Berbakat Rancang Busana Pengantin, Gadis Tuna Grahita Ini Bertemu Ivan Gunawan. Salut

02 Februari 2018
|Chandra W.
0SHARES

Masih sehat, tidak kekurangan suatu apapun tapi suka mengeluh? Malu deh sama Windy Setyoningsih (23) gadis penyandang tuna grahita asal Pekalongan. Meski memiliki keterbatasan, ia tidak pernah menyerah untuk menekuni hobi yang juga bakatnya sejak kecil, yaitu merancang busana pengantin. Ia mengidolakan perancang busana yang sudah terkenal di tanah air yaitu Ivan Gunawan.

Kabar baiknya, akhirnya ia bertemu dengan idolanya, desainer kondang Ivan Gunawan pada Kamis (1/2/2018) kemarin. Windi diundang dalam talkshow di TV swasta yang hostnya adalah Ivan Gunawan sendiri.

Lahir dengan kondisi keterbelakangan mental, Windy hanya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas 4 SD. Selain karena orang tuanya tidak punya biaya, Windy juga tak tahan diejek terus menerus oleh teman-temannya. Meski begitu, Windy punya satu hobi yaitu menggambar baju pengantin. Ia menggambar di buku pemberian tetangganya. Gambarnya sangat bagus, rapi dan mendetail.

Windy mengidolakan sosok Ivan Gunawan yang juga perancang busana dan namanya telah terkenal di seluruh tanah air. Karena bakatnya ini, Igun pun akan membantu Windy untuk mengembangkan bakatnya. Ia sendiri kagum dengan rancangan Windy yang sangat detail. Dalam beberapa bulan terakhir, Windy telah menggambar ratusan desain.

Bakatnya ini juga diapresiasi oleh Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Pekalongan yang melalui koordinasinya telah membuka akses bagi Windy guna mendapatkan beasiswa di dua perguruan tinggi desain di Bandung dan Jakarta. Pihaknya pun kini memberikan pendampingan atas seizin orangtua Windy.

Dari kisah Windy kita bisa belajar dua hal. Pertama, lahir dengan kondisi tertentu bukan berarti tidak mampu melakukan apa-apa. Kedua, mengejek orang lain, apalagi hanya berdasar kondisi keterbelakangan mental atau disabilitas dampaknya lebih besar dari yang kita kira. Windy, dalam kasus ini, sampai keluar dari sekolah. Padahal, jika ia meneruskan pendidikannya dulu dan tidak diejek, bisa jadi bakatnya akan terdeteksi lebih dini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES