Beda Budaya Beda Table Manner, Inilah Etika Makan dari Berbagai Negara

16 April 2017
|Olphi Disya
102SHARES

Tahukah kamu kalau budaya bisa memengaruhi banyak aspek dalam kehidupan sosial manusia termasuk cara makan? Nggak hanya mengatur tata cara makan yang baik dan benar, tapi juga merujuk pada kesopanan selama makan apalagi kalau di situasi makan bareng. Ketika kamu berkesempatan ke luar negeri dan makan bersama orang setempat, kamu perlu banget perhatikan etika makan bersama agar kamu dianggap sopan. Meskipun kamu belum terbiasa, tapi dengan mempelajari etika makan dan table manner setempat kamu akan dianggap menghormati mereka dan kamu pun akan dihormati pula. Yuk, kepoin etika makan yang khas dari berbagai negara berikut ini:

1. Bunyi "Sluuurp!" di Jepang

Kelezatan makanan Jepang memang udah nggak diragukan lagi ya. Tapi jangan cuma tahu makanannya aja, kamu juga harus tahu gimana sih cara makan yang sopan ala orang Jepang. Kalau kamu disajikan sup di mangkuk, kamu harus meminum kuahnya langsung dari mangkuk. Jangan lupa juga “sluuurp” dengan keras karena semakin keras bunyinya, berarti makanannya enak banget. Dengan kata lain, kamu memuji masakan kokinya. Selain itu, sebaiknya nggak menjilat sumpit dan menaruhnya secara vertikal atau menyilang di atas mangkuk karena akan dianggap nggak sopan. Hindari juga memberikan makanan ke orang lain dengan menggunakan sumpit sendiri ya kecuali di acara pemakaman ya.

2. Makanan bersisa di Tiongkok

Bagi orang Tiongkok, sisa makanan yang berantakan di piring setelah dimakan justru menunjukkan rasa puas terhadap masakan sang koki. Maka dari itu, sebaiknya kamu nggak menghabiskan seluruh makanan sampai bersih nggak bersisa. Sisakan sedikit makanannya, yang menandakan kamu berterima kasih pada yang memberi makanan kalau itu lebih dari cukup. Kamu juga sebaiknya nggak mengorek-ngorek makanan karena dianggap nggak sopan dan nggak menghormati orang lain yang juga makan.

3. Nggak boleh menuangkan air ke minum sendiri di Mesir

Meskipun terdengar agak aneh, tapi ada aturan nggak tertulis yang mengatakan bahwa kamu sebaiknya nggak mengisi ulang air minum kamu sendiri karena dianggap nggak beretika. Tapi kalau kamu menuangkan minuman atau mengisi ulang minum orang lain, kamu justru dianggap menghormati dan sopan banget. Nah, kalau kamu melihat minuman temanmu yang orang Mesir udah tinggal dikit, sebaiknya segera isi minumannya. Pokoknya jangan sampai udah tinggal dikit banget. Kalau nggak ada yang menuangkan ke minumanmu, kamu bisa kodein dengan menuangkan sedikit minuman ke gelasnya agar nantinya temanmu yang menuangkanmu. Emang agak repot ya, tapi itulah tradisi Mesir.

4. Sepiring bareng-bareng di Ethiopia

Piring di rumah kita pasti banyak karena biasanya kita makan dengan piring masing-masing. Tapi kalau di Ethiopia, makan bareng itu ya makan dalam satu piring besar yang terdiri dari beragam lauk pauk rame-rame. Menurut tradisi di sana, makan dengan piring masing-masing itu boros. Mereka pun makan langsung pakai tangan tanpa alat makan lho. Tradisi ini mirip sih sama makan bareng di Indonesia yang biasanya beralaskan daun pisang. Kayaknya etika makan yang kayak gini cocok banget ya buat kamu yang malas cuci piring sendiri!

5. Nggak boleh nyentuh makanan di Chile

Di Chile, setiap makan akan disediakan alat makan yang lengkap. Kamu nggak boleh menyentuh makanan dengan tangan secuil pun. Artinya, kamu harus menggunakan alat makan lengkap dan hanya boleh mengambil makanan dengan alat makan seperti sendok atau garpu. Bahkan kalau kamu makan kentang goreng atau burger kamu harus memakannya dengan menggunakan alat makan. Lucu ya, bayangkan kalau kamu harus makan pecel lele pakai sendok garpu dan pisau. Pasti jadi kurang nikmat ya!

