Cerita Nigel Sielegar, Desainer Grafis yang Kenalkan Kue Pancong Ke Warga AS

26 November 2017
|Chandra W.
0SHARES

Meniti karir profesional di New York City adalah impian bagi sebagian orang. Tapi tak semua orang berhasil merealisasikannya. Salah satu orang Indonesia yang sukses berkarir di kota Big Apple tersebut adalah Nigel Sielegar. Lelaki asal Surabaya ini tak hanya sukses dengan studio desainnya yang bernama Corse Design Factory di New York. Ia juga menekuni hobinya yaitu memasak dan membuat usaha kuliner kue pancong dan kue tradisional Indonesia lainnya melalui brand Moon Man. Bagaimana ceritanya?

1. Meski telah menamatkan pendidikan dari sarjana hingga magister di Amerika, Nigel selalu merindukan masakan Indonesia

Kerinduannya itu ia salurkan dengan memasak masakan Indonesia. Ia juga menggemari jajanan tradisional khas Betawi, yaitu kue pancong. Siapa yang tidak kenal dan tidak suka kue pancong? Jajanan yang berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini memang memiliki rasa yang sangat khas.

Sembari menyalurkan hobinya, Nigel pun sering mengikuti festival kuliner atau pasar malam dengan booth makanan yang menjual kue pancong dan beberapa jajanan khas nusantara lainnya. Kedai ini dinamakan The Moon Man.

2. Siapa sangka ternyata orang-orang New York menyukai kue pancong buatan Nigel

Di New York, kue pancong ini dinamai coconut pancake. Pengunjung pasar malam di Queens pun sangat menyukai rasanya hingga Moon Man masuk dalam daftar finalis Vendy Awards, ajang penghargaan untuk street foods di New York. Ada tiga varian topping coconut pancake yang ditawarkan di Moon Man, yaitu gula jawa / palm sugar, cokelat, dan kelapa parut.

3. Sebelum menekuni hobi kulinernya, Nigel dikenal sebagai insan berprestasi dalam bidang desain dan seni rupa

Nigel menempuh pendidikan sarjana di jurusan Fine Arts in Visual Communications, The Illinois Institute of Arts di Chicago dan melanjutkan magister di Fine Arts in Design, School of Visual Arts, New York. Pengalamannya di dunia desain tak diragukan lagi. Ia pernah bergabung di Motorola, Lenovo dan beberapa perusahaan ternama lainnya. Ia juga telah mengadakan pameran di China, Jerman, dan tentunya Indonesia.

Tentunya cerita Nigel ini dapat menjadi sumber inspirasi untuk kita yang masih muda dan ingin berkarir di negeri orang, bahwa sesukses apapun kita di luar sana, kita tetap orang Indonesia. Karena itu, adalah tugas kita untuk mengenalkan budaya Indonesia ke mata dunia. Setuju?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES