Berteman Sama Mantan Itu Sebenarnya Perlu Nggak Sih? Cek Plus Minusnya Di Sini!

13 September 2017
|Chandra W.

Putus hubungan itu biasa, apalagi untuk kamu yang sudah menginjak usia 20-an. Sudah nggak terhitung berapa kali putus, berapa kotak tisu yang habis, berapa batang coklat dan berapa DVD film yang kamu tonton pasca putus. Setelah mengakhiri hubungan, nggak semua orang bisa dengan mudahnya move on ke orang baru atau bahkan menjalani hidup seperti biasa. Ada orang yang memilih putus kontak sama sekali dari mantan, ada juga yang merasa tetap perlu bersilaturahmi dengan cara tetap berteman dengan mantan. Katanya sih, kalau seseorang masih berteman sama mantan, kemungkinannya ada dua: pertama, mereka berdua masih saling mencintai. Kedua, mereka sebenarnya nggak pernah saling mencintai. Terlepas dari hal tersebut, apakah berteman dengan mantan itu benar-benar perlu untuk dilakukan? Apa saja ya plus minusnya?

1. Plus: nggak kehilangan satu teman baik.

Karena sudah saling mengenal selama berpacaran, berteman sama mantan itu sebenarnya menguntungkan. Dia bisa jadi sahabatmu yang baik karena sudah hafal perangaimu yang baik maupun buruk dan bisa lebih objektif memberi nasihat yang benar-benar kamu butuhkan. Nggak jarang kalau putus dengan mantan lalu bermusuhan, kamu bukan hanya kehilangan pacar, tapi juga kehilangan teman baik. Iya, kan?

2. Minus: percakapan yang kembali lagi ke masa pacaran

Meskipun sejak putus kalian sama-sama tahu di mana batas-batas dalam mengobrol, ada juga saat-saat di mana kalian lupa dan kebablasan sampai akhirnya terjebak di obrolan soal masa lalu. Tentu saja ini karena kebiasaan. Ujung-ujungnya jadi canggung dan suasana jadi nggak enak.

3. Plus: latihan berdamai dengan diri sendiri dan orang lain

Sudah dewasa, masih sulit memaafkan diri sendiri dan orang lain termasuk waktu putus? Ini nih yang bikin wajahmu suram. Woles aja. Maafkan, berteman, manfaatkan hal-hal yang paling potensial di antara kalian berdua untuk membangun pertemanan yang positif. Dengan begini, langkahmu akan lebih ringan daripada menghabiskan hari-harimu menimbun dendam.

4. Minus: kalau kamu tipe yang mudah terbawa perasaan, agak rawan CLBK

Nggak semua orang bisa mengobrol dengan orang yang pernah mencintai dan dicintainya tanpa melibatkan rasa yang dulu pernah ada. Orang-orang seperti ini biasanya lebih mudah "mengeliminasi" tokoh-tokoh yang dirasa sudah tidak relevan lagi dalam hidupnya. Eliminasi ini salah satu caranya dengan memutus seluruh akses pertemanan termasuk media sosial. Kalau ketemu juga mending putar balik. Kalau berteman dan sering kontak, malah takutnya CLBK alias Cinta Lama Bersemi Kembali.

5. Plus: menjaga ikatan silaturahmi

Meskipun terdengar sangat bullshit, alasan ini benar adanya, apalagi untuk kamu yang memang sejak kecil diajarkan untuk selalu menjaga silaturahmi dengan siapa saja. Katanya sih silaturahmi membuka banyak pintu rezeki. Ibaratnya seperti membangun jejaring gitu, deh. Berteman sama mantan, terus dapet link ke temannya yang ternyata HRD di perusahaan impianmu.

6. Minus: calon pasanganmu selanjutnya pasti akan merasa risih

Keberadaan mantan yang masih menjalin hubungan baik denganmu (apalagi kalau masih sering jalan bareng) pasti bikin orang yang mau PDKT sama kamu aja merasa terancam. Apalagi kalau benar-benar sudah serius. Siapa sih yang bisa netral dengan keadaan seperti itu? Kalaupun ada, paling hanya satu di antara seratus atau seribu orang. Mau menyia-nyiakan kesempatan bertemu orang baru hanya karena masih berteman dengan mantan?

Itu dia beberapa plus dan minus berteman sama mantan. Pilihannya tetap ada di tanganmu. Ada yang bilang berteman dengan mantan adalah tanda kedewasaan. Tapi balik lagi, tergantung bagaimana hubungan kalian dulu dan bagaimana serta mengapa kalian mengakhiri hubungan itu. Dewasa nggak hanya bisa diukur dari pertemanan dengan mantan, kok. Kalau pertemanan itu beracun, bukankah lebih dewasa untuk menjaga jarak saja?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES