Deretan Kalimat Sepele yang Justru Bisa Jadi Toxic untuk Orang Lain

unsplash.com

Percaya atau tidak, salah satu hal paling punya kekuatan di dunia ini adalah kata-kata. Dengan the power of words, kamu bisa saja membuat orang senang, sedih, bahkan kecewa berat. Membantu atau malah menyakiti orang lain tergantung dari kalimat yang kamu lontarkan.

Belakangan ini, kamu pasti sering mendengar istilah toxic positivity. Ini adalah sesuatu yang terkesan baik padahal sebenarnya malah membuat orang yang mendengar jadi merasa lebih sedih dan terpuruk. Ada pesan negatif yang secara eksplisit dibawa oleh hal yang terkesan positif. 

Supaya kamu nggak jadi orang yang "beracun" dan salah ngomong, coba simak beberapa contoh kalimat yang tanpa disadari menjadi kalimat yang toxic. Mulai sekarang, tak ada salahnya untuk mulai kurangi melontarkan kata-kata tersebut, ya.

1. Kamu kuat, kamu bisa mengatasinya

pinterest.com

Biasanya kata-kata ini akan terucap ketika ada orang terdekat sedang mengalami masalah dan merasa rapuh. Kalimat yang harusnya memberi motivasi untuk bertahan, memberi kekuatan, serta semangat di atas justru menjadi nggak berguna.

Pesan itu justru malah akan semakin mengingatkan orang yang sedang bermasalah jadi semakin bersalah dan down. Daripada mengatakan wejangan tersebut, lebih baik menggantinya dengan, "Aku nggak bisa membayangkan betapa beratnya ini buat kamu. Kamu perlu bantuan apa?"

2. Aku mengerti kondisimu. Aku pernah mengalaminya juga, kok

pinterest.com

Saat seseorang sedang sedih, berduka, dan memiliki masalah berat, orang lain punya kecenderungan merasa memahami perasaan tersebut. Padahal sebenarnya, tidak ada yang bisa memahami duka yang dialami seseorang.

Setiap orang punya cerita dan kondisi yang beda. Pengalaman orang lain nggak akan bisa membantu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Daripada mengatakan kamu memahami situasinya karena pernah mengalaminya, lebih baik ucapkan, "Aku pernah ada di kondisi yang mirip dan mencoba melakukan yang terbaik dan menjalani hidup seperti biasa. Kisahmu unik. Aku bisa bilang kalau aku paham kondisimu. Tapi aku bakal senang kalau kamu nggak keberatan mendengar dari pengalamanku sebelumnya." 

3. Biar waktu yang mengobati

pinterest.com

Menurut psikolog, ungkapan "waktu bakal mengobati segalanya" sama sekali nggak akan membuat seseorang merasa lebih baik. Setiap ada dalam masalah, seseorang tentu ingin mengatasinya. Tapi tak ada yang tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semuanya.

Untuk itu, kamu perlu merombak kalimatnya menjadi lebih logis. Kamu bisa berharap jika hal yang menimpanya nggak terjadi dan kamu akan menemani dan siap membantu jika dibutuhkan. 

4. Ini bukan masalah yang paling berat. Ada orang lain yang mungkin mengalamin hal yang lebih sulit
pinterest.com

Fakta bahwa keadaan kamu lebih baik dari anak-anak yang kelaparan di Afrika nggak akan membuatmu langsung merasa jauh lebih bahagia. Hal itu juga nggak akan menghilangkan luka yang dirasakan. Ketika orang lain sedang memiliki masalah, jangan menghakimi dan membandingkan problemnya tidak seberapa berat. Saran tersebut sama sekali nggak membantu dan tidak apple to apple.

Ada cara yang lebih baik untuk mencoba membantu orang yang sedang memiliki masalah dan membuatnya jadi lebih semangat dan membaik kondisi psikisnya. Misalnya dengan mengatakan, "Apa yang bisa aku bantu biar kamu merasa lebih baik?"

Kamu bisa membantunya dengan memberikan support dalam banyak hal. Misalnya saja dengan membelikannya makanan, mendengarkan ceritanya, menemani, dan hal-hal sederhana lainnya. 

5. Aku cuma mau yang terbaik buat kamu
pinterest.com

Kalimat itu biasanya diucapkan oleh seseorang yang ikut campur ke masalah pribadi orang lain. Ia memberikan masukan dan keputusan yang sebenarnya nggak pernah diminta. Seolah-olah dia tahu segalanya. Daripada mencampuri urusan pribadi orang lain, lebih baik menghiburnya dengan mengatakan hal yang menenangkan.

"Aku mungkin nggak bisa memahami perasaanmu. Tapi aku siap mendengarkan curhatanmu dan mendukung keputusan yang kamu ambil."

Yuk mulai sekarang lebih hati-hati dalam memilih kata-kata yang dilontarkan kepada orang lain. Meski kepada orang terdekat, jangan sampai niatan untuk menghibur malah membuat orang lain jadi semakin terpuruk keadaannya. Semoga kamu dijauhkan dan tidak menjadi orang yang toxic, ya.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Treatment Terbaik untuk Merawat Rambut yang Tipis

Treatment Terbaik untuk Merawat Rambut yang Tipis

Langkah Mudah Cek Kualitas Air Minum di Rumah yang Dikonsumsi Setiap Hari

Langkah Mudah Cek Kualitas Air Minum di Rumah yang Dikonsumsi Setiap Hari

Bahan Murah Meriah yang Mampu Usir Bau Tak Sedap di Rumah

Bahan Murah Meriah yang Mampu Usir Bau Tak Sedap di Rumah

Poin Esensial Soal Witch Hazel yang Terkandung di Banyak Produk Skincare

Poin Esensial Soal Witch Hazel yang Terkandung di Banyak Produk Skincare

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Bercabang

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Bercabang

Selain Kemeja, Jenis Atasan Ini Cocok Dipadukan dengan Rok Pensil

Selain Kemeja, Jenis Atasan Ini Cocok Dipadukan dengan Rok Pensil

loading