Amos Chapple Seorang Fotografer yang Mengabadikan Oymyakon, Desa Paling Dingin di Dunia

06 Januari 2017
|Monica Petra
0SHARES

Kamu sering ngeluh karena tinggal di Indonesia? Panas mulu. Kalau gak gitu, pas musim hujan, aduh bikin bete. Ke mana-mana jadi males. Kalau gak panas ya hujan. Panas hujan. Hmm, pernah bayangin tinggal di desa yang ekstrem cuacanya? Yang super dingin atau super panas? Gak mau juga kan. Nah, ini nih ada seorang fotografer namanya Amos Chapple yang pergi mengunjungi Oymyakon, Rusia, desa paling dingin di dunia. Oymyakon terletak di jantung Siberia. Tercatat pada tahun 1933 desa ini memiliki temperatur -90 derajat Fahrenheit atau -67.7 derajat Celcius. Wow! Temperatur paling rendah di seluruh dunia. Desa ini berpenduduk sekitar 500 orang. Nah, Amos Chapple tu ingin nunjukkin kayak apa sih kehidupan sehari-hari dan keindahan desa dengan temperatur paling dindin di dunia. Untuk menuju desa ini biasanya membutuhkan waktu 2 hari dengan mobil dari Yakutsk, ibukota dengan penduduk 300.000 orang dan temperatur -30 derajat Fahrenheit atau -34 derajat Celcius. Karena temperatur yang sangat rendah, makanan sehari-hari mereka seringnya daging. Tanaman nggak bisa tumbuh di sana. Hal yang paling menantang dalam project ini menurut Chapple selain bertarung dengan cuaca yang sangat dingin, adalah mengoperasikan kamera. Soalnya saking dinginnya, kadang-kadang lens focus-nya jadi beku! Yuk, langsung aja disimak hasil karya dari Amos Chapple ini.

 

1. Central market di Yakutsk, penuh dengan ikan dan daging karena tumbuhan gak bisa hidup di sana

2. Rod of Bones, satu-satunya rute untuk menuju ke Oymyakon

3. Bahkan tanda penunjuk di desa itu bunyinya, "Oymyakon, The Pole of Cold"

4. Seorang wanita berjalan di depan rumah yang beku di village center

 

5. Bulu tebal anjing ini membuatnya tetap hangat

6. Kebanyakan toilet dibangun di luar, soalnya tanah yang beku gak memungkinkan untuk bikin toilet di dalam rumah

 

7. Mobil hanya bisa ditempatkan di garasi yang hangat, kalau diparkir di luar mesinnya jangan dimatikan bakal gak bisa nyala lagi!

 

8. Sebuah pabrik pemanas batubara membuat desa ini sedikit hangat

10. Lihat ternak-ternak ini, agak kurus, makan apa ya kalau gak ada rumput? Hmm

Gimana, udah puas lihat desa paling dingin di dunia? Kalau kita tinggal di sana, kayaknya beberapa jam aja udah kangen buat ngerasain sinar matahari lagi kali ya haha. Kalau gak gitu malah mati beku duluan, hiiii. Segala hal pasti ada positif dan negatifnya, syukuri aja deh. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Monica Petra
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES