9 Budaya Nasional yang Mendunia Ini Bikin Kamu Bangga Jadi Orang Indonesia!

27 Desember 2016
|Ani Nur Cholifah
Life
0SHARES

Indonesia dikenal sebagai negara yang begitu kaya akan budaya. Budaya dan berbagai keunikan lain yang ada di Indonesia sebagai warisan harus dijaga dan dilestarikan. Indonesia seringkali memukau negara lain karena ragam budaya yang dimilikinya dan beragam hal tersebut tidak membuat Indonesia jadi terpecah belah, tapi semakin erat. Kira-kira budaya apa aja ya yang menarik bagi para wisatawan buat datang ke Indonesia? Terus budaya apa aja sih yang sudah dunia tahu? Mungkin 7 budaya khas Indonesia ini jadi salah satu jawabannya. Yuk, simak langsung ulasan singkat dari YuKepo.

1. Wayang

Wayang merupakan budaya yang sudah ada sejak zaman prasejarah, sekitar 1500 SM. Pertunjukan wayang awalnya hanya dikenal oleh masyarakat Jawa kemudian menyebar ke Bali. Pertunjukan wayang kemudian diakui oleh UNESCO (United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization) sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 7 November 2003. Bangga ya wayang sudah resmi diakui dunia lho. Wayang memiliki berbagai macam versi, mulai dari wayang kulit yang berbahan dasar kulit sapi yang telah dijemur, dipotong, dan diberi warna. Kemudian wayang golek yang berbahan dasar kayu. Ada pula wayang orang yang dimainkan secara langsung oleh orang yang mengenakan kostum sesuai dengan karakter yang dibawakan. Cerita wayang biasanya tentang kisah dewa dewi, persilatan, percintaan, dan kepahlawanan. Kalau sudah ada wayang sudah jelas selalu diiringi oleh alunan musik gamelan. Selain itu unsur penting lainnya adalah dalang, orang yang berperang memainkan wayang. Bukan orang yang memainkan perasaan ya sob! 

2. Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional yang berkembang dalam masyarakat khas Jawa Barat yang telah di akui juga oleh UNESCO. Angklung dimainkan dengan cara digetarkan sehingga muncul bunyi dari benturan antara bambu dengan tiangnya yang menghasilkan bunyi tertentu. Ada 2 titik nada dalam angklung, yakni laras slendro dan pelog. Asal muasal angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat Dewi Sri supaya turun ke bumi, supaya tanaman padi dapat tumbuh dengan subur. Bukan hanya itu, angklung juga dikenal untuk membangkitkan semangat rakyat saat bertempur sewaktu peperangan di Tanah Air. Itu sebabnya pemerintah Hindia Belanda pada masa itu sempat melarang penggunaan angklung. Jadi para penjajah itu takut sama angklung. Hihi

3. Reog Ponorogo

Reog berasal dari Jawa Timur bagian barat laut, dan Kota Ponorogo dianggap sebagai kota asal reog. Hingga kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil ketika pertunjukan reog dibawakan sebagai khasnya kota Ponorogo. Adegan dalam seni reog biasanya tidak selalu mengikuti skenario yang tersusun rapi atas perintah dalang. Dalam pementasan reog, juga dan interaksi antara pemain dan dalang. Dalang dalam hal ini biasanya orang pemimpin rombong. Yang paling dinanti oleh penonton ketika singa barong, sosok yang memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak. Berat topeng reog ini bisa mencapai 50-60 kg. Topeng yang berat ini dibawa oleh penarinya dengan gigi. Hebatnya giginya gak ompong alias super kuat. Untuk dapat membawa topeng bukan sekedar kuat tapi harus latihan yang berat dan latihan spiritual seperti puasa dan bertapa. Wih keren kan!

4. Batik

Siapa orang yang tidak mengenal batik? Batik juga mengijinkan perkembangan zaman lho, semula batik hanya model tradisional sekarang banyak pengrajin batik yang telah menciptakan batik dengan corak modern. Batik dihasilkan dengan cara menuliskan lilin panas ke atas kain dengan menggunakan bantuan canting. Kain batik telah adal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga sampai saat ini. Uniknya para pelukis batik mencari pola dasar berdasarkan fenomena yang mereka lihat. Nah disitulah, perlu kejeniusan tersendiri buat kalian yang mau tahu makna dari setiap pola kain. Mungkin karena pola unik ini yang membuat batik jadi diminati bukan hanya orang Indonesia tapi juga dunia, salut!

