mundur dan muter-muter seperti anak kecil kegirangan lho. Duduklah dengan tegap dan posisikan kakimu senyaman mungkin menghadap pewawancara. Postur tubuh yang baik mengisyaratkan kamu peduli kesehatan dan bukan pemalas. Siapa sih yang nggak mau punya karyawan yang sehat dan rajin?

7. Jangan memainkan rambut bahkan jika rambutmu seindah bintang iklan sampo sekalipun

Ini berlaku terutama untuk cewek. Mendingan rambutmu diikat atau dicepol biar fokus menghadapi pewawancara. Terlalu sering merapikan rambut mengesankan bahwa kamu terlalu jaga image sekaligus narsis dan bisa bikin pewawancara jengah. 

Terakhir, jadilah orang yang menyenangkan selama wawancara kerja. Buat pewawancara merasa cocok denganmu dan merasa bahwa kamu orang yang cocok untuk ditempatkan di perusahaan itu. Tips wawancara kerja ini sebenarnya juga bisa kamu terapkan di wawancara lainnya lho. Seperti wawancara untuk beasiswa maupun wawancara media. Karena pada intinya, semua wawancara itu sama-sama menjadi ajang bagimu untuk menunjukkan kapabilitas dan kredibilitasmu! Good luck!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES