7 Filosofi Orang Jawa yang Bakal Buat Hidup Kamu Lebih Bermakna

sejarahsenidanbudaya.blogspot.com

Masyarakat Jawa dikenal kental akan budaya serta adat istiadatnya. Bahkan, perihal kepercayaan terhadap nenek moyang pun banyak yang masih melakukannya, terutama di pedalaman. Namun, hal itu tampaknya yang justru membuat masyarakat Jawa tetap memegang teguh berbagai filosofi Jawa dalam kehidupan yang kenyataanya memang memiliki tujuan positif untuk kehidupan manusia. Seperti tujuh filosofi Jawa di bawah ini yang akan membuat hidup kamu lebih bermakna. Apa saja itu? Yuk, kepoin bareng.

1. Alon-alon waton kelakon

www.wacana.co

Filosofi Jawa di atas memiliki makna ‘pelan-pelan asal selamat.’ Tentunya, kalimat tersebut sering kali kita dengar di kehidupan sehari-hari, terutama ketika hendak berpergian. Tidak jarang orang tua memberikan nasihat kepada kita dengan menggunakan filosofi tersebut. Kenyataannya, keselamatan dalam berkendara memang lebih utama daripada kecepatan. Jadi, pelan-pelan saja ketika berkendara, yang penting selamat. Tapi tak hanya dalam hal berkendara saja, filosofi ini juga sering digunakan saat kita sedang merintis sebuah hal yang membutuhkan kesabaran.

2. Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman

kisahasalusul.blogspot.com

Filosofi Jawa di atas memiliki makna ‘jangan mudah heran, mudah menyesal, mudah terkejut, dan manja’. Ajaran dari filosofi ini sendiri adalah agar kita sebagai manusia dapat menerima kenyataan hidup yang ada karena kenyataan yang ada adalah buah dari tindakanmu di masa lalu. Jadi, jangan mudah menyesal dan mudah terkejut. Harus segera bangkit dan janganlah bersikap manja dengan menangisi kenyataan yang ada.

3. Sapa nandur, bakalan ngunduh

beritadaerah.co.id

Apa yang kamu tanam maka itulah yang akan kamu tuai. Kira-kira begitulah makna dari filosofi di atas. Memang Tuhan pun telah menegaskan jika apa yang kamu kerjakan saat ini akan dibalas di kemudian hari meski hanya sebesar biji zarah. Jadi, selagi masih hidup, berlomba-lombalah dalam membuat kebaikan.

4. Urip iku urup

phinemo.com

Filosofi ini mengajarkan jika manusia yang satu harus menyalakan kehidupan manusia lainnya. Maksudnya adalah kita diharapkan dapat menjadi cahaya untuk hidup orang lain dengan selalu menebarkan kebaikan.

5. Sak bejo-bejone wong kang lali isih bejo wong kang eling lan waspodo
www.yukepo.com

Diambil dari kitab Ronggo Warsita Pujangga dari tanah Jawa, filosofi ini memiliki makna ‘orang yang paling beruntung itu orang yang selalu ingat kepada yang Kuasa dan berhati-hati dalam menjalani hidup,’.

6. Ngunduh wohing pakarti
www.hipwee.com

Semua orang akan menanggung akibat dari perbuatannya sendiri. Jadi, jangan pernah menyalahkan orang lain atas keadaan yang kamu alami saat ini.

7. Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana

ublik.id

Makna dari filosofi ini adalah ‘kehormatan diri berasal dari lisan dan kehormatan raga berasal dari pakaian’. Rasanya, filosofi ini terasa benar mengingat lisan manusia dapat menunjukkan seberapa tinggi akal budi yang dimiliki dan cara berpakaian dapat menunjukkan siapakah diri kita. Dalam hal ini, untuk kaum perempuan, kehormatan raga dapat terselamatkan jika mengenakan pakaian yang sudah semestinya menutupi badan.

Itu dia tujuh filosofi orang Jawa yang sangat amat bermakna dan dapat menjadikan hidup kita lebih baik lagi ke depannya. Semoga dapat membawa kebaikan dan manfaat untuk kamu semua ya.

 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Tiga Jenis Pemilih Dalam Pemilu, Terbanyak Adalah yang Rasional-Emosional - Keepodotme

Tiga Jenis Pemilih Dalam Pemilu, Terbanyak Adalah yang Rasional-Emosional - Keepodotme

Biar Dapat Banyak "Like", Ini 10 Caption Instagram untuk Kamu dan Sahabat

Biar Dapat Banyak "Like", Ini 10 Caption Instagram untuk Kamu dan Sahabat

Miris! Perempuan Jepang Masih Hadapi Diskriminasi Pekerjaan dan Pendidikan - Keepodotme

Miris! Perempuan Jepang Masih Hadapi Diskriminasi Pekerjaan dan Pendidikan - Keepodotme

7 Negara Paling Kotor di Dunia, Miris, Tapi Ulah Manusia Juga!

7 Negara Paling Kotor di Dunia, Miris, Tapi Ulah Manusia Juga!

Bocah Zaman Now, Nangis Bukan karena Minta Mainan tetapi Minta Kuota - Keepodotme

Bocah Zaman Now, Nangis Bukan karena Minta Mainan tetapi Minta Kuota - Keepodotme

Potret Kebersamaan Chelsea Islan-Daffa Wardhana Tunjukkan Bahwa Pacaran Nggak Harus Selalu Romantis

Potret Kebersamaan Chelsea Islan-Daffa Wardhana Tunjukkan Bahwa Pacaran Nggak Harus Selalu Romantis

loading