Hal yang Harus Dilakukan Saat Memberi Utang pada Orang Lain

unsplash.com

Memberi pinjaman kepada orang lain terutama teman dan kerabat dekat memang seringkali dilandasi oleh perasaan tidak enak, kasihan, simpati, kasih sayang, dan lain sebagainya. Tentu sikap semacam itu harus dijaga agar bisa saling membantu satu sama lain. Namun tidak jarang urusan pinjam-meminjam ini justru menimbulkan masalah. Jika dibiarkan, justru akan merusak hubungan pertemanan atau kekerabatan.

Tentu ada rasa dikhianati ketika kita sudah meminjamkan uang dengan tujuan membantu tapi orang yang kita percaya justru tidak bertanggung jawab setelah dipinjami uang. Tidak menepati janjinya untuk membayar, selalu berbelit ketika ditagih, bahkan bersikap tidak baik saat hutangnya ditagih. Itu sebabnya, ada hal yang harus dilakukan sebelum meminjamkan uang kepada orang lain.

 

1. Pinjamkan sesuai kemampuan

unsplash.com

Jika memiliki penghasilan yang tidak terlalu besar namun ingin membantu teman dan kerabat yang sedang kesulitan finansial, hal tersebut bukan tidak mungkin, lho. Kamu bisa menyisihkan uang untuk memberikan pinjamkan. Sebelumnya, pastikan berbagai kebutuhan sehari-harimu sudah terpenuhi dengan baik sebelum kamu meminjamkan uangmu, ya.

2. Beri jangka waktu

unsplash.com

Seringnya, kita tidak tega untuk menetapkan jangka waktu pengembalian. Akibatnya, hal tersebut kerap merugikanmu sebagai pihak yang meminjami uang. Usahakan selalu memberi tenggat waktu setiap kali kamu memberi pinjaman, ya. Misal, uang pinjaman tersebut bisa dicicil selama satu tahun atau dibayarkan saat menerima tunjangan hari raya (THR). Tentukan jangka waktu yang adil bagi kamu dan juga si peminjam.

3. Alokasikan dana untuk membantu kerabat

unsplash.com

Jika ada kerabat yang sering meminjam uang, ada baiknya kamu mengalokasikan dana khusus untuk membantunya setiap bulan. Jadi, ketika kerabatmu membutuhkan bantuan, kamu bisa langsung meminjaminya uang.

4. Buat surat perjanjian
unsplash.com

Untuk uang pinjaman dalam jumlah yang besar, usahakan membuat surat perjanjian dengan materai. Hal tersebut untuk menjamin uang yang kamu pinjamkan. Dalam surat tersebut, tulis kesepakatan peminjaman uang secara detail. Tidak perlu merasa tidak enak! Toh, hal ini dilakukan demi kebaikanmu juga si peminjam.

 

5. Barang jaminan
unsplash.com

Barang jaminan juga bisa digunakan jika memberikan uang pinjaman dalam jumlah besar. Adanya barang jaminan membuat pihak yang meminjam akan bertanggungjawab secara tepat waktu. Pasalnya, jika ia tidak membayarkan pinjamannya, ada konsekuensi yang harus ia terima. Diskusikan barang jaminan yang nilainya setara dengan jumlah uang yang kamu pinjamkan.

Urusan pinjam-meminjam uang memang seringkali menjadi rumit dan justru membuat hubungan baik menjadi rusak ketika akhirnya tidak sesuai dengan perjanjian. Itu sebabnya, perjanjian sebelum proses pinjam-meminjam berlangsung sangat penting sebagai bentuk komitmen yang harus dijaga bersama.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Tanda Kamu Sudah Terobsesi dengan Harry Potter, Potterhead Sejati! | Keepo.me

Tanda Kamu Sudah Terobsesi dengan Harry Potter, Potterhead Sejati! | Keepo.me

Saldo Rp0 di Akhir Bulan Nggak Akan Terjadi Jika Melakukan Trik Keuangan Ini

Saldo Rp0 di Akhir Bulan Nggak Akan Terjadi Jika Melakukan Trik Keuangan Ini

Geng Wanita Paling Sangar dan Garang, Jangan Macam-macam! | Keepo.me

Geng Wanita Paling Sangar dan Garang, Jangan Macam-macam! | Keepo.me

Cara Mendeteksi Barang KW dan Asli dari Brand Terkenal

Cara Mendeteksi Barang KW dan Asli dari Brand Terkenal

Kelewat Jenius, Cara Konyol Orang Saat Pecahkan Masalah Ini Bikin Tepuk Jidat | Keepo.me

Kelewat Jenius, Cara Konyol Orang Saat Pecahkan Masalah Ini Bikin Tepuk Jidat | Keepo.me

Belanja Kebutuhan Sambil Rebahan, Yuk Simak Kisah Membangun Super yang Banyak Untungnya!

Belanja Kebutuhan Sambil Rebahan, Yuk Simak Kisah Membangun Super yang Banyak Untungnya!

loading