Bangganya Jadi Anak Bungsu. Kamu yang Punya 7 Kelebihan Ini

24 September 2017
|Robertus Jeje
0SHARES

Mengapa hal-hal yang kurang baik selalu diklaim ulahnya anak paling bontot atau bungsu? Apakah mereka lebih manja, nakal, dan terkadang juga bengal? Sepertinya tidak 100% benar.

Memang anak bungsu selalu diasosiasikan seperti itu, tapi sebenarnya mereka ini punya kelebihan yang mungkin banyak dari kamu belum menyadari akan hal tersebut. Lalu, kelebihan seperti apa?

1. Anak bungsu pintar memadukan style-nya. Terlebih setelah mendapat 'lungsuran' baju dari kakak-kakaknya.

Mungkin ini terjadi sejak kamu masih kecil – sudah biasa memakai baju lungsuran dari kakak-kakakmu. Meski kamu menjadi kolektor baju bekas, hal inilah yang membuatmu pintar dan tampil menarik dengan mix & match baju-baju bekas dari kakakmu.

Karena hal inilah kamu menjadi mengerti, bahwa untuk tampil menarik itu tak perlu dengan sesuai yang baru. Bahkan dengan baju-baju sederhana pun kamu bisa mewujudkan itu semua dan anti-mainstream.

2. Anak bungsu terkadang buta arah dan butuh bimbingan. Namun sekali saja mendapat arahan, kamu bisa cepat meluncur dan berkembang.

Setelah dari kecil menjadi ‘ekor’ bagi kakak-kakakmu, justru membuatmu banyak belajar dan suka mengeksplore sesuatu dengan caramu sendiri. Sikap inilah yang membuatmu cepat berkembang. Tak ada salahnya jika kamu butuh sedikit bimbingan, karena hal inilah yang membuatmu melesat dan terus maju.

3. Anak bungsu cenderung pribadi yang mengayomi dan pintar dalam mencari teman.

Entah kamu sadari hal ini atau tidak. Ketika kamu mencari teman, tanpa kamu sadari kamu suka memilih teman yang lebih tua dan lebih memiliki pengalaman. Benar?

Mungkin kamu juga tak jarang menganalogikan bahwa mereka seperti kakak-kakakmu. Hal inilah yang membuatmu banyak belajar dan memilii jaringan yang luas. Meskipun tak ada panutan dari kakakmu sendiri, kamu tetap bisa mendapat panutan dari ‘kakak-kakakmu’ ini.

4. Anak bungsu mudah menyadari dan bersyukur bahwa ia dikelilingi orang-orang yang menyayanginya.

Anak bungsu sudah biasa menjadi curahan kasih sayang dari orangtua atau kakak-kakakmu sejak kecil. Namun setelah kamu dewasa, kamu pandai membuat orang terkesan dan menjadi pusat perhatian. Hal inilah membuatmu bersyukur bahwa kamu dikelilingi orang-orang yang menyayangimu.

5. Anak bungsu kebanyakan tidak suka mengumbar cinta dan perhatiannya dalam hubungan percintaan. Tapi tetap saja, dia adalah orang yang penyayang dan manis.

Mungkin dia orang yang cuek, lama membalas pesan atau telepon. Namun bukan berarti rasa sayangnya kepada kekasihnya berkurang. Hanya saja, dia tidak pantai untuk menunjukkan rasa sayangnya atau perhatiannya tersebut.

Jadi kalau kamu punya pacar anak bungsu, tak usah khawatir akan hal ini. Sebab, sejak kecil ia terbiasa menjadi curahan kasih sayang dari orangtua atau orang-orang terdekatnya. Sehingga membuatnya terkesan tidak perhatian atau peka.

6. Anak bungsu pintar menikmati hidup dan waktunya sendiri. Bagaimana tidak, dia sering ditinggal kakak-kakaknya.

Ketika kamu mulai dewasa, kamu mulai sadar bahwa kakak-kakakmu mulai sibuk dengan agendanya dan tak ada lagi waktu buat kamu. Hal inilah yang membuatmu semakin lama makin pintar dalam menikmati hidup dan waktumu meski sendiri. Kamu menjadi tak tergantung kepada siapapun untuk mencari kesenangan, karena dengan sendiri pun kamu sudah bisa menikmati hidupmu dan bahagia.

7. Anak bungsu sangat berani mengejar mimpinya dan tak mudah menyerah. Beban di pundakmu mungkin tak seberat anak sulung – yang membuatmu berlari tanpa takut menerjang berbagai batu sandungan.

Biasanya, mimpi orangtua sudah dipikul oleh kakak-kakakmu. Hal inilah yang membuatmu merasa bebas dalam mengejar mimpimu sendiri. Kamu merasa tanpa beban berlari mengejar mimpi. Meski kamu sadar akan menemui banyak batu sandungan di sana, kamu tak pernah khawatir karena kamu memiliki ‘kakak-kakak’ lain yang siap membantumu. Jadi jangan pernah berhenti berlari!

Bagaimana? Merasa bangga menjadi anak bungsu? Jadikanlah hidupmu sebagai pembelajaran. Jadikan teman-temanmu sebagai panutan selain kakakmu. Teruslah berlari mengejar mimpimu. Jangan pernah takut menoleh ke belakang, jadikan pula itu tempat pembelajaran. Namun, jangan sampai kamu mengubah arahmu untuk berlari ke belakang. Keep going!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Jeje
"be kind to each other"
0SHARES