6. Berbagi makanan di Thailand

Sebenarnya etika makan di Thailand mirip dengan Indonesia, mungkin karena budaya ketimurannya yang mirip. Di Thailand, kamu bisa mengambil makanan yang datang satu persatu ke dalam piring atau mangkukmu dengan porsi sedikit-sedikit. Makan di Thailand kayaknya nggak cocok bagi orang yang pelit deh. Karena di Thailand, adalah hal yang dianjurkan untuk berbagi makanan ke orang-orang yang semeja atau makan bareng kita. Kamu juga sebaiknya nggak menyuap makanan dengan garpu, lebih baik pindahkan dulu ke sendok baru disuap ke mulut. Kamu juga nggak dianjurkan nih untuk mengambil potongan terakhir yang ada di piring makanan bersama. Jadi usahakan untuk gerak cepat mengambil makanan yang ada di piring bersama ya.

7. Makan pakai tangan di India

Di negara kita, kita diajarkan untuk menghabiskan makanan biar nggak mubazir. Begitupun di India. Etika makan di India adalah kamu harus menghabiskan makanan karena kalau nggak habis, kamu dianggap membuang-buang makanan dan nggak sopan. Kamu juga harus memperhatikan kebersihan tangan terutama bagian kuku, jadi selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan guys. Jangan makan terlalu lambat ataupun terlalu cepat, sebaiknya sedang-sedang aja. Oh ya, jangan makan menggunakan tangan kiri karena akan dianggap nggak bersih dan alat makan lengkap jarang disediakan di India. Siap nggak siap kamu harus biasakan makan pakai tangan di India guys.

8. Nggak boleh nambah keju di Italia

Di negara yang terkenal dengan pizza-nya ini, sebaiknya kamu perhatikan tata cara makan yang beretika. Hindari minuman yang mengandung susu setelah makan karena nggak hanya dianggap nggak sopan tapi juga dipercaya akan mengganggu pencernaan. Mendingan kamu minum espresso setelah makan. Terdengar aneh? Ya sih, tapi orang Italia sehat-sehat aja tuh dengan cara makan yang kayak gini. Selain itu, jangan coba-coba minta ekstra keju ya kalau nggak ditawarin. Karena penambahan keju pada pizza itu dianggap melanggar tata karma. Apalagi kalau sampai minta ekstra keju di makanan seafood. Bisa-bisa kamu disinisin sama yang masak!

9. Roti makanan wajib di Perancis

Lain negara lain cerita. Di Perancis, kamu akan dianggap sangat sopan dan beretika kalau tanganmu terlihat di atas meja dengan pergelangan tangan menyentuh permukaan meja, bukan diletakkan di atas paha di bawah meja. Biasanya orang Perancis makan dengan hidangan roti. Roti biasanya dimakan sebagai pelengkap atau membantu garpu dalam mengambil makanan. Jangan sekali-sekali makan roti dengan digigit langsung, tapi kamu harus memotongnya menjadi lebih kecil baru dimakan. Kalau rotinya nggak mau dimakan, cukup diletakkan di atas meja, bukan di atas piring. Mungkin kalau di Indonesia, roti di Perancis udah ibarat kerupuk kali ya?

10. Indonesia

Meskipun Indonesia memiliki budaya yang beragam, tapi pastinya ada etika makan yang menjadi standar di hampir di seluruh penjuru tanah air. Salah satunya adalah harus makan dengan tangan kanan. Mau pakai sendok ataupun langsung pakai tangan, kita tetap harus makan pakai tangan kanan untuk menyuap.

Selain itu, kita juga diajarkan untuk menghabiskan makanan untuk menghargai petani yang udah capek-capek menanam padi hingga menjadi nasi yang kita makan. Kalau ada ungkapan ‘belum makan kalau belum makan nasi’ itu termasuk tradisi tata karma kita juga nggak ya?

Begitulah tata karma dan etika makan dari sepuluh negara yang berbeda. Karena apa yang dimakan berbeda, tentu cara makannya pun berbeda disesuaikan dengan tradisi dan apa yang dimakan. Kalau kamu harus memilih cara makan selain yang seperti di Indonesia, kamu lebih nyaman makan pakai cara yang mana nih guys?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
102SHARES