Antara Bertahan atau Meninggalkan, Apa yang Harus Dilakukan Saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan?

09 November 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Jatuh cinta itu menyenangkan ketika ada yang sigap menangkap tubuh lelahmu setelah lelah bekerja seharian, menghiburmu ketika kesusahan, dan jatuh juga ke dalam pelukanmu, sejatuh-jatuhnya. Namun bagaimana jika kamu jatuh sendirian? Sakit. Dan sayangnya yang terluka bukan lututmu, melainkan hatimu. Cintamu bertepuk sebelah tangan. Lantas apa yang harus dilakukan jika cinta bertepuk sebelah tangan? Bertahan atau tinggalkan?

1. Pertama-tama, ketahuilah bahwa berjuang sendiri itu melelahkan

Sekarang mungkin kamu masih sembunyi dalam ilusi dan harapan bahwa cinta bertepuk sebelah tangan milikmu suatu saat akan terbalaskan, bahwa suatu saat ia akan balik mencintaimu, bahwa perjuangan panjang ini akan mendapatkan balasan pada akhirnya. Memperjuangkan cinta juga menghadirkan bayangan bahwa kamu adalah pahlawan, setidaknya bagi dirimu sendiri. Pertanyaannya, sampai kapan mau seperti itu terus?

2. Lama-lama cintamu akan habis juga sebelum sempat mengalokasikannya pada hal lain

Karena kamu terlalu lama berkubang dalam cinta bertepuk sebelah tangan, lama-lama kamu bisa skeptis dengan cinta itu sendiri sampai nggak bisa mulai mencintai hal lain. Padahal, ada banyak hal yang bisa dicintai di dunia ini. Kamu bisa mulai dengan hobi. Misalnya, kamu hobi membaca, tuangkan kecintaanmu pada dunia literasi dengan membuat perpustakaan jalanan. Cintamu akan semakin subur dengan semakin banyaknya pembaca yang datang. Tapi kalau kamu terus menerus mencintainya tanpa mendapatkan kembali cinta itu, apa benar itu yang kamu mau?

3. Selain hatimu yang terkikis, waktumu juga habis hanya untuk mencintainya

Sayang, menghabiskan energi dan waktu itu caranya nggak cuma dengan mencintai seseorang lho. Coba deh kamu ingat-ingat sudah berapa lama kamu mencintai sendiri? Nanti tahu-tahu pas kamu sadar, teman-temanmu sudah jadi jadi manager, sudah menikah dengan orang yang dicintainya, sudah S2 di luar negeri. Kamu? Sudah menyakiti diri sendiri bertahun-tahun dalam kebodohan.

4. Jangan-jangan ada orang yang selama ini menunggumu tapi kamu nggak sadar

Saking sibuknya berusaha selalu ada untuknya, berusaha membahagiakannya, memastikan ia baik-baik saja, kamu sampai lupa sama diri sendiri. Nggak sadar juga kalau selama ini ternyata ada seseorang yang menunggumu dan berbaik hati selalu ada di sisimu. Kamu udah menyia-nyiakan kesempatan, dear.

5. Jadi, mending tinggalkan aja. Kan kalau jodoh pasti bakal ketemu lagi

Mencintai tanpa dicintai mungkin sudah jadi kebiasaanmu sehingga kamu merasa sulit sekali untuk memutuskan melepaskan cinta bertepuk sebelah tangan milikmu. Tapi dicoba dulu deh. Daripada kamu fokus sama seseorang yang nggak tahu dan nggak mau tahu bahwa kamu berharga, mending fokus sama hal lain yang lebih berguna.

6. Kalau memang berkeras untuk bertahan, boleh. Tapi beri batas waktu

Bertepuk sebelah tangan itu nggak bisa kan? Jadi kalau cinta bertepuk sebelah tangan, ya kamu hanya akan mendapati kehampaan layaknya tanganmu yang menggantung tanpa tepukan balasan di udara. Tapi silahkan deh kalau kamu mau bertahan. Beri batas waktu misal kalau enam bulan dari sekarang usahamu nggak membuahkan hasil apa-apa, kamu akan menghentikan cinta bertepuk sebelah tangan ini.

Jodoh kan sudah diatur dan selama ini kamu sudah berusaha. Mungkin dia bukan jodohmu, atau mungkin sekarang bukan waktu yang tepat. Mungkin kamu harus lebih mendewasakan dan memperbaiki diri. Percaya deh, kalau jodoh pasti bakal ketemu lagi. Kalau enggak, pasti kamu bakal mendapatkan yang lebih baik dan lebih cocok denganmu. Jadi nggak perlu bertahan terlalu lama ketika cinta bertepuk sebelah tangan, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES