7 Tips Menghadapi Diklatsar Dengan Aman dan Bahagia yang Wajib Kamu Tau!

27 Januari 2017
|Indana Putri
Life
1296SHARES

Menjadi seorang pencinta alam tidaklah semudah apa yang ditampilkan di televisi. Jika saat ini traveling seolah menjadi trend yang banyak dilakukan oleh anak muda, maka makna pencinta alam yang sebenarnya lebih dari itu. Karena sejatinya seorang pencinta alam tidak hanya mendaki gunung atau pun mengunjungi tempat-tempat eksotis nan berbahaya, namun seorang pencinta alam harus mempelajari dasar-dasar berkegiatan di alam bebas yang berguna untuk menjaga kelestarian alam. Maka dari itu, sebelum melakukan kegiatan ini, pencinta alam akan terlebih dulu melakukan proses Diklatsar atau Pendidikan dan Latihan Dasar. Tujuan dari kegiatan ini sebenarnya adalah untuk memberi pendidikan dan latihan dasar agar pencinta alam mampu bertahan saat di tempat alam bebas. Mengetahui tujuan dasar Diklatsar pencinta alam, tentunya jauh dari kata kematian. Akibat cara mendidik yang salah, tak jarang nyawa seorang peserta Diklatsar terbuang sia-sia. Seperti kejadian meninggalnya anggota pencinta alam baru-baru ini. Seharusnya hal tersebut bisa dihindari. Bagi kamu yang ingin mengikuti pencinta alam, nggak usah takut! Karena 7 hal ini bisa kamu lakukan dalam menghadapi Diklatsar dengan aman dan selamat sampai tujuan!

1. Persiapan fisik yang prima

Sebelum melakukan kegiatan outdoor, rajinlah berolahraga paling tidak 30 menit setiap hari agar kondisi tubuh tetap prima.

2. Pelajari kembali materi yang sudah diberi

Sebelum terjun langsung ke lapangan, biasanya seorang calon anggota pencinta alam akan terlebih dahulu diberi materi di kelas dan simulasi di alam bebas. Pelajari dengan baik materi yang sudah diberikan untuk diterapkan saat sudah dilepas di alam bebas nantinya.

3. Persiapkan peralatan untuk survival

Peralatan yang lengkap amat penting dibutuhkan selama berkegiatan di alam bebas. Jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kamu harus bisa bertahan hidup dengan peralatan yang kamu bawa dan bekal materi yang sudah kamu pelajari sebelumnya.

4. Persiapkan mentalmu!

Terkadang apa yang kamu bayangkan nggak sesuai dengan kenyataan. Nyatanya berkegiatan di alam bebas jauh lebih susah dibanding apa yang kamu lihat di televisi atau media lainnya. Maka dari itu kamu harus selalu mempersiapkan mentalmu akan hal-hal berbahaya yang akan terjadi di alam bebas.

5. Makan yang cukup!

Yang nggak kalah penting, MAKAN YANG CUKUP! kamu harus memiliki cukup energi untuk menjalani serangkaian proses pendidikan yang berat. Jangan sampai kurang makan dan nggak bertenaga ya, guys!

6. Berani melawan!

Jika dirasa seniormu sudah keterlaluan dalam memberi pendidikan dengan cara kekerasan, jangan segan untuk melawan! Selalu ingat bahwa senior yang baik akan memberi ketegasan, bukan dengan kekerasan!

7. STOP!

Dalam ilmu survival, kita mengenal istilah STOP. Sitting, Thinking, Observating dan Planning. Jika kamu sudah nggak sanggup lagi mengikuti kegiatan, sedangkan senior kamu nggak mau mengerti dan tetap menindak dengan kekerasan, maka berhentilah. Pikirkan apa yang harus kamu lakukan. Observasi apa saja hal yang ada di sekitar kamu. Lalu buatlah rencana untuk KABUR! Lebih baik kamu kabur selamatkan nyawa kamu, daripada pendidikan ini berujung kematian dan tercorengnya nama baik Mapala di Indonesia. Yakin deh, senior kamu pun nggak bakal tinggal diam dan kebingungan jika kamu ngilang. 

Nah, jangan takut lagi yah ikut kegiatan Mapala. Karena yang namanya pencinta alam itu pastilah orang-orangnya penuh cinta. Mapala bukan pembunuh!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Indana Putri
Gak Punya Quote Nih!
1296SHARES