Daging Anjing Sama Sekali Bukan Makanan. Ini Bahaya Mengonsumsinya

21 Desember 2017
|Robertus Ari
57SHARES

Hingga saat ini, makan daging anjing masih menjadi kontroversi, tak terkecuali di kawasan Indonesia sendiri. Padahal, semestinya anjing tidak untuk dikonsumsi karena merupakan hewan peliharaan, layaknya kucing dan lainnya. Ini memang cukup menjadi ironi. Tentu, banyak pula alasan yang membelakangi mengapa daging binatang yang mendapatkan predikat sahabat manusia ini diperjualbelikan sebagai makanan, mulai dari tradisi hingga faktor ekonomi.

Selain itu, ada pula yang menyebutkan bahwa makan daging anjing memiliki khasiat kesehatan bagi tubuh. Padahal ini tidak sepenuhnya benar. Untuk itu, kamu perlu tahu bahayanya makan daging anjing berikut!

1. Kamu berisiko terkena rabies

Rabies menjadi salah satu bahaya terbesar saat makan daging hewan penjaga ini. Di Filipina, kurang lebih ada 10 ribu anjing dan 300 orang yang tewas karena rabies. Padahal, vaksinasi anjing di saat itu sudah digalakkan. Dampak penularan virus rabies salah satunya dengan mengkonsumsi daging anjing.

2. Resiko terkena hipertensi lebih tinggi

Daging hewan ini memiliki beberapa kandungan gizi seperti kalsium, kalium, natrium, tiamin, dan lainnya. Di antara semua gizi tersebut, kandungan natrium yang paling tinggi. Sehingga, jika kamu sering makan dagingnya, kamu akan berisiko terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi.

3. Daging anjing bisa menjadi sarang cacing pita

Bahayanya lainnya dikarenakan cacing pita yang bisa terdapat dalam daging. Terlebih bagi anjing liar yang kebanyakan menjadi korban jagal untuk dikonsumsi. Jadi kalau kamu makan daging ini, sistem pencernaan kamu bisa terserang dan menimbulkan banyak penyakit. Biasanya hal ini ditandai saat kamu BAB, ada cacing pita di dalamnya.

4. Pemberian vaksin anjing bisa menjadi bumerang bagi tubuh kamu

Anjing sering diberikan berbagai vaksinasi yang kandungan antibiotiknya cukup tinggi. Kandungan yang besar ini menjadi bahaya saat kamu makan daging anjing. Efeknya akan menyerang kekebalan tubuh dan kamu menjadi kebal terhadap antiobitik. Susahnya kalau kamu lagi sakit, tubuhmu akan menolak atau tidak mempan terhadap semua antibiotik dari obat yang kamu minum. Kalau sudah begini, bagaimana kamu bisa sembuh?

5. Ancaman terjangkit infeksi semakin tinggi

Potensi infeksi saat makan daging anjing cukup tinggi, seperti E. Coli 107, Salmonella, hepatitis, anthrax, brucellosis, hingga leptospirosis. Sebab, semua bakteri itu penyebarannya sangat besar salah satunya melalui memakan dagingnya. Jadi kamu tidak dianjurkan mengkonsumsi daging anjing.

6. Makan daging anjing meningkatkan resiko kolera

Mengkonsumsi daging anjing secara masif meningkatkan 20 kali lipat resiko penyakit diare akut yang disebabkan bakteri kolera. Hal ini tidak dari dagingnya saja, tapi juga barang-barang penyajian hingga proses memasaknya, bisa mempengaruhi terserang penyakit ini. Inilah salah satu yang paling ditakuti dari bahayanya makan daging anjing.

7. Dalam daging anjing bisa mengandung berbagai 6 jenis kuman

Pada tahun 2011, Korea Selatan pernah melakukan penelitian terhadap daging anjing. Melansir laman Skdogcatcampaign, hasilnya dari 17 sampel ditemukan daging anjing mengandung berbagai kuman, mulai dari kuman biasa, kuman colon bacillus hingga kuman stafilokokus kuning yang jumlahnya di atas batas normal. Kalau sudah begini? Masih mau makan daging anjing?

Itulah tadi bahayanya makan daging anjing yang jarang kita sadari. Atas hal ini juga, New York Times pernah melaporkan bahwa adA tiga kota di Indonesia – Yogyakarta, Bali, dan Jakarta yang jumlah konsumsi daging anjingnya sangat tinggi. Di Jogja, diperkirakan setidaknya ada 215 ekor anjing dibunuh setiap hari untuk dikonsumsi. Di Bali, 70 ribu ekor anjing dijagal tiap tahun. Sedangkan di Jakarta, kurang lebih dalam satu warung membutuhkan 20 ekor anjing dalam satu minggu untuk dibunuh. Jadi, jangan sekali-kali makan daging anjing, mereka bukan makanan. Kita sebagai orang Indonesia, lebih cerdas dan lebih baik dari itu!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Ari
"be kind to each other"
57SHARES