7 Hal yang Harus Disadari Sedari Dini, Demi Diri yang Lebih Bijak

pexels.com

Usia yang matang nggak bisa didapat dengan mudah. Selalu ada perjuangan dan kegagalan di balik semua prosesnya. Seseorang juga bisa dikatakan sudah matang secara pemikiran ketika mampu menyelesaikan masalah. Ia mamou memaknai banyak hal dan siap untuk menerima konsekuensinya.

Semua rintangan yang terjadi akan memaksa kita belajar perlahan untuk menjadi sosok yang lebih dewasa. Kelak akan ada waktu di mana kita akhirnya menyadari beberapa hal penting yang seherusnya kamu maknai lebih awal.

Beberapa hal tersebut mungkin membosankan jika diketahui lebih awal. Namun sesungguhnya beberapa hal berikut memang jauh lebih baik untuk diketahui lebih cepat.

1. Menempatkan prioritas di tempat yang tepat

pexels.com

Hal yang sebaiknya dimaknai lebih awal ketimbang harus menyesuaikan di kemudian hari adalah menempatkan prioritas dengan tepat. Saat remaja, kita terkesan acuh dengan prioritas tentunya selain belajar. Kamu juga masih abai dengan prioritas karena segalanya masih dibantu keluarga.

Jika ditilik lebih jauh, prioritas itu meluas. Jika menempatkan prioritas dengan tepat sejak dini, ini akan membantumu untuk bisa menata kewajiban di masa depan dengan baik sesuai dengan tingkatan urgensinya. Kalau sudah terbiasa untuk memprioritaskan hal yang penting, kelak kamu akan lebih bijak dalam memutuskan sesuatu dengan matang.

2. Belajar untuk menolak dengan cara yang halus

pexels.com

Banyak orang yang masih belum peduli dengan etika saat harus menolak sesuatu dengan baik. Meskipun terkesan sederhana, namun belajar untuk menolak sesuatu dengan cara yang baik dan beretika itu sangat diperlukan di masa depan.

Di awal 20-an, kita masih cenderung bersikap abai. Kita belum terlalu memikirkan orang lain dan masih terbawa sifat kekanak-kanakan. Jika tidak pernah belajar beretika sejak dini, besar kemungkinan kita akan seenaknya untuk menolak sesuatu dengan cara yang kurang baik juga. Maka dari itu mumpung belum terlambat, nggak ada salahnya untuk membiasakan diri untuk menolak segala sesuatu dengan baik.

3. Menikmati setiap waktu dengan orang tersayang

pexels.com

Namanya anak muda masih galau mau ke mana, harus apa, termasuk sayang ke siapa. Mereka belum tahu harus memberikan prioritas kepada siapa. Ketika usia belum terlalu matang, kita cenderung berpikir bahwa teman adalah segalanya.

Tapi ini adalah anggapan yang salah. Orang ang sayang sama kita nggak melulu teman walaupun mereka selalu menghibur. Orangtua, kakak, adik, dansaudara bisa jadi sering terlupakan.

Dengan berjalannya waktu, kelak kita bakalan kangen banget dengan yang namanya punya waktu untuk berkumpul bersama keluarga besar secara utuh. Makanya, jangan pernah sia-siain waktu saat ada kesempatan untuk berkumpul.

4. Menyadari bahwa orangtua adalah teman terbaikmu
pexels.com

Banyak dari remaja menganggap bahwa curhat sama orangtua itu nggak asyik banget dan nggak solutif. Jauh sebelum kenal dengan teman-temanmu yang sekarang, sahabat terbaikmu adalah orangtua. Hal itu nggak akan berubah sampai kapanpun.

Mau bagaimana kamu ke teman-teman, seseru apapun kalian, nggak akan bisa mengalahkan betapa setianya orangtua ke kamu. Selalu ingat dari sekarang bahwa orang yang akan kamu cari nanti dan sampai kapan pun adalah orang tua. 

5. Memahami bahwa setiap orang memiliki kekurangan masing-masing
pexels.com

Kelak kamu akan menyesal saat menyadari bahwa setiap orang memang memiliki kekurangannya masing-masing yang nggak bisa diubah. Saat remaja, mungkin kita menganggap bahwa setiap kekurangan pasti bisa ditangani.

Kelak kamu akan menyadari bahwa ada kekurangan yang nggak bisa ditangani, nggak bisa diubah dan nggak bisa diperbaiki.

6. Memaknai bahwa hidup kadang di atas dan di bawah

pexels.com

Darah muda nggak lepas dari semua yang wild, young and free. Kita sering menganggap bahwa hidup selalu di atas selama mau berusaha. Kelak kamu akan mengerti bahwa sekeras apapun kamu berusaha, kalau sudah saatnya berada di roda bawah, takdir itu nggak bisa dihindari bawah.

Kamu akan jauh lebih kuat memahami hal ini. Maka dari itu, ada baiknya kamu sudah memahami hal ini sejak dini.

7. Berusaha memaknai setiap masalah tanpa curhat sembarangan

pexels.com

Satu hal yang sebaiknya sudah dimaknai sejak dini sebelum terlambat nantinya adalah, kebiasaan untuk menerima dan memaknai setiap masalah tanpa curhat sembarangan. Saat remaja, mungkin kita bisa bebas cerita tentang apapun ke sembarang orang.

Namun ketika dewasa, kamu akan mengerti bahwa nggak semua orang itu baik. Apalagi curhat tentang atasan yang nggak baik ke rekan kerjamu sembarangan. Fatal!

Beberapa hal tersebut hanya sebagian kecil hal yang mungkin sepele untuk diketahui. Sebenarnya, berguna untuk kamu ketahui lebih dulu ketimbang merasakannya di kemudian hari tanpa mengerti kenapa.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Pamer Foto Perut Sixpack, Cinta Laura Dipuji Seksi oleh Netizen | Keepo.me

Pamer Foto Perut Sixpack, Cinta Laura Dipuji Seksi oleh Netizen | Keepo.me

Ilmu Tak Tertulis yang Harus Dipelajari Sebelum Resmi Menikah

Ilmu Tak Tertulis yang Harus Dipelajari Sebelum Resmi Menikah

Nasa : Asteroid Sebesar "Dua Kali Monas" Akan Menghantam Bumi Pada 13 April 2029! | Keepo.me

Nasa : Asteroid Sebesar "Dua Kali Monas" Akan Menghantam Bumi Pada 13 April 2029! | Keepo.me

Langkah Sederhana untuk Kurangi Plastik dan Sampah Rumah Tangga

Langkah Sederhana untuk Kurangi Plastik dan Sampah Rumah Tangga

Deretan Sejarah dan Mitos tentang Lawang Sewu, Bangunan Terangker Kedua se-Asia! | Keepo.me

Deretan Sejarah dan Mitos tentang Lawang Sewu, Bangunan Terangker Kedua se-Asia! | Keepo.me

7 Tanda Mentalmu Sudah Sekuat Baja, Nggak Gampang Melempem Kayak Tempe

7 Tanda Mentalmu Sudah Sekuat Baja, Nggak Gampang Melempem Kayak Tempe

loading