Cinta Pertama Terasa Indah. Ini Alasan Kamu Nggak Gampang Melupakan

06 Februari 2018
|Mega Fitriyani

Orang yang pernah mengalami cinta pertama, mungkin masih bisa mengingat dengan detail bagaimana perasaannya saat jatuh cinta. Mungkin wajah dia sudah samar-samar ada di ingatan, namun sensasi ketika hati terasa bergetar pertama kali saat dulu jatuh cinta masih teringat jelas. Katanya, rasa itu memang sulit untuk dilupakan.

Kamu mungkin sering penasaran kenapa terasa sulit sekali melupakan dia yang dulu pertama kali mengisi hati. Ini alasan kenapa kamu bisa sulit melupakan.

1. Sesuai namanya, dia yang pertama membuatmu merasakan cinta

Cinta pertama identik dengan cinta yang polos, cinta monyet, cinta yang buta, dan lain sebagainya. Mereka yang jatuh cinta untuk pertama kali masih merasa bahwa ini adalah hal yang tulus yang bisa bertahan selamanya. Padahal, barangkali, hal tersebut sulit terjadi pada cinta yang baru pertama kali mekar.

2. Cinta ini membuatmu berjuang untuk seseorang pertama kali

Bersikap bodoh hanya untuk menarik perhatian dia, atau mengorbankan hal berharga hanya untuk membuatnya bahagia, adalah hal-hal yang sulit dilupakan dari kisah cinta yang pertama. Kamu yang dulu mungkin hanya peduli dengan diri sendiri, karena cinta pertama, akhirnya mementingkan orang yang kamu cinta lebih daripada mementingkan diri sendiri. Pengalaman-pengalaman tersebut jelas akan membekas sampai tua.

3. Cinta ini juga yang pertama kali mengajarkan luka

Seperti juga harapan, rasa bahagia, dan berbunga-bunga, cinta pertama juga mengajarkan luka. Orang yang sebelumnya belum pernah menitipkan hatinya pada seseorang, lalu dipatahkan hatinya oleh sang cinta pertama. Tentu itu pengalaman yang berat dan menyakitkan, sekaligus tidak mudah dilupakan.

4. Terkadang menjadi standar untuk hubungan yang terjalin setelahnya

Cinta pertama, tanpa disadari, sedikit banyak akan mempengaruhi cara seseorang memilih pasangan berikutnya. Pengaruh ini bisa berarti, menghindari sosok seperti cinta pertama yang telah menyakiti hatinya, atau justru mencari yang lebih hebat daripada sang mantan untuk memuaskan perasaan. Apa pun itu, cinta pertama biasanya jadi salah satu tolok ukur.

5. Cinta pertama yang mendewasakan

Semakin banyak terluka, seseorang justru akan semakin kuat menghadapi rintangan atau masalah berikutnya. Setuju? Termasuk dalam masalah cinta, kegagalan cinta pertama akan mendewasakan seseorang, paling tidak, ia akan memahami artinya terluka dan bangkit dari keterpurukan yang disebabkan kegagalan cinta.

6. Membuatmu jadi si konyol dan si nekat

Seperti rasa benci yang bisa membuat seseorang menjadi nekat dan sepenuh tenaga melukai orang lain, rasa cinta juga demikian. Rasa cinta akan membuat seseorang mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membuat orang yang ia cintai bahagia atau terlindungi dari bahaya. Bersama cinta pertama, kamu bahkan rela melakukan hal konyol yang jika dipikirkan saat ini, kamu jelas-jelas tidak ingin melakukannya lagi. Kamu mungkin rela menantang bahaya hanya untuk melindungi dia yang kamu cinta.

7. Cinta pertama adalah cinta yang murni

Semakin bertambahnya usia, cinta yang murni sulit ditemukan. Alasan-alasan realistis sering menghalangi seseorang untuk merasakan cintanya yang murni. Sementara, dengan cinta pertama, seseorang menyerahkan hatinya sepenuhnya, dengan penuh ketulusan mempersembahkan dirinya untuk orang tercinta. Cinta pertama murni, hanya cinta, tanpa pertimbangan-pertimbangan ekonomis, logis yang biasanya terjadi pada usia yang lebih tua.

8. Menjadi titik balik bagi kehidupanmu

Cinta bisa mengubah seseorang, mulai dari penampilan, kepribadiaan, hingga kondisi kehidupan. Banyak orang yang mengubah diri karena cinta, entah untuk membahagiakan orang yang dia cinta atau berubah karena kecewa dengan cinta. Apa pun itu, cinta pertama merupakan titik balik yang penting dalam masa perkembangan seseorang.

Nah, bagi kamu yang masih merasa kesulitan untuk melupakan cinta pertamamu, nggak perlu khawatir, kok. Melupakan cinta pertama memang sulit. Belajar dari cinta pertama tentu lebih baik daripada hanya sekadar melupakannya, bukan?

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mega Fitriyani
"Why worry?"
SHARES