Hati-hati! Inilah Fakta Mengerikan yang Perlu Kamu Tahu Dibalik Junk Food

21 April 2017
|Ani Nur Cholifah
Life
0SHARES

Kamu termasuk salah satu orang yang gemar mengonsumsi makanan cepat saji seperti junk food nggak? Nah, kalau ya kamu mungkin kamu belum tahu beberapa fakta yang terkandung di dalam makanan tersebut. Makanan yang cukup praktis dan dikemas dalam harga yang terjangkau ini ternyata nggak baik untuk kesehatan lho.

Kadang kebanyakan masyarakat sering mengatakan “Hati-hati kalau memilih makanan, jangan sembarangan harus cari yang sehat”. Sayangnya pernyataan seperti itu nggak berlaku lagi kalau sudah berhubungan dengan perut yang keroncongan alias lapar parah. Secara otomatis kamu pasti akan memilih untuk pesan makanan yang cepat saji di zaman yang sudah modern seperti ini, karena untuk mendapatkan  junk food juga cukup mudah tinggal duduk manis di rumah, pesan beberapa saat kemudian makanan datang.

Nah, YuKepo kali ini mau berbagi tentang kandungan mengerikan di dalam junk food yang ternyata nggak baik untuk kesehatan tubuh kamu. Langsung aja yuk kepoin!

1. Adanya kandungan propilen glikol

Kamu pasti bertanya-tanya apa sih kandungan propilen glikol? Kandungan itu merupakan bahan antibeku yang berfungsi untuk menambah citarasa suatu makanan. Selain itu kandungan ini bisa membuat makanan tetap terlihat segar biasanya kandungan ini terdapat pada es krim atau salad. Propilen glikol ini juga menimbulkan efek samping hingga membuat iritasi pada mata dan kulit. Duh, serem.

2. Makanan junk food bukanlah makanan yang segar

Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, berarti makanan tersebut itu sebenarnya sudah nggak lagi segar. Biasanya makanan tersebut juga disimpan di lemari es selama beberapa jam hingga berhari-hari. Kamu sadar akan hal ini?

3. Ada kandungan bahan kimia pada sajian ayam

Kali ini kamu yang suka memesan ayam di restoran junk food terutama menu ayam panggang. Biasanya restoran tersebut menggunakan margarin hampir dua kali lipat supaya ayam itu nggak nempel sama mesin pemanggang. Hal ini bisa meningkatkan kandungan kalori dan lemak. Ada juga kandungan penyedap rasa agar rasa ayam tersebut lebih enak yaitu dimethypolysiloxane. Kandungan tersebut merupakan bahan kimia yang biasa digunakan pada pembuatan silikon payudara.

4. Kandungan minyak untuk menggoreng yang memicu obesitas

Junk food yang menyediakan makanan serba digoreng biasanya memakai minyak yang terhidrogenasi atau lemak trans. Kandungan lemak trans ini lho yang mengakibatkan obesitas alias kelebihan berat badan bila dikonsumsi secara terus menerus. Kamu yang mau diet jangan coba-coba makan junk food ya.

5. Bahan pengembang roti

Junk food juga menyajikan berbagai jenis olahan roti. Salah satunya adalah roti sandwich yang begitu renyah dan lezat apalagi makanya pas lagi hangat. Enak banget! Sayangnya kelezatan roti sandwich ini biasanya mengandung bahan kimia berupa ammonium sulphat yang bisa merusak organ tubuh kamu kalau sering dikonsumsi. 

6. Jangan datang ke restoran junk food terlalu pagi

Pagi hari ada baiknya jangan datang ke restoran junk food untuk berburu menu sarapan kamu. Biasanya pagi hari setiap restoran sedang sibuk membersihkan tempat makan itu dengan pembersih yang sudah terkontaminasi oleh bahan kimia dengan kadar yang cukup tinggi. Jadi bisa aja makanan yang kamu santap itu sudah tercampur oleh zat kimia berbahaya.

Nah, kamu yang hobi makan junk food lebih baik kurangin deh ya demi menjaga kesehatan kamu. Meskipun nggak semua restoran junk food seperti itu tapi lebih baik mencegah dari sekarang. Kalau cuma sekedar icip-icip saja mungkin gak masalah ya asalkan diimbangi dengan makanan 4 sehat 5 sempurna yang sudah jelas baik untuk tubuh kamu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES