Ala Petra dan Firrina: Rasanya Pacaran Nggak Sesumbar, Tahu-tahu Naik Pelaminan!

28 Maret 2018
|Chandra W.
0SHARES

Pacaran di era kejayaan media sosial seolah-olah nggak afdol tanpa membagikan setiap momen yang dilalui bersama pasangan. Makan malam berdua, diabadikan. Menghabiskan akhir pekan bersama, diabadikan, semua-semuanya diabadikan. Sementara itu, ada pasangan yang jarang mengunggah kebersamaannya di media sosial, tapi ternyata tahu-tahu menikah.

Seperti Petra Sihombing dan Firrina Sinathrya misalnya.

1. Terkadang kita merasa bahwa memiliki pacar artinya seluruh dunia pun harus tahu

Padahal, nggak semua orang berpikiran sama. Ada serunya juga lho, punya pacar tapi nggak semua orang tahu. Bukan disembunyikan, melainkan karena orang itu berpikiran bahwa hubungan yang baik nggak perlu dipamerkan ke publik. Apalagi jika bukan selebritis. Untuk apa semua orang harus tahu?

2. Tapi, karena zaman sekarang ‘yang nggak ada di media sosial berarti nggak ada di dunia nyata’, urusannya bisa lebih pelik

Kamu bisa saja dikira nggak punya pacar, padahal kembali lagi ke awal, berpacaran itu kan masalah pribadi. Bukan urusan semua orang. Lagipula, ada orang-orang yang justru merasa nggak aman ketika mengunggah foto bersama pasangan di media sosial. Takut ditikung, misalnya. Tindakan tidak mengunggah sebenarnya bisa berarti proteksi terhadap pasangan.

3. Saking sepinya feeds media sosialmu dari foto pasangan, banyak yang menjodohkanmu dengan teman-temannya

Sekali, dua kali nongkrong bareng teman-teman, kamu datang sendiri. Bukan karena nggak mau mengajak pasangan. Melainkan karena sudah punya urusan masing-masing, kamu nggak mau merepotkannya dengan memaksanya bergabung. Lagipula kamu juga bisa lebih menikmati momen bersama teman-teman tanpa pasangan. Saking jarangnya terlihat bersama pasangan, teman-temanmu mulai usil menjodohkanmu dengan yang lain. Alasannya: karena kamu selalu terlihat sendirian. Masak sudah punya pasangan ke mana-mana masih sendirian?

4. Sering disangka lagi berantem, padahal kamu dan pacar sesungguhnya adem ayem saja

Dari teman sampai orangtua, entah mereka khawatir atau sekadar penasaran, ada saja yang bertanya apakah kamu dan pasangan sedang ada masalah karena nggak pernah terlihat bersama. Padahal, kamu dan dia baik-baik saja, hanya sama-sama sedang sibuk. Lagipula, nggak ada kewajiban laporan ke orang lain juga kalau jalan bareng, kan?

5. Banyak yang mengira hubungan kalian nggak serius

Karena katanya kalau serius pasti dikenalin ke semuanya. Bukannya kamu dan pasangan saling nggak memperkenalkan satu sama lain ke orang terdekat. Kalian hanya sedang menunggu waktu yang tepat untuk membawa pasangan ke lingkungan yang lebih intim, seperti keluarga dan lingkaran persahabatan. Daripada buru-buru malah bikin nggak nyaman? Tapi tentu saja, akan selalu ada perkataan yang kurang enak didengar baik dari teman, sahabat, bahkan keluarga. “Katanya serius, kok belum pernah dibawa ke rumah?” Atau, “Kamu betul pacaran dengan dia? Kok nggak pernah ada fotonya di Instagram-mu?”

6. Cukup kamu dan dia saja yang tahu, hubungan kalian lebih serius dari apapun dan nggak sesumbar adalah kunci

Berapa kali kamu melihat dan mengalami sendiri, menjalin hubungan romantis dengan seseorang dan selalu berbagi aktivitas dengannya di media sosial, lalu berakhir putus? Ujung-ujungnya repot, harus menghapus semua kenangan yang telah terabadikan dan dilihat banyak orang. Seketika juga banyak yang bertanya kepadamu, “Sudah nggak sama yang kemarin ya? Kok fotonya dihapus semua?” Tentu kamu malas mengalami hal serupa. Makanya kamu jadi lebih menjaga hubungan yang sekarang, salah satunya dengan cara nggak sesumbar di media sosial.

7. Ketika sudah yakin, langkahmu jelas dan pasti. Naik ke pelaminan, misalnya

Selama pacaran, boleh saja foto kebersamaan kalian sangat sedikit. Tapi itu bukan ukuran serius atau tidaknya sebuah hubungan, kan? Ingat, yang penting adalah momen kebersamaan, bukan fotonya. Makanya, hubunganmu dengannya yang dikira orang hambar, ternyata lebih serius dari semua hubunganmu sebelumnya. Seperti Petra Sihombing dan Firrina misalnya. Mereka berpacaran, tetap fokus dengan karir masing-masing, sesekali berfoto bersama, tahu-tahu foto prewedding, lalu menikah.

Makanya, jangan suka mempertanyakan hal-hal semacam itu ke orang-orang yang nggak suka mempertontonkan hubungannya di muka umum. Pertama, itu bukan urusanmu. Kedua, bisa jadi yang diam-diam begini malah lebih matang persiapannya. Tahu-tahu jadi saja. Kamu sendiri, golongan yang mana nih? Yang sesumbar, atau yang diam-diam langsung menikah?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES