Dari Ansos Sampai Malas Mikir, Ini Dampak Negatif Menonton Televisi

14 Maret 2018
|Chandra W.
0SHARES

Siapa yang di sini menonton televisi setiap hari? Ada yang kurang kalau seharian belum nonton TV? Kebiasaan dari kecil? Buat kamu yang sudah menginjak usia remaja antara 12-18 tahun, tahu nggak sih kalau menonton televisi itu ada dampak negatifnya, lho. Ah masak sih? Padahal kayaknya nggak terasa apa-apa deh. Belum tentu yang nggak terasa berarti nggak nyata kan?

1. Menonton televisi memanjakan mata dan otak dengan bayangan visual yang nikmat dipandang

Akibatnya, otak jadi berkurang daya imajinasinya. Buat apa lagi menciptakan imaji jika semuanya sudah ditampilkan di layar TV? Ibaratnya nih, kamu fokus menonton tapi pikirannya kosong. Beda dengan ketika kamu membaca buku, otakmu dirangsang untuk membayangkan sesuatu dan berpikir.

2. Selain itu, TV juga bikin kamu mager alias malas gerak

Sama seperti ketika kamu mantengin media sosial di handphone, ada rasa ketagihan dan takut ketinggalan jika meninggalkannya. Makanya kamu jadi cenderung menunda melakukan sesuatu dari yang nggak penting sampai penting banget. Betul?

3. Jika kamu menontonnya dari jarak terlalu dekat, matamu juga akan terkena gangguan

Jarak rata-rata yang aman untuk menonton TV adalah 2-3 meter tergantung besarnya layar. Semakin dekat jarakmu menonton semakin besar risiko matamu terkena miopi atau rabun jauh. Belum lagi mata kering, badan pegal-pegal, malas olahraga, dan dampak fisik lainnya yang bikin kamu lemas letih dan lesu.

4. Gagal melihat sesuatu dari beberapa sudut pandang saking malasnya berpikir dua kali

Disadari atau tidak, kita hidup di negara di mana medianya dikuasai oleh beberapa orang saja. Artinya, bagaimana mereka mengemas isu ditentukan oleh kepentingan beberapa pihak. Belum lagi isu yang dikemas dengan provokatif. Akibatnya, kamu hanya bisa melihat sesuatu dari satu sudut pandang dan mudah membenci satu pihak. Sama halnya ketika kamu hanya mengikuti satu sumber berita di media sosial. Kamu jadi mudah terpelatuq, kata kids zaman now.

5. Menjadi sosok anti sosial

Jiwa dan pikiranmu seolah sudah terisap oleh layar berukuran sekian kali sekian sentimeter itu. Jangankan teman, keluarga saja hanya jadi figuran yang sesekali lewat menawarkan makan. Tanpa sadar kamu jadi kayak zombie. Ayolah, bersosialisasi. Banyakin ngobrol sama keluarga, sama teman. 

Sebenarnya kamu sudah diuntungkan dengan era banjir informasi seperti sekarang, karena itu artinya kamu punya banyak sumber untuk dapat mengklarifikasi satu berita atau isu yang sedang beredar. Jangan malas baca. Jangan hanya malas-malasan di depan televisi. Bangun, bergerak!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES