Berani Menyuarakan Pelecehan Seksual Sama Sekali Bukan Lebay. Waktunya Kita Harus Berani!

unsplash.com

Di bulan Ramadan yang suci ini, sangat disayangkan harus terjadi peristiwa yang membuat publik geger beberapa hari ini. Salah satu pedangdut yang lagi naik daun, Via Vallen, mendapat direct message (DM) yang tak senonoh lewat instagram pribadinya. Dikabarkan DM tersebut berasal dari salah satu pemain sepak bola di Indonesia. Kurang lebih begini isinya "I want u sign (maksudnya sing) for me in my bedroom, wearing sexy clothes". Tanpa perlu ditelaah macam-macam, kata-kata ini jelas salah pelecehan seksual. Kalau Via Vallen meradang, lalu berani menyebarkan isi DM tersebut, itu adalah reaksi yang sangat wajar. Dan juga perlu didukung.

Tak hanya Via, beberapa waktu sebelumnya Youtuber Indonesia yang saat ini tinggal di Jerman, Gita Savitri juga mendapat perlakuan serupa. Gita juga mendapat DM di instagram yang mengajaknya (maaf) berhubungan seksual. Sama halnya dengan Via, Gita juga langsung menyebarkan screenshoot DM tersebut sebagai reaksi atas kemarahannya mendapat pelecehan tersebut.

1. Namun yang mengejutkan, atau malah mungkin tidak terlalu mengejutkan, reaksi para netizen yang ternyata tak semua mendukung tindakan Via dan Gita dengan mengatakan mereka lebay

unsplash.com

Sebagai perempuan, saya jelas marah melihat sesama perempuan dilecehkan seperti itu. Tapi entah kenapa, rasanya lebih marah melihat reaksi para warganet yang mengatakan tindakan Via dan Gita berlebihan atau lebay. Mirisnya, yang mengatakan hal-hal tersebut adalah kebanyakan sesama perempuan juga. Sebagai sesama perempuan, apakah mereka tak bisa sebentar saja meluangkan waktu untuk kembali berpikir, bahwa apa yang terjadi pada Via dan Gita sama sekali bukan hal yang biasa-biasa saja. Itu adalah salah satu bentuk tindakan nyata menginjak-injak harga diri orang lain.

Kalau mereka suatu saat (ya semoga tidak pernah sih) berada di posisi seperti Via dan Gita, apakah mampu untuk biasa-biasa saja dan mengabaikannya? Apakah tetap mampu berpikir, "Ah cuekin ajalah, orang iseng ini,". Kalau bisa, mungkin ada yang salah dengan logika berpikir mereka.

2. Karena nggak ada satu pun perempuan yang berhak untuk dilecehkan!

unsplash.com

Ya, tidak ada satupun perempuan yang berhak untuk dilecehkan. Termasuk para perempuan yang mencecar Via dan Gita dengan mengatai mereka berdua lebay. Karena tak ada satupun perempuan yang berhak mendapat pelecehan seksual, itulah mengapa kita berhak melawan segala bentuk pelecehan seksual. Termasuk pelecehan yang berbentuk verbal. Sebab pelecehan seksual tak hanya soal grepe-grepe semata. Mengatakan hal yang menjurus seksual kepada orang lain juga termasuk pelecehan seksual yang tidak bisa didiamkan begitu saja.

Kalau masih banyak yang berpikir, "Kan itu DM ranah pribadi, ya tinggal cuekin aja. Block akunnya, beres," sama halnya dengan memberi ruang gerak yang lebih luas kepada pelaku untuk melancarkan aksinya. Tindakan Via dan Gita yang menyebarkan screenshoot pelecehan seksual yang mereka dapat, justru membuat kita semua sadar dan membuat lebih berhati-hati bahwa masih ada tindakan biadab seperti ini di sekitar kita.

3. Jangan pernah membuat orang lain yang menerima pelecehan seksual untuk diam. Bantu mereka untuk melawan!

unsplash.com

Parahnya lagi kalau masih ada yang berani mengatakan "Lebay banget, gue juga sering dapet DM kayak gitu. Tapi gue diemin aja, orangnya kalau ngga ditanggepin juga nggak bakal macem-macem lagi,". Artinya, mereka yang punya pemikiran seperti ini mungkin memang "bahagia" jika dilecehkan (walaupun balik lagi, mereka pun juga tak berhak untuk mendapat perlakuan seperti ini). Tapi jika kamu memang ingin mendiamkan tindakan seperti ini, silahkan. Tapi jangan halang-halangi orang lain yang menerima perlakukan serupa untuk buka suara. Kalau mau bungkam, bungkam saja sendiri. Jangan ajak-ajak yang lain untuk ikut bungkam.

Sudah saatnya kita melawan sekarang. Membully korban pelecehan seksual hanya memperlihatkan bahwa kamu sedang membela pelaku pelecehan seksual. Bagi korban, untuk bisa bercerita atas apa yang mereka alami tak selalu menjadi hal yang mudah. Ada gejolak emosi yang harus mereka kelola, kalau tak berhasil kesehatan mental jadi taruhan. Jadi kalau ada orang yang berani speak up atas pelecehan seksual yang diterima, kita harus mendukung setidaknya dengan tidak melontarkan komentar yang memojokkan korban.

unsplash.com

Semoga mereka yang mengatakan tindakan Via dan Gita adalah lebay, seumur hidupnya tak akan pernah mendapatkan pelecehan seksual. Semoga hidup mereka selalu aman, damai, dan sentosa. Tapi kalaupun mereka yang mengatakan lebay ini pada akhirnya harus merasakan pedihnya dilecehkan secara seksual, kita harus tetap rangkul. Kalau kita balik mencibir, apa bedanya kita nanti dengan mereka ini?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Kram Haid Saat Perjalanan Mudik Memang Mimpi Buruk, Lakukan Hal Ini Untuk Meredakannya!

Kram Haid Saat Perjalanan Mudik Memang Mimpi Buruk, Lakukan Hal Ini Untuk Meredakannya!

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Teken Kontrak Pekerjaan Pertama. Jangan Sampai Menyesal!

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Teken Kontrak Pekerjaan Pertama. Jangan Sampai Menyesal!

Agar Kejadian Via Vallen Tak Terulang, Cewek Perlu Lakukan Ini Supaya Terhindari dari Pelecehan Seksual

Agar Kejadian Via Vallen Tak Terulang, Cewek Perlu Lakukan Ini Supaya Terhindari dari Pelecehan Seksual

Punya Bobot Tubuh yang Kelebihan Banyak, Intip deh Transformasi Epic 7 Orang Ini!

Punya Bobot Tubuh yang Kelebihan Banyak, Intip deh Transformasi Epic 7 Orang Ini!

Biar Besok Saat Silahturahmi Sudah Ada Pasangan, Ini 6 Cara Luluhkan Hati Cewek Sebelum Lebaran

Biar Besok Saat Silahturahmi Sudah Ada Pasangan, Ini 6 Cara Luluhkan Hati Cewek Sebelum Lebaran

Jangan Kasih Kalap, Ikuti 5 Tips Ini Agar Tetap Hemat Saat Belanja Lebaran!

Jangan Kasih Kalap, Ikuti 5 Tips Ini Agar Tetap Hemat Saat Belanja Lebaran!

loading