Daripada Ribut-ribut Soal Perbedaan Agama, Lebih Baik Belajar Toleransi Seperti Shandy Aulia

15 April 2018
|Chandra W.
0SHARES

Indonesia darurat toleransi. Barangkali bisa dikatakan begitu, melihat banyaknya kasus-kasus penistaan agama yang bersumber dari hal sepele, yang sesungguhnya jika diurut kronologinya tak perlulah sampai menimbulkan aksi-aksi berlebihan dari pihak atau golongan tertentu. Sejak dulu pun segala penganut agama dapat hidup dalam damai di negeri ini. Mengapa sekarang keadaannya menjadi berbeda?

Kita bisa belajar dari Shandy Aulia. Aktris cantik pemeran Tita dalam film Eiffel, I’m in Love ini tumbuh dalam keluarga yang tak semuanya menganut agama sama. Shandy mengikuti ibunya yang beragama Kristen sedangkan ketiga kakaknya mengikuti ayahnya yang muslim. Meski mereka tak tinggal bersama lagi, hubungan mereka tetap baik-baik saja.

Urusan agama dan Tuhan memang sesungguhnya sangat privat. Jika memang seseorang yakin akan keberadaan Tuhan-nya, bukankah seharusnya ia juga bersikap saling mengasihi kepada sesama manusia dan semua makhluk-Nya? Toh semua agama juga mengajarkan cinta dan kasih sayang, bukan? Apa yang kita amini dari semua ajaran seperti itu jika melihat perbedaan saja sudah membuat kita merasa berhak menghilangkan nyawa orang lain?

Dilansir dari KapanLagi.com, Shandy Aulia mengatakan bahwa ribut-ribut soal agama tak ada gunanya, hanya buang-buang waktu dan tenaga. Ketika meributkan agama, apakah lalu ada jaminan untuk seseorang akan langsung masuk surga? Tidak juga, kan? Karena itulah kita perlu belajar hidup bertoleransi. Ingat, toleransi tak berarti kita jadi mempercayai keyakinan lain yang bukan kita anut juga. Artinya kita bisa menerima bahwa memang keyakinan orang berbeda-beda dan tak ada yang salah dengan hal itu.

Percayalah, sekali kita memahami dan memaknai itu, Indonesia akan kembali menjadi negara yang indah, menghargai perbedaan dan saling mengasihi satu sama lain tanpa pandang bulu. Mencintai itu lebih mudah daripada membenci lho. Ketika hatimu dirongrong kebencian, kamu tidak akan pernah puas untuk menyakiti. Akhirnya kamu capai sendiri. Spread love!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES