7 Tanda Kamu Berhasil Move On dari Mantan. Siap Untuk Menyambut Hari Baru!

23 Oktober 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Putus itu gampang, move on yang susah. Katanya sih gitu. Semakin berusaha melupakan semakin teringat. Bisa saja kamu berpura-pura kuat saat bertemu, tapi kalau dalam hati kepinginnya nggak usah bertemu sama sekali, berarti kamu belum move on. Hatimu bisa dinyatakan sudah sembuh dari patah hati dan resmi move on jika:

1. Jantungmu tak lagi berdebar kencang ketika mendengar namanya

“Eh, tau nggak sih? Timnya Ardi (mantanmu) menang PKM lho. Hebat banget yaa.”

Kamu mendengar percakapan ini di lorong kampus. Yup, mantanmu yang hebat itu baru saja mendapat piala di Pimnas. Tapi anehnya, hatimu nggak merespon apa-apa tuh. Ikutan senang, nggak. Deg-degan dengar namanya, nggak juga. Biasa aja gitu. Selamat kamu sudah lulus tahap pertama move on.

2. Mencium aroma parfumnya tidak membuatmu ingin kembali ke pelukannya

Pernah nggak sih lagi di jalan naik motor sendirian tiba-tiba ada wangi parfum mantan melintas sekejap entah dari mana? Mungkin dari motor yang barusan menyalip motormu. Kalau kamu belum move on, pasti kamu kepingin segera memeluknya demi menghirup wangi parfum yang telah bercampur aroma keringat dan semakin enak saja wanginya. Tapi ternyata kamu hanya menganggap wangi itu sebagai angin lalu dan nggak penting, emang enak wanginya, tapi apa urusannya? Hebat. Kamu sudah lulus tahap kedua move on.

3. Tak ada lagi getar-getar atau rasa nyaman ketika kamu mengobrol dengannya

Dulu sih baru ngobrol bentar aja rasanya deg-degan sampai rumah nggak habis-habis. Zaman PDKT. Habis itu pas lagi pacaran, rasanya tenang aman damai tentram sentosa pas lagi ngobrol tentang apa saja, dari urusan kampus sampai kenapa burung suka eek sembarangan, rasanya dunia berpihak padamu. Tapi setelah putus dan akhirnya ketemu lalu mengobrol, semua kembali seperti semula. Tak ada lagi debaran ataupun kenyamanan yang bisa dia berikan. Fix sebentar lagi kamu move on yang sesungguhnya.

4. Nggak sakit hati meskipun dia udah punya pacar baru dan kamu belum

Salah satu sahabatmu datang dengan heboh dan bilang kalau mantanmu udah punya gandengan baru. Lalu dia menyarankanmu untuk segera cari pacar baru. Hmm. Tapi  kamunya biasa aja tuh. Kamu merasa itu bukan urusanmu lagi dan terserah dia aja sih mau punya pacar lagi atau enggak, kamu nggak peduli dan nggak merasa harus menyainginya dengan punya pacar baru. Move on tahap kesekian telah terlewati.

5. Apapun yang dia lakukan udah nggak ada pengaruhnya sama kamu

Mau dia salto dari rumah ke sekolah kek, mau tidur di kelas sampai ketahuan dosen kek, mau punya pacar artis kek, nggak akan bikin kamu pengen mengelap keringatnya setelah salto, membangunkannya sebelum dimarahi dosen, dan cari pacar artis juga. Kamu udah menerima bahwa dia punya kehidupannya sendiri dan kamu juga. Bentar lagi siap-siap open recruitment nih.

6. Nggak semua hal mengingatkanmu tentang dirinya

Inget kan pas baru putus, pergi ke taman ingetnya jogging sore bareng dia, ke pasar inget suka masak bareng pas weekend, ke stasiun inget dianterin pas mau pulang kampung. Dunia seperti punya jejaknya di manapun kamu berada. Sekarang sudah tidak, banyak lupanya daripada ingetnya. Bagus. Lanjutkan!

7. Eling rupane, lali rasane (Ingat wajah, lupa rasa)

Artinya ingat parasnya, tapi lupa perasaannya ketika sedang bersama. Nah ini level tertinggi nih dari move on. Karena sesungguhnya melupakan adalah pekerjaan yang sulit, ketika kamu bisa lupa dengan sendirinya, selamat. Kamu telah berhasil move on dan siap melangkah tanpanya.

 

Sudah berapa tahap yang kamu lewati? Kalau sudah semua, kamu nggak harus buru-buru mencari pengganti kok. Move on nggak harus selalu berarti menjalin hubungan dengan orang baru. Kamu bisa mengalihkan energimu ke hal-hal lain yang bermanfaat dan mungkin sulit kamu jalani selama pacaran, misalnya kamu hobi bikin DIY dari barang bekas, ini saatnya! Kalau sudah siap membuka hati, baru deh cari pacar baru.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES