Benarkah Kita Lebih Suka dengan Orang yang Sifatnya Berbeda?

unsplash.com

Setiap orang pasti memiliki kriteria pasangannya masing-masing. Baik itu dari segi fisik maupun karakter calon idamannya. Walaupun begitu, ada semacam persepsi yang diyakini banyak orang. Kita seringkali mencari calon pasangan yang memiliki sifat berbeda atau bertolak belakang dengan diri.

Misalnya saja, jika kita termasuk orang yang pendiam dan cenderung tertutup, dianggap lebih cocok dengan pasangan yang lebih banyak bicara dan cenderung terbuka. Benarkah anggapan tersebut?

Jika benar, apa alasan yang membuat kita lebih tertarik dengan orang lain yang memiliki sifat berbeda dengan diri kita? Apakah ada penelitian yang sudah membuktikannya?

1. Apa kata penelitian?

unsplash.com

Sudah ada banyak penelitian ilmiah yang berupaya mengungkap apakah orang lebih tertarik dengan hal yang berlawanan. Peneliti telah menyelidiki kombinasi yang bisa membentuk pasangan romantis yang lebih baik. Apakah yang memiliki kesamaan, perbedaan, atau justru yang berlawanan.

Para ilmuwan menyebut tiga kemungkinan ini sebagai hipotesis homogamy, heterogamy dan complementarity. Siapa pemenangnya? Homogamy.

Sejak 1950-an, ilmuwan sosial telah melaksanakan lebih dari 240 penelitian untuk menentukan apakah kesamaan dalam hal sikap, kepribadian, minat, nilai, dan sifat lainnya dapat mengarah pada ketertarikan. Pada 2013, psikolog Matthew Montoya dan Robert Horton menganalisis hasil gabungan dari penelitian ini.

Analisis ini disebut meta-analisis. Mereka menemukan bahwa kesamaan sifat ada hubungannya dengan kecenderungan mereka untuk tertarik dengan orang tersebut.

2. Sepasang kekasih cenderung sama dalam banyak hal

unsplash.com

Karena kesamaan dikaitkan dengan ketertarikan, masuk akal jika sepasang kekasih cenderung serupa dalam banyak hal. Hal ini sering disebut kawin asortatif.

Istilah ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana orang cenderung berpasangan dengan yang memiliki keserupaan dalam hal tingkat pencapaian pendidikan, sarana keuangan, dan penampilan fisik. Meski demikian, bukan berarti sifat yang berlawanan tidak dapat menarik perhatian seseorang. Hipotesis homogamy dan complementarity bisa saja benar adanya.

3. Perempuan baik jatuh cinta pada pria brengsek? Tidak mungkin!

unsplash.com

Banyak novel romantis yang menceritakan perempuan baik-baik selalu jatuh cinta pada laki-laki bajingan. Ini membuat mereka tampak saling melengkapi. Hubungan seperti ini dianggap ideal karena kekuatan mereka bisa menyeimbangkan kelemahan pasangannya.

Nyatanya, ini hanyalah fiktif. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa perbedaan kepribadian, minat, pendidikan, pandangan politik, agama atau sifat lainnya dapat menciptakan ketertarikan.

Sebagai contoh, dalam sebuah penelitian para peneliti menemukan bahwa mahasiswa lebih memilih deskripsi pasangan yang biodata tertulisnya serupa  daripada yang berbeda. Penelitian lain telah mendukung temuan ini. Misalnya, orang introvert tidak mungkin tertarik pada orang ekstrovert.

4. Peran pasangan sesuai sifat
unsplash.com

Bukti ilmiahnya sudah ada, tetapi kenapa mitos heterogamy tetap bertahan? Ada beberapa faktor yang mungkin menjelaskan hal ini.

Pertama, perbedaan cenderung lebih menonjol. Pasangan yang banyak memiliki kesamaan sifat pun bisa berdebat karena hal yang berbeda dari mereka. Di luar itu, ada bukti yang menunjukkan bahwa perbedaan kecil antara pasangan bisa semakin besar nantinya.

Dalam buku Self-help Reconcilable Differences, psikolog Andrew Christensen, Brian Doss dan Neil Jacobson menjelaskan bahwa sepasang kekasih akan mengambil perannya masing-masing sesuai dengan sifatnya seiring berjalannya waktu.

Mungkin memang ada alasan di balik seseorang yang mencari pasangan yang memiliki sifat yang berbeda atau bertolak belakang dengan dirinya. Tapi hal itu tidak mutlak dan tidak bisa dibuktikan berlaku untuk semua orang.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Presiden Soeharto Dulu Berharap Indonesia Maju di 2020, Sekarang Potret Generasinya Memilukan | Keepo.me

Presiden Soeharto Dulu Berharap Indonesia Maju di 2020, Sekarang Potret Generasinya Memilukan | Keepo.me

Aturan Tak Tertulis yang Wajib Dilakukan Saat di Korea Selatan

Aturan Tak Tertulis yang Wajib Dilakukan Saat di Korea Selatan

Penuh Asap dan Langit Memerah, Begini Dahsyatnya Kebakaran Hutan di Australia | Keepo.me

Penuh Asap dan Langit Memerah, Begini Dahsyatnya Kebakaran Hutan di Australia | Keepo.me

Olahraga Sederhana yang Bisa Redakan Nyeri Saat Menstruasi

Olahraga Sederhana yang Bisa Redakan Nyeri Saat Menstruasi

Mirip Banget Sama Donnie Yen, Penjual Es dari Singkawang Ini Viral di Media Sosial | Keepo.me

Mirip Banget Sama Donnie Yen, Penjual Es dari Singkawang Ini Viral di Media Sosial | Keepo.me

Ini Alasan Rumah Orang Jepang Lebih Minimalis dan Selalu Bersih

Ini Alasan Rumah Orang Jepang Lebih Minimalis dan Selalu Bersih

loading