Dear Bos, Ini lho 8 Penyebab Karyawan Terbaik Kantor Tergoda untuk Resign Kerja!

22 Februari 2018
|Robertus Ari
60SHARES

Mengundurkan diri atau resign adalah hal yang lumrah di dunia kerja. Apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan sejenisnya, karena banyak lowongan pekerjaan dengan tawaran yang lebih menarik bagi karyawan. Tentunya mereka memilih berhenti kerja demi kepentingan kariernya sendiri yang diharapkan bisa memiliki masa depan yang lebih baik.

Namun faktanya, sekalipun sudah memiliki pekerjaan yang menarik dan telah menjadi karwayan terbaik di kantor, tetap saja tak membuat mereka bertahan dan bisa tergoda untuk resign kerja. Lalu kira-kira penyebabnya apa saja ya? Kepo, yuk!

1. Gaji terlalu kecil dari yang diharapkan

Sudah bukan rahasia lagi kalau gaji terlalu kecil membuat karyawan memutuskan untuk resign kerja sekalipun ia terbaik di kantornya. Terlebih, jika gaji dan porsi pekerjaan tidak seimbang, pasti banyak yang memilih untuk mencari peluang baru di luar sana. Bahkan, jika mereka sudah bekerja keras dan gaji tak kunjung naik, tidak mustahil kalau mereka merasa dieksploitasi oleh perusahaan.

2. Merasa tidak bisa berkembang dengan perusahannya

Ketika seorang karyawan merasa dirinya tidak berkembang dan cenderung mengalami penurunan, memutuskan untuk resign kerja dianggap pilihan yang tepat. Sebab, sudah kewajiban perusahaan untuk mengembangkan potensi para karyawannya hingga menjadi lebih baik. Jika ini tidak bisa dilakukan, maka tak heran kalau karyawan memilih mengundurkan diri.

3. Merasa bosan atau jenuh dengan rutinitas pekerjaan

Kalau sudah jenuh dan bosan dengan pekerjaannya, pasti banyak karyawan yang mulai berpikir untuk pindah kerja. Namun beberapa perusahaan ada menyadari hal ini dan biasanya mencoba membuat sebuah rotasi, bahkan melakukan outing bersama agar kejenuhan dan rasa bosan ini bisa teratasi. Tapi nggak sedikit juga perusahaan yang tidak memperdulikan atau menyadari masalah ini, sehingga banyak karyawan yang memilih resign kerja.

4. Tekanan atau beban pekerjaan yang sangat besar

Tekanan pekerjaan yang begitu besar bisa membuat karyawan stres, bahkan depresi. Misalnya saja seperti beban pekerjaan yang terlalu besar dan tidak proporsional, waktu yang semakin ketat, jam kerja atau lembur yang tidak sesuai, dan lain sebagainya. Itulah mengapa banyak dari mereka yang memilih untuk mencari peluang di tempat lain ketika sudah merasakan hal ini.

5. Merasa sudah tak ada lagi tantangan dan ingin mencari pengalaman baru

Beberapa karyawan merasa tidak nyaman ketika dia sudah tak mendapatkan tantangan lagi di pekerjaannya. Sebab, beberapa dari mereka menganggap ujian dari perusahaan adalah cara untuk bisa meningkatkan kemampuannya menjadi lebih baik. Jadi nggak kaget kalau karyawan dengan tipe ini akhirnya memilih untuk resign kerja dan mencari tantangan baru di perusahaan lain.

6. Kariernya tak kunjung naik atau jenjang karier yang tidak jelas

Jika seorang karyawan sudah ‘mengabdikan’ diri untuk perusahaan dalam jangka waktu yang lama dan mampu memberikan dampak positif untuk kemajuan perusahaan, sudah sepantasnya ia memiliki peluang untuk naik jabatan atau memiliki kenaikan positif lainnya. Tapi sayangnya tak sedikit perusahaan yang tidak memperdulikan hal ini. Sehingga banyak karyawan yang merasa kecewa dan memilih untuk resign kerja.

7. Melihat prospek perusahaan yang mengalami kemunduran

Tentu bisnis terkadang bisa mengalami kemunduran. Ketika hal ini terjadi, tentu karyawan akan merasa cemas dan khawatir jika perusahaan bangkrut. Itulah mengapa banyak karyawan yang memilih mencari cara aman dengan mengundurkan diri dan mencari pekerjaan baru, daripada mengambil resiko untuk tetap bertahan.

8. Ada tawaran yang lebih menarik dari perusahaan lain

Karyawan terbaik dan berprestasi di kantor, tak jarang suka dilirik oleh perusahaan lain. Hal ini wajar saja dalam dunia kerja. Apalagi jika karyawan tersebut bisa membuat tempat kerjanya menjadi lebih maju dari sebelumnya. Sehingga normal saja jika perusahaan lain mencoba untuk menggodanya dengan berbagai tawaran menarik, seperti kenaikan gaji, kenaikan jabatan, dan sejenisnya.

Itulah tadi beberapa alasan mengapa karyawan memilih untuk resign kerja, sekalipun dia adalah karyawan terbaik di kantor. Namun yang jelas apa pun pilihanmu, pertimbangkanlah secara matang. Sehingga kamu tidak asal mengambil keputusan yang mungkin akan membuatmu merugi belakangan. Jadi, kamu harus lebih lebih cermat dan teliti lagi.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Ari
"be kind to each other"
60SHARES