Hati-hati, 7 Hal Ini Nggak Boleh Kamu Lakuin Terhadap Lambang Negara!

24 Januari 2017
|Rhesa Leo
0SHARES

Belum lama ini netizen dihebohkan dengan aksi demo salah satu oknum ormas FPI yang membawa bendera Merah Putih yang ditulis huruf Arab. Buat kamu yang belum paham mungkin penasaran, boleh nggak sih sebenarnya aksi tersebut. Menurut undang-undang yang mengatur ternyata bendera, lambang, bahasa dan lagu kebangsaan Indonesia punya aturan tersendiri dalam undang-undang no. 24 tahun 2009. Jadi apa aja sebenarnya yang nggak boleh kita lakuin sama Sangsaka Merah Putih serta Lambang Negara lainnya? Supaya nggak kecele yuk kita simak bareng-bareng.

1. Perusakan bendera Merah Putih dilarang

Jangan ditiru ya aksi demo dengan merusak bendera seperti foto di atas. Karena perbuatan dengan niat menodai, menghina atau merendahkan kehormatan bangsa dengan merobek, menginjak atau membakar bisa dikenai hukuman penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal sebanyak 500 juta. Tuh, jangan main-main makanya sama Lambang Negara.

2. Jangan mengibarkan bendera yang kusut, luntur apalagi sobek

Bukan cuma merusak bendera, ternyata mengibarkan bendera Merah Putih yang kusut, lecek, luntur apalagi sobek ternyata juga termasuk kegiatan yang melanggar hukum. Kalau kamu nekat melanggar kamu bisa dipenjara paling lama 1 tahun dan denda paling banyak 100 juta rupiah. Makanya simpan baik-baik ya bendera Merah Putih jangan sampai rusak.

3. Penghinaan atau perusakan Lambang Negara merupakan kegiatan melanggar hukum

Bukan cuma bendera, Pancasila dan Garuda juga termasuk Lambang Negara. Jadi jangan deh sekali-kali nyorat-nyoret, merendahkan apalagi sampai merusak Lambang Negara. Kamu bisa kena denda paling banyak 500 juta rupiah atau penjara 5 tahun.

4. Nggak boleh dipakai untuk kegiatan komersial

Selain merusak kamu juga nggak boleh nyari keuntungan dari bendera Negara Indonesia. Misalnya buat iklan komersial, kamu bisa dipenjara maksima 1 tahun dan denda sampai 100 juta kalau masih nekat mau nyari untung menggunakan bendera Merah Putih.

5. Jangan sok ide modif Lambang Negara!

Kita nggak boleh sembarangan menggunakan Lambang Negara. Coba perhatiin bentuk, warna, serta perbandingannya sesuai dengan yang seharusnya. Lihat juga keadaannya, rusak apa nggak. Kalau kamu nggak yakin mendingan jangan pakai Lambang Negara. Apalagi kalau kamu sengaja mengubahnya kamu bisa dipenjara maksimal setahun dan denda paling banyak 100 juta.

6. Nggak boleh mengubah lagu Indonesia Raya dengan niat menghina

Remix dan cover lagu emang asyik, tapi jangan lagu Indonesia Raya juga ya guys! Karena mengubah nada, irama, lirik serta gubahan lainnya apalagi dengan tujuan menodai atau merendahkan kehormatan lagu kebangsaan Indonesia adalah perbuatan melanggar hukum. Kamu bisa dipenjara maksimal sampai 5 tahun dan dengan denda maksimal 500 juta.

7. Lagu Indonesia Raya juga nggak boleh dipake buat komersial

Sama seperti bendera Indonesia, lagu kebangsaan Indonesia Raya juga gak boleh digunakan untuk kegiatan komersial alias nyari untung. Misalnya kamu menjual rekaman lagu Indonesia Raya yang kamu ubah atau lagu Indonesia Raya dijadikan jingle dalam iklan. Kalau masih nekat juga kamu bisa dihukum penjara 1 tahun atau denda maksmial 100 juta. 

Itu tadi 7 hal yang nggak boleh kamu lakuin terhadap Lambang Negara. Emang sih kebanyakan peraturan hukum pidana perlu pembuktian adanya niat jahat atau mens area. Karena itu ada beberapa kasus di mana para pelanggar belum tentu dihukum penjara karena nggak terbukti ngelakuin pelanggaran berdasarkan niat jahat atau bisa dibilang nggak sengaja. Tapi biar aman sih mendingan kita hormati Lambang Negara kita sendiri, jangan main-main deh sama Lambang Negara. Hargai Indonesia kita tercinta!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Rhesa Leo
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES