7 Penyebab Kenapa Naskah Novel Karyamu Sering Ditolak Penerbit

unsplash.com

Pernah mengalami masa terpuruk saat naskahmu dikirim balik sama penerbit incaran lengkap dengan surat penolakannya? Untuk yang pernah merasakan ini, mungkin pernah dirasakan oleh hampir semua orang yang menyasar penerbit major untuk menerbitkan naskah novelnya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya penerbit major memang selektif untuk menerbitkan sebuah novel dari penulis baru. Saat naskah diterima, berarti semua tanggung jawab dan promosi ada di tangan penerbit itu sendiri. Makanya, nggak kebayang kalau naskah itu sampai kurang laku di pasaran.

Maka dari itu, menerbitkan sebuah naskah butuh strategi dari penulis itu sendiri. Tapi, kira-kira apa saja penyebab naskah novelmu ditolak berkali-kali? Beberapa poin di bawah ini dikutip dari buku non-fiksi DRAFT 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu karya Winna Effendi. Cocok banget untuk kamu yang lagi struggle untuk menerbitkan novel.

1. Naskahmu salah sasaran atau genrenya nggak sesuai karakter penerbit

pixabay.com

Ini menjadi salah satu kendala yang menyebabkan naskahmu ditolak oleh penerbit berulang kali. Bisa jadi genre naskahmu nggak sesuai sama penerbit yang kamu incar. Misalnya naskah yang buatmu bergenre romansa yang menonjolkan sensualitas tokohnya. Tapi, kamu menyasar penerbit yang fokus dan konsisten menerbitkan buku bertema agama.

Sekeren apapun naskahmu, nggak bakal lolos di penerbit itu karena nggak sesuai karakternya. Kalau sudah begini, kamu bisa coba kirim ke penerbit lain yang memang konsisten menerbitkan naskah romansa.

2. Bukan lagi menjadi selera pasar

pixabay.com

Kamu telat menerbitkan naskah di waktu yang tepat. Itu bisa jadi faktor kedua kenapa naskah kamu ditolak penerbit. Penerbit pasti punya jadwal pasarnya tersendiri. Penerbit pasti paham kalau genre atau tema cerita tertentu bisa nge-hype sampai berapa lama.

Misalnya kamu punya naskah bertemakan fantasi, tapi si penerbit sudah memprediksi bahwa genre ini udah nggak hype. Kemungkinan besar tulisanmu ini akan kurang diminati saat terbit.

3. Mirip dengan novel yang sudah pernah terbit

pixabay.com

Berbeda dengan kedua listicle di atas, naskahmu bisa aja ditolak sama penerbit kalau agak mirip dengan novel yang pernah terbit di penerbit yang sama. Memang nggak menutup kemungkinan naskahmu akan tetap diterima, tapi pastinya dengan konsekuensi dan risiko.

4. Kurang menarik dari segi ide cerita dan eksekusi
pixabay.com

Kalau yang satu ini memang jadi salah satu faktor yang menyebabkan naskah ditolak. Hal teknis ini jadi penentu apakah karyamu layak terbit atau tidak. Bukan berarti jelek, tapi setiap penerbit ada standar dan ketentuan yang menentukan apakah tulisan tersebut layak cetak atau tidak.

Mungkin saja, naskah kamu itu kurang tereksekusi dalam menceritakan alur kisahnya. Kalau sudah begini, pastinya wajib untuk dibenahi dulu sebelum dikirim ke penerbit lain.

5. Belum sesuai standar penerbit yang diincar
pixabay.com

Penerbit selalu punya standar naskahnya masing-masing. Mulai dari size, font, margin, ide cerita, eksekusi cerita, batas halaman, penulisan yang sesuai EYD dan sebagainya. Kalau naskahmu belum memenuhi standar, pastinya editor bakalan enggan meloloskan naskahmu.

6. Naskahmu datangnya nggak tepat waktu

pixabay.com

Sama kayak cinta, kalau datang terlambat pasti akan mendapat penolakan. Hal ini juga berlaku dengan naskah novelmu. Misalnya naskahmu bertemakan Ramadan, tapi baru dikirim ke penerbit setelah Lebaran. Selain jangka waktu untuk menerbitkan yang masih lama, topik yang diangkat bakalan kurang direspon karena tidak tepat waktu terbitnya. Maka dari itu, butuh banget strategi dan waktu untuk mengirim naskah ke penerbit.

7. Membutuhkan “renovasi” besar-besaran

pixabay.com

Kalau sudah memahami standar naskah yang layak untuk terbit di penerbit incaran tapi masih gagal, kemungkinan naskahmu memang membutuhkan “renovasi” lain. Memang hampir semua penulis hebat awalnya mendapat penolakan. Seperti Alit Susanto.

Penulis novel Skripshit ini mengaku bahwa naskahnya ditolak berkali-kali sama penerbit major. Tapi pada akhirnya, Alit sadar bahwa masih ada kekurangan pada naskahnya. Mungkin, masih ada hal yang kurang dari naskahmu.

Naskah ditolak itu bukan akhir dari impian. Banyak penulis hebat terlahir dari penolakan penerbit major, salah satunya J.K. Rowling dan Stephenie Meyer. Yang bisa membunuh impian siapa lagi jika bukan dirimu sendiri. Buat mentalmu jadi tahan banting.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Lagi! Viral Polisi 'Nemplok' di Kap Mobil Hadang Pengendara yang Enggan Ditilang | Keepo.me

Lagi! Viral Polisi 'Nemplok' di Kap Mobil Hadang Pengendara yang Enggan Ditilang | Keepo.me

Sedang Hamil? Inilah Jenis Olahraga untuk Ibu Hamil Agar Proses Melahirkan Lancar!

Sedang Hamil? Inilah Jenis Olahraga untuk Ibu Hamil Agar Proses Melahirkan Lancar!

Nikita Mirzani Tepergok Joget Seksi di Atas Kapal, Terekam Video tak Pakai Bra | Keepo.me

Nikita Mirzani Tepergok Joget Seksi di Atas Kapal, Terekam Video tak Pakai Bra | Keepo.me

Orangtua Ragu Melepaskanmu Kuliah di Luar Kota? Begini Cara Meyakinkan Mereka

Orangtua Ragu Melepaskanmu Kuliah di Luar Kota? Begini Cara Meyakinkan Mereka

Warung Makan Ini Sediakan Menu Makanan dengan Deskripsi Unik yang Bikin Pembeli Terpingkal | Keepo.me

Warung Makan Ini Sediakan Menu Makanan dengan Deskripsi Unik yang Bikin Pembeli Terpingkal | Keepo.me

Cinta Pada Pandangan Pertama, Benar Adanya atau Hanya Khayalan Kamu Aja?

Cinta Pada Pandangan Pertama, Benar Adanya atau Hanya Khayalan Kamu Aja?

loading