Hal-hal yang Pantang Dilakukan Saat Imlek. Baca Nih Buat Nambah Wawasan

16 Februari 2018
|Mega Fitriyani
1.5 KSHARES

Imlek merupakan tahun baru bagi Etnis Tionghoa. Diawali pada hari pertama penanggalan Tionghoa, dan berakhir pada saat Cap Go Meh (tanggal 15), beruntung atau tidaknya kehidupan sepanjang tahun, ditentukan oleh masa ini. Sebagai tahun baru, ada banyak tradisi yang biasa dilakukan untuk merayakan Imlek, mulai dari menggelar perayaan, menggunakan atribut serba merah, memberikan angpau tanpa angka 4, dan lain sebagainya. Namun, Imlek juga punya sejumlah pantangan yang harus dihindari. Percaya atau tidak, itu pilihan. Yuk, simak daftarnya.

1. Dilarang membunuh binatang

Darah dianggap sebagai pertanda buruk. Maka, membunuh binatang pada saat Imlek dilarang sebab ditakutkan dapat membawa nasib sial. Gunting, pusau atau benda-benda tajam lain yang bisa menyebabkan luka pun disimpan dengan sebaik mungkin agar tidak melukai.

2. Tempat beras dilarang kosong

Pada saat Imlek, tempat penyimpanan beras harus dipenuhi. Hal ini sebagai lambang kehidupan hingga satu tahun kemudian. Tempat beras yang penuh berarti kemakmuran akan dirasakan sepanjang tahun. Sementara, tempat beras yang kosong atau hanya berisi sedikit, dapat menjadi pertanda adanya kesengsaraan sepanjang tahun.

3. Menggunakan warna hitam putih

Warna hitam putih dilarang dipakai pada saat Imlek karena warna tersebut menunjukkan duka. Saat tahun baru, orang-orang dianjurkan untuk menggunakan warna merah dan warna-warna cerah. Warna merah dapat menjadi pelindung dari roh jahat atau siluman yang muncul pada saat tahun baru. Sementara, warna cerah menggambarkan keceriaan.

4. Dilarang makan bubur

Bubur dianggap sebagai makanan orang miskin sehingga pada saat Imlek, makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi. 
5. Mencuci rambut
Rambut dilarang untuk dicuci pada hari pertama tahun baru Imlek. Sebab, dalam bahasa Tionghoa, pengucapan dan karakter "rambut" mirip dengan "fa" yang berarti kemakmuran. Orang yang mencuci rambut pada hari pertama tahun baru dianggap dapat menghilangkan keberuntungannya. 
6. Mencuci pakaian dan menyiram air
Mencuci pakaian dan menyiram air pada hari pertama dan kedua tahun baru adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Sebab, hari pertama dan kedua tahun baru merupakan perayaan kelahiran dewa air (Shuishen).  Perilaku tersebut berarti membuang rezeki yang diperoleh sepanjang tahun.

7. Tidak boleh menghilangkan/kehilangan uang

Pada saat Imlek, orang-orang harus menjaga barang mereka baik-baik, termasuk dari copet, maling, begal, dan penjahat lain. Kehilangan uang pada tahun baru dapat menjadi lambang adanya hambatan atau rintangan sepanjang tahun

8. Menagih dan membayar hutang

Pada saat tahun baru, menagih dan membayar hutang dapat mendatangkan kesialan bagi kedua pelakunya. Jika dilakukan, pelakunya dapat berhutang atau dihutangi sepanjang tahun.

9. Dilarang membalik ikan saat menyantapnya

Pada saat Imlek, orang yang memakan ikan tidak boleh membalik ikan santapannya. Jadi, yang boleh dimakan hanya sisi atasnya saja. Ikan tersebut baru boleh disantap keesokan harinya. Tidak menghabiskan ikan sekaligus menjadi harapan agar rezeki tidak langsung habis, tapi masih bisa dinikmati keesokan harinya.

Nah, contoh di atas adalah pantangan-pantangan pada saat Imlek dilakukan. Percaya atau tidaknya, itu tergantung Anda yang menjalani. Namun, semoga tahun baru ini membawa semangat baru bagi Anda yang merayakan, dan juga orang sekitar.

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mega Fitriyani
"Why worry?"
1.5 KSHARES