5. Tari Pendet

Ada yang tahu apa kekinian tarian ini? Yups, lirik mata yang aduhai dari so penari bikin kamu terpana. Tari Pendet awalnya adalah tari pemujaan yang dipertunjukkan di pura. Tari Pendet sebagai simbol penyambutan turunnya dewata ke dunia. Tari sangat pesat, sehingga para seniman Bali menggubah Tari Pendet yang semula menjadi tari penyambutan terhadap para dewa, menjadi tari ‘ucapan selamat datang’ dan tetap mempertahankan nilai religius yang dikandungnya. Pencipta Tari Pendet versi modern adalah I Wayan Rindi. Tidak seperti tari lain yang memerlukan pelatihan intensif, setiap orang dapat menarikan Tari Pendet, tidak dibatasi oleh umur, pria atau wanita bisa coba.

6. Tari Saman

Tari Saman salah satu ikon kebanggaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Tarian tersebut sudah mendunia, karena didukung oleh keputusan UNESCO yang menyatakan Tari Saman sebagai warisan budaya. Tarian yang berasal dari Suku Gayo Aceh Tenggara ini sering ditampilkan dalam festival dan pertunjukan kesenian bukan hanya dalam negeri tapi juga dunia. Syair yang dipakai dalam Tari Saman perpaduan antara Bahasa Arab dan Bahasa Gayo. Tari Saman merupakan satu tarian yang unik, karena hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan anggota tubuh bagian atas. Tariannya memang terlihat cukup sedereta tapi yang namanya tarian daerah selalu memiliki makna tersendiri guys

7. Keris

Indonesia sejak zaman nenek moyang terkenal dengan magisnya yang kuat. Salah satunya keris yang dianggap sebagai senjata tradisional asli Indonesia yang mengandung kekuatan supranatural. Raja-raja di Nusantara pada zaman dahulu menjadikan keris sebagai senjata pusaka. Keris telah digunakan sejak abad ke-9 dan dibuat oleh para pengrajin yang disebut mpu. Kalian tahu gak, kalau dulu logam pembuatan keris diambil dari meteor yang jatuh ke bumi. Wow banget gak tuh? Mpu pembuat keris ternyata sudah lebih dulu memakai bahan tersebut dibanding oleh para ahli pembuat kendaraan luar angkasa di abad 20-an.

8. Tari Kecak

Siapa yang pernah ke Bali, pasti pernah lihat ini. Tari Kecak biasanya disebut sebagai Tari “Cak” atau tari api. Tari Kecak merupakan tari pertunjukan massal atau tari hiburan dan cenderung dibawakan sebagai sendratari, yaitu seni tari yang melibatkan drama. Tarian ini menceritakan kisah pewayangan seperti Rama dan Sinta. Dalam tari ini, bentuk sakral biasanya ditunjukkan dalam hal kekebalan fisik guys. Lebih mirip ke debus karena para penari tidak terbakar oleh api. Jika tarian dari Bali lainnya menggunakan gamelan sebagai musik pengiring, Tari Kecak hanya memadukan suara mulut dan teriakan yang berbunyi, “cak cak ke cak cak ke”, sehingga tari ini dikenal sebagai Tari Kecak. Unik bukan?

9. Lagu Rasa Sayange

Lagu Rasa Sayange khas Maluku yang merupakan warisan budaya Indonesia ini pernah dinyatakan milik negara lain. Hal yang seperti ini bisa saja terulang kembali kalau kita tidak melestarikannya. Lagu ini sengaja dinyanyikan turun-temurun oleh masyarakat Maluku sebenarnya mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan untuk sosialisasi antar masyarakat. Sekilas lagu ini lebih mirip sajak atau pantun yang bersahutan. Mau coba lagu ini kalian nyanyikan untuk orang tersayang? Rasa sayange... rasa sayang sayange... Kulihat dari jauh rasa sayange... Ciye baca atau nyanyi? 

Cukup bangga ya dengan budaya Indonesia. Yuk, Kita jaga budaya sebagai warisan bangsa. Kalau bukan kita yang ikut buat ngejaga, siapa lagi? Rela budaya kita terus diakui oleh negara lain?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES